Bola.com, Jakarta - AC Milan membuat keputusan mengejutkan dengan memecat pelatih Massimiliano Allegri beserta sejumlah petinggi klub setelah musim 2025/2026 berakhir dengan kegagalan besar.
Rossoneri secara resmi mengumumkan pemecatan CEO Giorgio Furlani, direktur olahraga Igli Tare, hingga technical director Geoffrey Moncada dalam satu pernyataan keras yang menyebut musim ini sebagai “kegagalan yang tidak bisa dibantah”.
Keputusan drastis itu diambil setelah Milan gagal mengamankan tiket Liga Champions pada pekan terakhir Serie A.
Padahal, Milan hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan finis di empat besar. Mereka datang ke laga terakhir dengan keunggulan dua poin dan rekor head-to-head lebih baik dibanding Como.
Namun, situasi berubah menjadi mimpi buruk setelah Milan gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah 1-2 di kandang sendiri dari Cagliari, tim yang sudah tidak memiliki kepentingan apa pun di klasemen.
Gerry Cardinale Lakukan Bersih-Bersih Besar
Kekalahan tersebut memicu langkah tegas dari pemilik RedBird, Gerry Cardinale.
Sejumlah media Italia sebelumnya sudah melaporkan bakal terjadi “Monday Night Massacre” di tubuh Milan. Prediksi itu akhirnya terbukti benar.
Dalam pernyataan resminya, Milan menegaskan target utama musim ini adalah kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk bersaing secara konsisten di papan atas Serie A.
“Setelah kekecewaan musim lalu, mandat yang diberikan pemilik kepada klub adalah kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk terus bersaing di papan atas Serie A.”
“Pada sebagian besar musim ini, kami berada di posisi dua besar Serie A dan memiliki peluang realistis bersaing memperebutkan Scudetto.”
“Namun performa di fase akhir musim sepenuhnya tidak sesuai dengan performa sebelumnya, dengan kekalahan mengecewakan tadi malam pada laga terakhir yang mengubah musim ini menjadi kegagalan yang tidak bisa dibantah,” tulis pernyataan resmi Milan.
Allegri, Tare, Furlani, dan Moncada Resmi Dipecat
Milan kemudian mengumumkan perombakan total di struktur sepak bola klub.
“Sekarang saatnya perubahan dan reorganisasi menyeluruh dalam operasional sepak bola klub.”
“Efektif segera, kami berpisah dengan CEO Giorgio Furlani, Sporting Director Igli Tare, Head Coach Massimiliano Allegri, dan Technical Director Geoffrey Moncada.”
“Kami berterima kasih kepada mereka atas kerja keras dan dedikasi selama berada di AC Milan.”
Musim ini, Allegri memimpin Milan dalam 42 pertandingan kompetitif dengan catatan 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan.
Namun hasil tersebut dinilai tidak cukup untuk memenuhi target klub.
Zlatan Ibrahimovic Tetap Bertahan
Di tengah gelombang pemecatan besar-besaran itu, hanya satu nama yang dipastikan tetap bertahan, yakni Zlatan Ibrahimovic.
Legenda Milan tersebut masih akan berperan sebagai penasihat khusus klub dan disebut bakal bekerja langsung bersama Cardinale untuk membangun struktur baru Rossoneri.
Milan kini harus mencari pelatih baru, direktur olahraga baru, hingga CEO baru untuk menghadapi musim 2026/2027.
Sementara itu, Giorgio Furlani yang sebelumnya menjadi representasi Elliott Management sejak 2019 akhirnya kehilangan posisinya setelah Cardinale berhasil melakukan refinancing terhadap pinjaman vendor dengan Elliott.
Nasib serupa juga dialami Igli Tare dan Allegri yang baru bergabung musim panas lalu, tetapi langsung tersingkir hanya dalam waktu satu musim.
Adapun Geoffrey Moncada mengakhiri kiprahnya setelah bekerja sebagai kepala pencari bakat sejak 2018 sebelum dipromosikan menjadi technical director pada 2023.