Bola.com, Jakarta - Anthony Gordon mengungkapkan bahwa kepindahannya ke Barcelona bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Winger Timnas Inggris itu mengaku telah lama memimpikan bermain untuk Barcelona sejak masih kecil.
Gordon resmi bergabung dengan Barcelona setelah ditebus dari Newcastle United dengan nilai transfer mencapai 80 juta euro atau sekitar £69,3 juta. Sebelum merapat ke Catalonia, pemain berusia 25 tahun tersebut juga sempat dikaitkan dengan Liverpool dan Bayern Munich.
Dalam acara perkenalannya sebagai pemain Barcelona, Gordon menarik perhatian dengan kemampuannya berbicara dalam bahasa Spanyol. Ia kemudian menjelaskan alasan di balik kemampuannya tersebut.
"Saya ingin berbicara dalam bahasa Spanyol karena sejak kecil saya percaya suatu hari nanti akan bermain untuk Barcelona, percaya atau tidak," ujar Gordon.
"Saya memiliki fisioterapis di Newcastle dan kami berbicara setiap hari. Saya selalu mengatakan kepadanya bahwa suatu saat saya akan bermain untuk Barcelona. Karena itulah saya belajar bahasa Spanyol."
Kuncinya Percakapan dengan Hansi Flick
Gordon juga mengaku semakin antusias setelah berbicara langsung dengan pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Menurutnya, sosok Flick menjadi salah satu alasan yang membuatnya semakin mantap menerima tawaran Barcelona.
"Saya sudah sangat bersemangat sebelumnya, tetapi setelah berbicara dengan Hansi Flick, saya menjadi lebih bersemangat lagi."
"Dia tampak sebagai pribadi yang luar biasa dan sangat baik dalam mengelola pemain. Apa yang telah dilakukannya bersama Barcelona dalam waktu singkat benar-benar luar biasa. Dia membawa banyak kesuksesan bagi klub ini," kata Gordon.
Pemain yang menandatangani kontrak berdurasi lima tahun itu diharapkan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Barcelona di bawah kepemimpinan Flick.
Mengapa Gordon Ketimbang Rashford?
Kedatangan Gordon memunculkan pertanyaan karena Barcelona justru enggan mengaktifkan opsi pembelian permanen Marcus Rashford yang nilainya hanya sekitar £26 juta.
Meski Rashford tampil cukup produktif dengan mencatatkan 14 gol dan 11 assist dalam 49 pertandingan musim lalu, Barcelona diyakini menilai Gordon lebih cocok dengan filosofi permainan berintensitas tinggi yang diterapkan Flick.
Selama membela Newcastle, Gordon dikenal memiliki etos kerja tinggi, agresif dalam melakukan pressing, serta aktif membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola. Selain itu, kemampuannya melakukan pergerakan tanpa bola dinilai sangat sesuai dengan gaya permainan kreatif yang dibangun bersama pemain-pemain seperti Pedri dan Lamine Yamal.
Keunggulan lain Gordon adalah fleksibilitasnya di lini depan. Selain beroperasi di sisi kiri, ia juga mampu dimainkan sebagai penyerang tengah apabila dibutuhkan.
Sumber: Barcelona, Sportsmole