Luis Enrique Samai Rekor Guardiola dan Zidane, Masuk Daftar Elite Pelatih Tersukses Liga Champions

Luis Enrique masuk daftar jajaran pelatih paling sukses dalam sejarah Liga Champions.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 31 Mei 2026, 07:15 WIB
Pelatih kepala Paris Saint-Germain, Luis Enrique, merayakan kemenangan sambil mengenakan medali juara setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA antara PSG dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026. (Foto: FRANCK FIFE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Keberhasilan Luis Enrique membawa Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions 2025/26 tidak hanya mengukuhkan dominasi klub asal Prancis tersebut di Eropa.

Gelar tersebut juga menempatkan Luis Enrique dalam jajaran pelatih paling sukses dalam sejarah kompetisi elite antarklub Eropa.

Advertisement

Dengan trofi Liga Champions musim ini, Luis Enrique kini telah mengoleksi tiga gelar Liga Champions sepanjang karier kepelatihannya. Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan sejumlah nama legendaris seperti Pep Guardiola, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley yang juga mengoleksi tiga trofi Piala Champions Eropa/Liga Champions.

Di puncak daftar masih berdiri kokoh Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia tersebut menjadi sosok tersukses dalam sejarah kompetisi dengan koleksi lima gelar Liga Champions. Rekor itu masih belum tersentuh oleh pelatih aktif maupun mantan pelatih lainnya.


Daftar Elite

Carlo Ancelotti dan para pemain Real Madrid mengangkat trofi Liga Champions 2023/2024, Minggu (2/6/2024) dini hari WIB. (GLYN KIRK / AFP)

Dalam sejarah Piala Champions Eropa dan Liga Champions, hanya segelintir pelatih yang mampu mengangkat trofi lebih dari dua kali. Di puncak daftar terdapat Carlo Ancelotti yang menjadi pelatih tersukses sepanjang masa dengan koleksi lima gelar. Rekor tersebut menegaskan status Ancelotti sebagai salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Eropa.

Di bawah Ancelotti terdapat empat pelatih yang sama-sama mengoleksi tiga gelar Liga Champions, yakni Bob Paisley, Zinedine Zidane, Pep Guardiola, dan Luis Enrique. Nama-nama tersebut dikenal sebagai arsitek kesuksesan klub-klub besar Eropa pada era yang berbeda, mulai dari dominasi Liverpool di bawah Paisley hingga kejayaan Real Madrid bersama Zidane.

Masuknya Luis Enrique ke kelompok elite tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik di generasinya. Setelah sebelumnya mempersembahkan gelar Liga Champions untuk FC Barcelona, pelatih asal Spanyol itu kembali membuktikan kemampuannya dengan membawa Paris Saint-Germain menaklukkan Eropa. 


Mental Juara

Pemain PSG, Desire Doue angkat trofi juara Liga Champions. (Odd ANDERSEN / AFP)

Keberhasilan ini membuat PSG menjadi tim kedua pada era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar secara beruntun setelah sebelumnya dilakukan oleh Real Madrid. Di sisi lain, Arsenal kembali harus menunda impian mereka untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Gelandang PSG, Joao Neves, dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat penampilan impresifnya sepanjang 120 menit. Pemain muda Portugal itu tampil dominan di lini tengah dan menjadi salah satu kunci keberhasilan tim asuhan Luis Enrique menguasai jalannya laga.

Secara statistik, PSG tampil jauh lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 75 persen berbanding 25 persen milik Arsenal. Les Parisiens juga melepaskan 21 tembakan, sementara Arsenal hanya mampu mencatatkan tujuh percobaan sepanjang pertandingan.

Sumber: Squawka

Berita Terkait