Lille Sukses Tembus Liga Champions, Calvin Verdonk Cs Malah Ditinggal Pelatihnya Cabut

Lille yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk sukses menyelesaikan musim 2025/2026 dengan rapor baik. Meski tak meraih gelar juara, mereka finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 26 Mei 2026, 14:00 WIB
Calvin Verdonk bersama Lille ketika bermain melawan Red Star Belgrade di ajang Liga Europa 2025/2026. (Andrej ISAKOVIC / AFP)

Bola.com, Jakarta - Lille yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk sukses menyelesaikan musim 2025/2026 dengan rapor baik. Meski tak meraih gelar juara, mereka finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

Dua pekan lalu, Lille melakoni pekan terakhir Ligue 1 dan dipaksa menyerah oleh tamunya Auxerre dua gol tanpa balas. Hasil itu tidak mempengaruhi posisi Lille di klasemen akhir.

Advertisement

Lille yang tetap finis di urutan ketiga klasemen akhir dan memastikan diri lolos ke Kualifikasi Liga Champions, sebab hanya tiga tim teratas yang berhak tampil di Liga Champions.

Lille menemani Paris Saint-Germain (PSG) dan RC Lens yang lolos langsung ke fase grup Liga Champions musim depan. Lille mengoleksi nilai 61, unggul tipis satu angka dari Lyon yang kalah dari Toulouse di pertandingan terakhir.

 

 


Ditinggal Pelatih

Calvin Verdonk (depan kiri) bersama tim Lille jelang laga di matchday 8 Liga Europa melawan SC Freiburg di Stade Pierre Mauroy, Jumat dini hari WIB. (Dok. losc.fr)

Setelah sukses menyelesaikan musim dengan finis di peringkat ketiga, Lille justru harus berpisah dengan pelatihnya. Ya, Bruno Genesio tak memperpanjang kontraknya dan harus pergi meninggalkan Les Dogues (julukan Lille).

Keputusan sang pelatih sudah bulat. Bruno Genesio tidak akan menjadi pelatih LOSC musim depan. Lille mengumumkan informasi tersebut melalui siaran pers, berakhirnya masa jabatannya sebagai pelatih Lille, setelah dua musim yang umumnya sukses.

"Lille dan Bruno Genesio telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama mereka pada akhir musim 2025-/2026 dan dua tahun kontrak yang mengikat pelatih kepala mereka dengan klub," demikian kabar yang disampaikan Lille.

Kepergian Bruno Genesio dari Lille sudah diprediksi sejak November 2025, hingga menjelang berakhirnya musim ini. Tak ada tanda-tanda pelatih berusia 59 tahun itu untuk memperpanjang kontrak.

 

 

 


Tangan Dingin

Reaksi pelatih kepala Lille Prancis, Bruno Genesio, di akhir pertandingan L1 Prancis antara FC Nantes dan Lille LOSC di Stade de la Beaujoire–Louis Fonteneau di Nantes, Prancis barat, pada 19 Oktober 2025. Lille LOSC menang 2 - 0 melawan FC Nantes. (Sebastien Salom-Gomis / AFP)

Sepak terjang Lille akhir-akhir ini tak lepas dari tangan dingin Bruno Genesio. Tiba pada musim panas 2024 untuk menggantikan Paulo Fonseca, Bruno Genesio melatih Lille selama 99 pertandingan, dengan rata-rata 1,71 poin per pertandingan.

Musim pertamanya (2024/2025) berakhir dengan 26 kemenangan dalam 51 pertandingan. Lille lolos kualifikasi ke Liga Europa setelah finis di posisi kelima, dan perjalanan yang kuat di Liga Champions (tersingkir di babak 16 besar).

Pada musim 20252026, Lille melanjutkan kesuksesan mereka dengan 24 kemenangan dalam 48 pertandingan, mengamankan posisi ketiga yang berharga di Ligue 1.

"Di luar statistik, sang manajer terutama berhasil membawa klub ke jalur yang positif, menggabungkan konsistensi di liga dengan perjalanan yang luar biasa di Liga Champions. Cukup untuk meninggalkan jejak yang abadi di Utara, meskipun sejarah bersama mereka berakhir di sini. Semoga sukses, Bruno!" tulis media setempat Le Petit Lillois.

 


Kenangan Calvin Verdonk

Sosok Bruno Genesio juga sangat berharga untuk Calvin Verdonk. Bek kiri dengan stamina prima itu direkrut Lille pada musim panas 2025, dan menjadi salah satu senjata Bruno Genesio dalam taktik permainan Lille.

Meski bukan pilihan pertama Bruno Genesio, Verdonk menjadi pelapis yang dibutuhkan di sisi kiri permainan. Verdonk mendapatkan menit pertamanya berseragam Lille pada 21 September 2025 ketika menghadapi RC Lens di Ligue 1.

Setelahnya sampai akhir musim, Verdonk mulai semakin sering bermain bahkan menjadi starter. Di Ligue 1 musim ini, ia memainkan 18 laga dengan tujuh pertandingan di antaranya sebagai starter.

Jika ditotal, Verdonk mendapat menit bermain yang diberikan Bruno Genesio selama 1.242 menit di semua kompetisi musim ini. Dari kesempatan itu, ia membukukan satu assist di ajang Europa League.

Sumber: Le Petit Lillois

Berita Terkait