Debut Senne Lammens di Piala Dunia Berantakan, Belgia Tersisih oleh Spanyol

Debut Piala Dunia 2026 Senne Lammens berujung blunder menit 88 vs Spanyol. Belgia gugur di perempat final, Roy Keane beri pembelaan.

Bola.com, Jakarta - Senne Lammens menjalani debut yang pahit di Piala Dunia 2026. Masuk di perempat final Belgia kontra Spanyol, kesalahan jelang laga berakhir membuat gawangnya jebol dan perjalanan negaranya terhenti.

Kiper Manchester United itu baru dipercaya pelatih Rudi Garcia setelah Thibaut Courtois mengalami cedera ringan pada menit ke-70. Lammens datang ke turnamen sebagai pelapis utama Courtois dan belum tampil sama sekali di lima laga awal.

Selama 16 menit pertama setelah masuk, Lammens sempat terlihat tenang mengawal kotak penalti. Namun momen krusial pada menit ke-88 menjadi titik balik yang merugikan Belgia.

Usai pertandingan, dukungan mengalir untuk Lammens. Legenda Manchester United Roy Keane membela sang kiper dan berharap ia segera bangkit dari debut yang berat.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kronologi Perempat Final Belgia vs Spanyol

Spanyol mendominasi permainan sepanjang laga, memaksa Belgia lebih banyak bertahan. Pada menit ke-88, upaya jarak jauh ditempuh untuk memecah kebuntuan. Bek tengah Pau Cubarsi melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Bola meluncur rendah mengarah ke Lammens. Seharusnya bisa ditangkap, namun kontrolnya tidak sempurna dan si kulit bundar terlepas. Mikel Merino berdiri di posisi tepat untuk menyambar bola liar tersebut dan mencetak gol kemenangan Spanyol.

Sebelumnya, sejak menggantikan Courtois pada menit ke-70, Lammens mampu merespons serangan demi serangan La Roja. 

Peran Rudi Garcia dan Situasi Kiper Belgia

Lammens dipanggil ke Piala Dunia 2026 berstatus kiper kedua Belgia. Eks pemain Royal Antwerp itu memang disiapkan untuk melapis Thibaut Courtois sebagai penjaga gawang utama.

Karena Courtois tampil prima dan selalu bugar, Rudi Garcia tidak mengubah susunan kiper dalam lima pertandingan pertama. Courtois bermain penuh di seluruh laga hingga perempat final.

Kesempatan Lammens datang saat Courtois mengalami cedera ringan pada menit ke-70 melawan Spanyol. Saat ditarik keluar, pemain andalan Real Madrid itu terlihat menitikan air mata.

Kesalahan di laga vital ini disebut sebagai pembelajaran berharga bagi Lammens. Ke depannya Lammens akan jadi andalan Belgia mengingat Courtois sudah tidak muda lagi. Courtois kini berumur 34 tahun, dan pemain andalan Real Madrid itu kemungkinan akan pensiun usai Piala Dunia 2026.

Dukungan Roy Keane Untuk Senne Lammens

Roy Keane, legenda Manchester United yang bertugas sebagai komentator, membela Lammens atas situasi rumit yang dihadapinya di perempat final. Keane menyoroti besarnya tekanan yang harus diterima kiper muda saat masuk di momen krusial.

"Dengar, masuk menggantikan Thibaut Courtois yang cedera di perempat final Piala Dunia – itu tekanan yang sangat besar bagi kiper muda mana pun, apalagi langsung mengenakan sepatu itu di panggung terbesar dengan pertandingan yang menentukan," kata Keane saat menjadi komentator.

"Sepertinya itu terlalu berat bagi Senne Lammens malam ini. Anak muda itu pasti sangat kecewa sekarang, karena Lammens yang kita lihat setiap minggu di Manchester United – yang melakukan penyelamatan besar dan menguasai kotak penalti – melakukan penyelamatan itu tanpa berpikir dua kali."

Keane berharap Lammens tidak terpuruk terlalu lama usai jadi biang keladi tersisihnya Belgia. Menurutnya, pengalaman di panggung akbar seperti Piala Dunia bisa menjadi bahan bakar untuk kembali lebih kuat.

Video Populer

Foto Populer