Gary Lineker Sebut Thomas Tuchel Mata-Mata Jerman, Sindir Taktik Timnas Inggris

Inggris kalah dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026, Gary Lineker berkelakar Thomas Tuchel mata-mata Jerman.

Bola.com, Jakarta - Gary Lineker melontarkan candaan dengan menyebut Thomas Tuchel sebagai "mata-mata Jerman" saat mengkritik pelatih Timnas Inggris tersebut dalam acara "The Rest Is Football".

Mantan pembawa acara "Match of the Day" yang kini berusia 65 tahun itu menyampaikan komentarnya dalam versi acara televisi Netflix dari podcast populer tersebut.

Pernyataan itu disampaikan setelah Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2026 akibat kalah 1-2 dari Argentina pada laga semifinal di Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16-7-2026) dini hari WIB.

"Saya hanya bertanya-tanya apakah Thomas Tuchel itu seperti mata-mata Jerman. Kami sudah disusupi. Saya pikir Jerman, karena mereka sedang tidak terlalu bagus saat ini dan tidak bisa lolos dari fase grup, mengirim seseorang," kata Lineker dikutipĀ Irish News.

"Saya bercanda, tentu saja saya bercanda. Namun, setelah pertandingan melawan Kroasia, dia mengatakan, 'Kalau kami kalah, kami akan kalah dengan bermain agresif dan menyerang.' Nyatanya dia justru melakukan hal yang benar-benar berbeda, bukan?" lanjut mantan striker Timnas Inggris itu.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Inggris Punya Peluang, tapi...

Lineker juga menilai Inggris sebenarnya memiliki peluang jika tampil lebih menyerang.

"Saya pikir hal yang paling membuat frustrasi adalah tim ini sebenarnya punya peluang jika mereka benar-benar mencoba. Namun, menurut saya mereka mengambil keputusan yang sangat keliru," ucapnya.

Ia kemudian mempertanyakan apakah Tuchel, pelatih asal Jerman, merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Inggris ke depan.

Meski begitu, Lineker menegaskan dirinya tidak pernah meminta seorang pelatih dipecat.

"Apakah dia orang yang tepat untuk membawa kami melangkah ke depan? Saya tidak pernah meminta seseorang dipecat. Saya rasa itu bukan hal yang tepat. Namun, semuanya bergantung kepada dirinya, bagaimana perasaannya, dan juga bagaimana sikap FA," ujar Lineker.

Mantan gelandang Arsenal dan Timnas Prancis, Patrick Vieira, yang hadir sebagai bintang tamu dalam acara tersebut, langsung menanggapi pernyataan Lineker.

"Anda gila jika meminta dia dipecat atau mengganti pelatih," kata Vieira.

Ā 

Sumber: Irish News

Video Populer

Foto Populer