5 Peringkat Kekuatan Peraih Ballon d'Or 2026: Harry Kane di Antara Lamine Yamal dan Ousmane Dembele

Berikut lima seniman lapangan hijau calon peraih Ballon d'Or 2026

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 25 Mei 2026, 17:00 WIB
Harry Kane (kiri) dari Bayern dan Joshua Kimmich (Bayern) merayakan kemenangan mereka dalam pertandingan Bundesliga antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund di Munich, Jerman, Sabtu, 18 Oktober 2025. (Foto AP/Lennart Preiss)

Bola.com, Jakarta - Jisa usia selalu menjadi alasan untuk meraih prestasi dan mewujudkan mimpi, berkacalah kepada Harry Kane. Meski usia terus bertambah, Kane tetap semangat menorehkan prestasi dan ia berhasil.

Di pentas sepak bola, terlebih di liga-liga top Eropa, tak mudah bagi seorang pemain untuk mendapatkan trofi. Trofi ibarat takdir, susah ditebak.

Advertisement

Selama waktunya yang panjang bersama Tottenham Hotspur, Kane sama sekali tak pernah memenangkan gelar, terlebih Premier League.

Bagi seorang pemain beken seperti Kane, itu adalah sesuatu yang menggelisahkan sekaligus memalukan, mengingat ia seorang bintang di kasta teratas Inggris.

Pada 2023, Kane meninggalkan Spurs. Ia menuju Jerman, bergabung dengan Bayern Munchen, dengan mimpi-mimpi yang sama: trofi.

Tak sedikit yang skeptis dengan keputusan Kane, mengingat usianya saat itu sudah 30 tahun. Kane bergeming. Ia tetap berangkat.

Waktu kemudian menjawab, bersama Die Roten, Kane tak hanya memenangkan Bundesliga, tapi juga menjadi pencetak gol terbanyak. Gol-gol Kane tak hanya tersaji di rimba Bundesliga, tapi juga Liga Champions.

Apa yang tak pernah dipikirkan sebelumnya, kini menjadi nyata. Justru disaat usai Kane beranjak senja.

Di Piala Dunia 2026 nanti, Inggris juga berharap banyak kepada tombak yang kini berusia 32 tahun. Dan Kane, seperti di dua edisi Piala Dunia sebelumnya, 2018 dan 2022, masih dipercaya sebagai kapten tim.

Atas semua pencapaiannya, wajara kalau Kane masuk daftar teratas calon perain Ballon d'Or 2026, bersain dengan sejumlah superstar lainnya, termasuk bintang muda Spanyol kepunyaan Barcelona, Lamine Yamal.

Kane layak masuk daftar karena ia sudah memenuhi semua syarat yak gol yang dicetak, assist, titel yang dimenangkan, juga momen-momen penting di sepanjang musim 2025/2026.

Dilansir Givemesport, berikut lima seniman lapangan hijau calon peraih Ballon d'Or 2026:


Khvicha Kvaratskhelia

Selebrasi Khvicha Kvaratskhelia dalam laga Lens vs PSG di Liga Prancis, Kamis (14/5/2026). (AP Photo/Jean-Francois Badias)

Khvicha Kvaratskhelia selalu mampu memukau para pendukung setiap kali tampil di lapangan. Winger asal Georgia itu dikenal sebagai spesialis duel satu lawan satu yang kerap membuat bek lawan kesulitan menghentikannya berkat kecepatan dan kemampuan dribelnya.

Namun, kekuatan Kvaratskhelia bukan hanya soal aksi individu. Bintang Paris Saint-Germain tersebut juga tampil sangat produktif dengan kontribusi lebih dari 25 gol musim ini dan diprediksi kembali menjadi sosok penting jika PSG berhasil mempertahankan gelar UEFA Champions League.

Sayangnya, Kvaratskhelia dipastikan tidak tampil di Piala Dunia 2026 setelah Georgia gagal lolos ke putaran final. Situasi itu bisa menjadi kerugian besar bagi sang pemain dalam persaingan meraih Ballon d'Or tahun ini.


Declan Rice

Gelandang Timnas Inggris, Declan Rice. (Glyn KIRK / AFP)

Declan Rice tampil luar biasa sepanjang musim 2025/2026 dan mulai dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini. Kemampuannya sebagai gelandang serba bisa, ditambah kualitas bola mati yang mematikan, membuat bintang Arsenal itu sulit ditandingi.

Banyak yang sempat meragukan keputusan Arsenal mengeluarkan dana sebesar 100 juta pounds untuk memboyong Rice dari West Ham United pada 2023. Namun kini, pemain Timnas Inggris tersebut berhasil membungkam semua kritik setelah menjadi sosok penting di balik keberhasilan Arsenal meraih gelar Premier League pertama sejak 2004.

Peluang Rice untuk bersaing dalam perebutan Ballon d'Or juga mulai terbuka lebar. Jika ia mampu membawa Arsenal menjuarai Liga Champions dan membantu England national football team melangkah jauh di Piala Dunia 2026, Rice bisa menjadi kandidat kuat untuk finis di podium penghargaan bergengsi tersebut.


Lamine Yamal

Timnas Spanyol lolos ke final Euro 2024 setelah melakukan comeback gemilang berkat kemenangan 2-1 atas Prancis pada laga semifinal di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB. Kemenangan Spanyol tak lepas dari penampilan apik Lamine Yamal, bocah 16 tahun yang mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-21 setelah sempat tertinggal lewat gol Randal Kolo Muani pada menit ke-8. Lamine Yamal pun berhasil mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda di ajang Euro. Berikut ini daftar 6 besar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Euro. (AP Photo/Hassan Ammar)

Lamine Yamal terus menunjukkan perkembangan luar biasa di usia yang masih sangat muda. Belum pernah ada pemain remaja yang memenangkan Ballon d'Or, tetapi Yamal mulai dianggap sebagai sosok yang mampu memecahkan sejarah tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Bintang muda FC Barcelona itu sudah menjadi pemain penting sejak usia 15 tahun dan bahkan membantu Spain national football team meraih gelar Eropa saat masih berusia 16 tahun. Meski Barcelona gagal di Liga Champions dan Yamal harus menepi akibat cedera hamstring, ia tetap berhasil menutup musim dengan gelar La Liga.

Kini, peluang Yamal untuk bersaing dalam perebutan Ballon d'Or 2026 diyakini akan sangat bergantung pada penampilannya di Piala Dunia 2026. Jika mampu tampil gemilang bersama Spanyol, wonderkid Barcelona itu bisa saja mencetak sejarah sebagai pemenang Ballon d'Or termuda sepanjang masa.


Harry Kane

Penyerang Bayern Munich asal Inggris #09, Harry Kane, merayakan gol penalti dalam pertandingan divisi satu Bundesliga Jerman antara Bayern Munich dan Werder Bremen di Munich, Sabtu (27-9-2025) dini hari WIB. (Alexandra BEIER/AFP)

Harry Kane terus membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Striker milik Bayern Munich itu bukan hanya mesin gol, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan peluang layaknya seorang playmaker, mirip dengan peran yang dulu dimiliki Wayne Rooney.

Kapten England national football team tersebut telah mencetak sejarah sebagai top skor sepanjang masa Inggris dan kini berada di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak Premier League setelah mengoleksi 213 gol bersama Tottenham Hotspur. Bersama Bayern, Kane juga tampil luar biasa dengan torehan 61 gol dan tujuh assist dalam 51 pertandingan musim 2025/2026.

Setelah sukses membawa Bayern meraih gelar Bundesliga dan menjuarai DFB-Pokal lewat hattrick di final, peluang Kane untuk memenangkan Ballon d'Or semakin terbuka. Jika ia mampu membawa Inggris berjaya di Piala Dunia 2026, Kane berpotensi menjadi pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d'Or sejak Michael Owen pada 2001.


Ousmane Dembele

Ousmane Dembele merayakan gol pembuka untuk Paris Saint-Germain di Anfield saat laga leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Liverpool, 14 April 2026. (AFP/FRANK FIFE).

Dembele kembali menjadi sorotan dalam persaingan Ballon d'Or 2026. Setelah sempat diganggu cedera pada paruh pertama musim 2025/2026, bintang Paris Saint-Germain itu sukses bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya dalam beberapa bulan terakhir.

Dembele tampil luar biasa lewat sejumlah gol spektakuler musim ini. Salah satunya hadir saat menghadapi Lille OSC, yang bahkan disebut-sebut layak masuk nominasi Penghargaan Puskas 2026. Ia juga mencetak dua gol, termasuk aksi solo memukau, ketika PSG menghancurkan Olympique de Marseille dengan skor 5-0 pada Februari lalu.

Peluang Dembele mempertahankan Ballon d'Or semakin besar setelah tampil tajam di UEFA Champions League. Ia mencetak dua gol tandang saat menghadapi Liverpool dan menambah tiga gol di semifinal melawan Bayern Munich, menjadikannya salah satu kandidat terkuat untuk kembali meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Sumber: Givemesport

Berita Terkait