Direktur Persis Ucapkan Permohonan Maaf seusai Timnya Terdegradasi: Kekecewaan Fans Jadi Cerminan Kegagalan Kami

Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah Persis Solo dipastikan terdegradasi.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 24 Mei 2026, 17:15 WIB
Persis Solo dalam pertandingan melawan Bali United pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, 12 Maret 2026. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah Persis Solo dipastikan terdegradasi pada akhir musim BRI Super League 2025/2026.

Kemenangan atas Persita Tangerang pada laga pekan ke-34 BRI Super League di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (23/5/2026) dengan skor 3-1 itu tak mampu menyelamatkan nasib Persis Solo dari zona merah.

Advertisement

Dengan hasil ini, Laskar Sambernyawa harus mengakhiri persaingan di peringkat ke-16 dengan koleksi 34 poin. Mereka menyusul dua tim yang sebelumnya sudah dipastikan turun kasta, yakni Semen Padang dan PSBS Biak.

Ginda menyadari, hasil ini merupakan pukulan telak bagi seluruh penggemar dan pendukung Persis. Dia pun menyampaikan permohonan maaf, karena gagal mempertahankan klub kebanggaan Kota Solo itu di kasta tertinggi.

“Hari ini adalah hari yang berat bagi kita semua. Sebagai Direktur, saya berdiri di sini dengan penyesalan mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh suporter yang telah memberikan segalanya untuk tim ini.”

“Saya menyadari bahwa kekecewaan kalian adalah cerminan dari kegagalan kami dalam memenuhi ekspektasi dan menjaga kebanggaan kota ini,” ujar Ginda Ferachtriawan melalui keterangan resmi, Minggu (24/5/2026).


Jadi Lebih Kuat

Persis Solo menelan kekalahan 1-3 dari Persita Tangerang pada laga pekan ke-16 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/1/2026) sore WIB. (dok. Persis Solo)

Ginda juga menyadari kekecewaan besar yang menghantui para penggemar Persis. Dia berharap, kekecewaan ini bisa menjadi momentum bagi seluruh elemen untuk kembali membawa Laskar Sambernyawa ke kasta tertinggi.

“Saya tidak meminta kalian untuk melupakan rasa sakit ini—simpanlah, dan jadikan itu bahan bakar bagi kita semua untuk kembali ke tempat yang seharusnya,” kata Ginda.

“Sampai saat ini saya tidak pernah meragukan loyalitas serta kontribusi kalian kepada Sambernyawa, dan pada saat badai datang seperti ini saya yakin akan menjadi momen bagi kita semua untuk kembali merekatkan barisan menjadi lebih kuat,” imbuhnya.

Ginda juga menyampaikan komitmennya dalam menggelar evaluasi besar-besaran setelah Persis terdepak di kasta tertinggi. Evaluasi ini akan menjadi bahan berbenah agar Laskar Sambernyawa bisa menatap musim depan dengan lebih mantap.


Kalah Head-to-Head

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (23/5/2026) sore WIB itu, Persis Solo berhasil unggul 3-1 atas Persita melalui gol Jefferson de Souza (43’) dan Miroslav Maricic (73’). Gol balasan lawan dicetak Pablo Ganet (90’).

Sementara itu, laga lainnya yang digelar bersamaan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura United berhasil menaklukkan PSM Makassar dua gol tanpa balas lewat brace yang diukir Junior Brandao (42’ dan 54’).

Dengan hasil ini, Madura United dipastikan lolos dari ancaman degradasi setelah naik ke peringkat ke-14 klasemen dengan koleksi 35 poin. Sementara itu, Persis harus turun kasta karena tak beranjak dari peringkat 16 klasemen dengan 34 poin.

Sebetulnya, jumlah poin Persis setara dengan milik PSM Makassar yang berada di peringkat ke-15 klasemen. Hanya saja, Juku Eja dinyatakan unggul secara head-to-head atas Laskar Sambernyawa (4-3 dan 1-1).

Berita Terkait