AHDC di Mata 2 Pembalap AHRT di Asia: Arena Pembinaan yang Tepat bagi Talenta Muda

Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Daya Adicipta Motora (DAM) menggelar ajang balap satu merek Honda bertajuk AHDC 2026 yang digelar di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, 23 dan 24 Mei 2026.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 24 Mei 2026, 18:15 WIB
Para pembalap Astra Honda Racing School (AHRS) yang sedang berpacu di lintasan Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya dalam ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 yang digelar pada Minggu (24/5/2026). (Dok. AHM)

Bola.com, Jakarta - Dua pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens dan Fadillah Arbi Aditama, menegaskan betapa penting kehadiran balapan seperti Astra Honda Dream Cup (AHDC) sebagai arena penunjang pembinaan bagi pembalap muda, terutama yang mengikuti Astra Honda Racing School (AHRS).

Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Daya Adicipta Motora (DAM) menggelar ajang balap satu merek Honda bertajuk AHDC 2026 yang digelar di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, 23 dan 24 Mei 2026.

Advertisement

AHDC 2026 hadir dengan peran sebagai bagian dari pembinaan pembalap yang berjenjang di Indonesia dan menjadi wadah bagi para pembalap regional untuk bisa berkembang menuju level yang lebih tinggi, bersama Astra Honda Racing School (AHRS) dan Astra Honda Racing Team (AHRT).

Kehadiran AHDC diakui oleh dua pembalap AHRT yang hadir di Tasikmalaya sebagai ajang yang sangat bermanfaat bagi para pembalap muda untuk mengembangkan talentanya di dunia balap.

"Tentunya ini ajang yang sangat bagus untuk pembalap muda Honda, karena di sini para pembalap diajarkan untuk lebih profesional, terutama karena adanya Racing Shool," ujar Rheza Danica Ahrens yang saat ini berkompetisi di Asian Road Racing Championship (ARRC) bersama AHRT.

"Mereka dididik untuk profesional dari semua aspek, mulai dari sebelum balapan, seperti persiapan, sampai ketika mereka balapan. Ajang ini sangat bagus untuk proyek ke depannya, apalagi bagi pembalap Honda," lanjutnya.


Ajang yang Dirindukan

Dua pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens dan Fadillah Arbi Aditama. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

 

Sementara itu, rekan Rheza, Fadillah Arbi Aditama, mengaku sangat rindu memacu motor di lomba seperti AHDC. Ia juga menegaskan pentingnya perlombaan ini untuk memberikan pengalaman kepada pembalap muda merasakan kompetisi bertaraf nasional.

"Saat saya datang ke sini kemarin, jujur saya sempat kangen. dulu saya sering ikut ajang AHDC ini. Ajang ini sangat bagus, terutama bagi anak-anak AHRS agar merasakan atmosfer kompetisi nasional," ujar Arbi.


Efek Veda Ega, Minat yang Berkembang di Dunia Balap

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Dok. Honda Team Asia)

 

Selain itu Arbi juga mengakui bahwa perkembangan minat terhadap dunia balap semakin kuat dengan kehadiran pembalap Indonesia di level internasional, seperti Veda Ega Pratama yang kini menjalani debutnya di Moto3.

"Sekarang sudah banyak pembalap bagus dari daerah. Apalagi saya tinggal di Jogja, hampir semua pembalap sekarang rata-rata latihan di sana, mulai dari yang muda sampai pembalap-pembalap kecil yang potensinya berkembang dengan baik," ujar Arbi.

"Apalagi ada efek dari Veda Ega di Moto3 pada tahun ini, aya sangat senang melihatnya," tegasnya.

Berita Terkait