Gianluigi Donnarumma Buka Suara soal Pep Guardiola ke Timnas Italia: Bukan Saya yang Memutuskan

Menurut Donnarumma, keputusan mengenai siapa yang akan menjadi pelatih baru Gli Azzurri bukanlah wewenang para pemain, melainkan federasi dan presiden yang akan terpilih nanti.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 31 Mei 2026, 10:45 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, bersama kiper Man City asal Italia, Gianluigi Donnarumma. (Oli SCARFF / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kiper Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, mengaku menikmati kerja sama dengan Pep Guardiola sepanjang musim 2025/2026. Namun, ia menegaskan belum pernah mencoba membujuk pelatih asal Spanyol itu untuk menangani Timnas Italia yang saat ini masih mencari pelatih permanen.

Menurut Donnarumma, keputusan mengenai siapa yang akan menjadi pelatih baru Gli Azzurri bukanlah wewenang para pemain, melainkan federasi dan presiden yang akan terpilih nanti.

Advertisement

Timnas Italia saat ini belum memiliki pelatih tetap setelah kepergian Gennaro Gattuso pada awal tahun ini. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) juga dipastikan tidak akan menunjuk pengganti permanen sebelum pemilihan presiden federasi yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni.

Untuk sementara, posisi pelatih dipegang oleh Silvio Baldini yang sebelumnya menangani tim U-21 Italia. Baldini akan memimpin Gli Azzurri dalam laga persahabatan melawan Luksemburg pada 3 Juni dan Yunani pada 7 Juni 2026.

Skuad yang dipanggil pun didominasi pemain muda yang sudah dikenalnya dari kelompok usia. Dari 24 pemain yang dipanggil, hanya Donnarumma, Marco Palestra, Niccolo Pisilli, dan Pio Esposito yang pernah tampil untuk tim senior Italia sebelumnya.


Guardiola Muncul sebagai Kandidat Impian

Momen menarik terjadi pada jeda babak pertama duel Burnley versus Manchester City. Ketika wasit meniup peluit tanda 45 menit pertama berakhir, Pep Guardiola tertangkap kemara berlari ke arah Erling Haaland. (AFP/Darren Staples)

Di tengah pencarian pelatih baru, sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi panas Timnas Italia. Salah satu kandidat terkuat yang disebut-sebut adalah Antonio Conte.

Namun, muncul pula spekulasi Guardiola merupakan sosok impian yang diinginkan banyak pihak untuk memimpin Gli Azzurri.

Hubungan Guardiola dan Donnarumma menjadi sorotan karena keduanya mulai bekerja sama sejak awal musim 2025/2026.

Meski demikian, Donnarumma menegaskan dirinya belum pernah membicarakan kemungkinan tersebut dengan Guardiola.


Donnarumma Sangat Menikmati Kerja Sama dengan Guardiola

Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, meninggalkan lapangan setelah pertandingan melawan Everton pada pekan ke-35 Premier League, Selasa (05/05/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Dalam konferensi pers yang digelar Jumat lalu, Donnarumma mengungkapkan kekagumannya terhadap Guardiola dan perjalanan karier sang pelatih.

“Saya menjalani masa yang luar biasa bersama pelatih. Dia telah menciptakan sejarah di City dan saya berharap dia akan terus melanjutkannya,” ujar Donnarumma.

Namun, ia memahami keputusan Guardiola untuk berhenti dari pekerjaannya saat ini.

“Namun, keinginannya adalah berhenti. Saya belum pernah berbicara dengannya mengenai kemungkinan melatih Italia. Keputusan seperti itu bukan berada di tangan saya, melainkan presiden yang baru.”


Siapa pun Pelatihnya, Italia Harus Tetap Berjuang

Para pemain Italia berdiri untuk lagu kebangsaan menjelang pertandingan final kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 1 April 2026. (Elvis BARUKCIC/AFP)

Meski belum mengetahui siapa yang akan menjadi pelatih permanen berikutnya, Donnarumma menegaskan fokus utama tim tetap sama, yakni mengembalikan Italia ke level tertinggi sepak bola dunia.

Menurutnya, siapa pun yang nantinya ditunjuk harus memiliki komitmen penuh untuk membawa Gli Azzurri meraih target yang telah ditetapkan.

“Yang pasti, siapa pun yang datang harus memberikan segalanya untuk seragam Azzurri dan untuk mencapai tujuan kami.”

Pernyataan Donnarumma sekaligus menunjukkan bahwa para pemain Italia kini menantikan arah baru tim nasional, sementara spekulasi mengenai calon pelatih baru terus berkembang menjelang pemilihan presiden FIGC bulan depan.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait