7 Pelatih yang Paling Lama Berkarier di Eropa Saat Ini: Mikel Arteta Pahat Sejarah, Frank Schmidt Melampaui Diego Simeone

7 Pelatih yang Paling Lama Melatih di Eropa Saat Ini: Mikel Arteta Pahat Sejarah, Frank Schmidt Terlama Lampaui Diego Simeone

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 28 Mei 2026, 16:15 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dinobatkan sebagai manajer terbaik Premier League 2025/2026. (dok. Arsenal)

Bola.com, Jakarta - Mikel Arteta, bisa jadi, merupakan orang yang paling berbahagia sejagat saat ini. Sukses menjadikan Arsenal menjadi yang terkat di pentas Premier League 2025/2026 membuat juru taktik asal Spanyol itu banjir sanjungan.

Mikel Arteta menjadikan yang tak mungkin menjadi nyata. The Gunners kali terakhir memenangkan kasta teratas Inggris pada 2003/2004 saat masih ditukangi Arsene Wenger.

Advertisement

Selama 22 tahun menanti, Meriam London akhirnya kembali singgasana jawara berkat performa nan memesona serta semangat yang terus membara menyala.

Sensasi yang ditorehkan Arteta tak berhenti sampai di situ. Nakhoda berusia 44 tahun itu juga didapuk sebagai pelatih terbaik Premier League musim ini.

Ia menyisihkan para pesaingnya yang juga pelatih beken seperti Pep Guardiola, Michael Carrick, dan Regis Le Bris. Jika nasib baik kembali berpihak, bukan tak mungkin Arteta juga akan mempersembahkan titel Liga Champions.

Dalam laga final, Bukayo Saka dan kawan-kawan bersua juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG). Kedua tim bakal saling tikam di Hongaria, tepatnya di Puskás Aréna, Budapest, Sabtu (30/5/2026).

Arteta menukangi Arsenal sejak 2019. Awalnya, eks pemain Arsenal sempat diragukan mengingat pengalamannya sebagai pelatih kepala belum pernah sebelumnya.

Jabatan paling menterengnya di tim kepelatihan hanya sebatas asisten pelatih dan itu di klub rival, Manchester City. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, Arteta mampu menepis keraguan.

Di tangannya, Arsenal menjadi penantang perburuan gelar dalam tiga musim beruntun sebelum akhirnya berhasil menggondolnya musim ini.

Waktu yang terus berpacu membuat Arteta masuk daftar langka pelatih dengan jabatan terlama di belantara liga-liga top Eropa seperti dilansir Planet Football.

Rezimnya di Emirates Stadium dipastikan semakin awet, ekses dari sensasi yang ia sajikan dalam beberapa musim terakhir.

Nah, selain Arteta, berikut juru taktik lainnya yang juga awet di tampuk kekuasaan:


Unai Emery – 3 tahun 6 bulan

Sementara itu, gelar ini menjadi spesial untuk Unai Emery setelah dirinya berhasil mencatatkan nemanya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Liga Europa. Gelar bersama Aston Villa menjadi trofi kelimanya di kompetisi tersebut. (AP Photo)

Ada kemungkinan besar Emery akan naik ke puncak daftar ini dalam beberapa tahun mendatang; Aston Villa dibangun di sekitar manajernya dan pelatih asal Spanyol ini sangat penting bagi seluruh proyek mereka.

Sejak mengambil alih posisi dari Steven Gerrard pada 2022, Emery telah membawa Villa ke jajaran atas Premier League dan baru-baru ini mengakhiri paceklik trofi selama 30 tahun dengan memenangkan Liga Europa.

Ia juga membawa mereka ke perempat final Liga Champions pada 2025 dan akan kembali ke kompetisi tersebut tahun depan. Sulit membayangkan Villa tanpa dirinya.


Eddie Howe – 4 Tahun 10 Bulan

Pelatih kepala Newcastle United asal Inggris, Eddie Howe, bereaksi atas kekalahan timnya di lapangan setelah pertandingan Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Sabtu (27-12-2025) dini hari WIB. Man Utd memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Darren Staples/AFP)

Eddie Howe makin berada di bawah tekanan di Newcastle, tetapi musim 2025/2026 yang sulit seharusnya tidak menutupi prestasinya di Tyneside.

Ia tiba pada November 2021 saat Newcastle belum meraih kemenangan dan berada dalam masalah degradasi. Pelatih asal Inggris ini segera membawa mereka ke posisi aman di tengah klasemen sebelum dua kali lolos ke Liga Champions.

Ada juga hal penting lainnya, yaitu memenangkan Piala Liga pada 2025, trofi besar pertama Newcastle sejak zaman pertengahan 1969.

Perpisahan bersama pada musim panas ini tampaknya menjadi solusi terbaik bagi semua pihak, tetapi laporan dari Tyneside menunjukkan bahwa ia akan tetap bertahan.


Marco Silva – 4 Tahun 10 Bulan

Marco Silva. (AFP/Paul Ellis)

Fulham berada di Championship ketika Silva tiba pada 2021. Setelah satu kali promosi dan empat kali finis di tengah klasemen Premier League, sulit membayangkan orang lain yang akan duduk di kursi pelatih Craven Cottage.

Namun kontraknya akan berakhir pada akhir musim dan tampaknya ini akan menjadi awal yang baru. Menggantikan Jose Mourinho di Benfica tampaknya menjadi tujuan yang paling mungkin, menurut laporan. Kedengarannya masuk akal.


Manuel Pellegrini – 5 Tahun dan 9 Bulan

Manajer tim Real Betis, Manuel Pellegrini memberi instruksi kepada pemainnya saat melawan Real Madrid dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2020/2021 pekan ke-33 di Alfredo Di Stefano Stadium, Madrid, Sabtu (24/4/2021). Real Betis bermain imbang 0-0 dengan Real Madrid. (AP/Bernat Armangue)

Mantan pelatih Manchester City ini sekarang sudah berusia 70-an, tetapi masih tetap kuat bersama Real Betis dan telah melakukannya selama lima tahun terakhir.

Mengingat saat ini ia mampu membangkitkan performa Antony, pemain Manchester United yang gagal, jelas ia masih bisa menunjukkan keajaiban manajerialnya.

Musim-musim terakhir telah membawa mereka berkompetisi di Eropa dan memenangkan Copa del Rey. Dan sekarang ia telah membawa mereka ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam dua dekade.


Mikel Arteta – 6 Tahun 4 Bulan

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memegang trofi saat merayakan gelar Liga Inggris mereka setelah pertandingan Liga Inggris antara Crystal Palace dan Arsenal di London, Inggris, Minggu, 24 Mei 2026. (AP Photo/Kin Cheung)

Pelatih asal Spanyol ini telah memimpin Arsenal selama lebih dari enam tahun dan menikmati awal yang gemilang, memenangkan Piala FA dan Community Shield pada tahun pertamanya.

Namun, sejak saat itu, Arsenal tidak meraih trofi lagi dan muncul pertanyaan apakah Arteta mampu membawa Arsenal meraih gelar juara.

Pertanyaan-pertanyaan yang tampaknya akan terjawab secara pasti dalam dua minggu mendatang. Dua minggu terpenting dalam karier Arteta menanti.


Diego Simeone – 14 Tahun 4 Bulan

Pelatih Atletico Madrid asal Argentina, Diego Simeone (kanan), memeluk penyerang Atletico Madrid asal Argentina nomor punggung 19, Julian Alvarez, setelah pertandingan Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Rayo Vallecano di Stadion Metropolitano, Madrid, Kamis (25-9-2025). (Javier SORIANO/AFP)

Meskipun sudah lebih dari satu dekade berkiprah, Simeone masih memiliki energi yang hampir sama seperti saat ia memulai kariernya, dan ia tetap menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Para penggemar Atletico Madrid sangat mengagumi pemimpin mereka dan ia sering kali mengatur atmosfer yang luar biasa dengan merayakan setiap tekel dan memprotes setiap pelanggaran dari pinggir lapangan.

Selalu menjadi tim yang sulit dikalahkan, Simeone telah melatih timnya untuk menjadi lawan yang sulit dihadapi dan untuk berjuang hingga menit terakhir.

Dan mereka mungkin saja telah meraih dua gelar Liga Champions jika dua final pada 2014 dan 2016 berjalan sedikit berbeda.


Frank Schmidt – 18 Tahun 7 Bulan

Sederhananya, ini adalah prestasi luar biasa. Manajer dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah sepak bola Jerman.

Perjalanan Schmidt bersama Heidenheim sangat luar biasa dan pantas mendapatkan lebih banyak pujian dan penghargaan daripada yang didapatkannya.

Ia lahir di kota tersebut dan merupakan legenda sejati karena membantu membawa mereka kembali ke divisi teratas dan mengantarkan mereka ke kompetisi Eropa.

Dengan lebih dari 600 pertandingan yang dipimpinnya, pria berusia 52 tahun ini mengklaim ia tidak pernah sekalipun ingin pindah ke tempat lain.

Tim kecil tersebut baru saja terdegradasi setelah tiga tahun berada di Bundesliga. Ia telah mengisyaratkan mungkin akan pergi, menyerahkan tongkat estafet kepada orang lain di divisi kedua, tetapi untuk saat ini ia tetap berada di posisinya.

Sumber: Planet Football

Berita Terkait