Jean-Paul van Gastel Mudik Temui Cucu, Tetap Pantau Piala Dunia 2026 usai Perpanjang Kontrak di PSIM

Pelatih Jean-Paul van Gastel memanfaatkan masa jeda kompetisi dengan pulang ke Belanda, setelah membawa PSIM Yogyakarta menuntaskan musim debut di BRI Super League

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 25 Mei 2026, 06:30 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel saat memberikan instruksi di pinggir lapangan ketika melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Bola.com, Yogyakarta - Pelatih Jean-Paul van Gastel memanfaatkan masa jeda kompetisi dengan pulang ke Belanda, setelah membawa PSIM Yogyakarta menuntaskan musim debut di BRI Super League 2025/2026.

PSIM baru saja menutup kompetisi di posisi ke-11 klasemen akhir dengan koleksi 45 poin. Laskar Mataram mencatatkan 11 kemenangan, 12 imbang, dan 11 kekalahan dari 34 laga. Mencetak 43 gol serta kebobolan 44 kali.

Advertisement

Capaian tersebut terbilang positif mengingat PSIM berstatus tim promosi. Di bawah arahan Van Gastel, klub kebanggaan warga Jogja itu tampil kompetitif dan beberapa kali merepotkan tim-tim papan atas sepanjang musim.

Manajemen PSIM pun memberikan apresiasi dengan memperpanjang kontrak Van Gastel selama semusim. Pengumuman resmi disampaikan pada Sabtu (23/5/2026), menandai berlanjutnya proyek Laskar Mataram bersama eks asisten pelatih Feyenoord itu.


Libur Panjang, Pemain Tetap Dapat Program Latihan

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Van Gastel mengungkapkan pemain dan staf memperoleh jatah libur sedikit lebih panjang ketimbang musim sebelumnya. Situasi itu tak lepas dari jadwal BRI Super League 2026/2027 yang baru akan dimulai pada September mendatang.

"Ya, karena awal musim depan akan dimulai lebih lambat maka para pemain dan staf akan mendapatkan waktu libur yang sedikit lebih panjang dari biasanya," ujar Van Gastel.

Meski begitu, eks pelatih NAC Breda itu mengatakan pemain tetap dibekali program latihan mandiri. Menurutnya, fase awal liburan memang difokuskan untuk pemulihan fisik serta mental usai menjalani musim panjang yang melelahkan.

"Pertama-tama mereka harus beristirahat, memulihkan diri, menyegarkan kembali pikiran mereka. Setelah beberapa minggu mereka harus mulai bekerja lagi untuk menjaga kebugaran mereka," katanya.


Mudik Nengok Cucu, Tak Ketinggalan Nonton Piala Dunia 2026

Di sela masa libur, Jean-Paul van Gastel mengaku sudah memiliki agenda spesial. Pelatih yang resmi menangani PSIM sejak 17 Juni 2025 itu kini mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Ada alasan istimewa di balik keputusan tersebut. Arsitek berusia 54 tahun itu belum lama ini dikaruniai cucu pertama. Momen itu membuatnya sangat antusias menikmati waktu bersama keluarga besarnya.

"Namun, yang paling utama saya akan pulang menemui anak-anak saya karena sebulan yang lalu cucu pertama saya lahir, jadi saya sangat senang untuk bisa bertemu dengannya," ungkap Van Gastel.

Meski menikmati liburan keluarga, Van Gastel memastikan tak akan melewatkan kemeriahan Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang. "Tentu saja Piala Dunia akan segera datang, jadi ya, tentu saja saya akan menonton pertandingan-pertandingannya," ucapnya.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel pada laga kontra Persita Tangerang pada pertandingan pekan kesembilan BRI Super League 2025/2026. (Muhammad Iqbal Ichsan/Bola.com)

Berita Terkait