Jepang Bidik Sejarah di Piala Dunia 2026 meski Diterpa Badai Cedera

Timnas Jepang datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi walau mengalami badai cedera.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 01 Juni 2026, 16:15 WIB
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu saat memimpin latihan resmi menjelang laga lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (14/11/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Timnas Jepang datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat serangkaian hasil impresif menjelang turnamen. Namun, ambisi Samurai Biru untuk mencetak sejarah harus dihadapkan pada masalah besar berupa absennya sejumlah pemain kunci akibat cedera.

Pasukan asuhan Hajime Moriyasu berhasil memenangkan lima pertandingan terakhir mereka sebelum Piala Dunia dimulai. Dalam periode tersebut, Jepang bahkan mampu mengalahkan Scotland, Brazil, dan England, termasuk kemenangan 1-0 atas Inggris di Wembley pada Maret lalu.

Advertisement

Namun, kabar buruk datang dari sektor serangan. Dua pemain andalan Jepang, Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino, dipastikan absen sepanjang turnamen akibat cedera.

Mitoma, yang membela Brighton & Hove Albion, dianggap sebagai salah satu pemain paling berbakat yang dimiliki Jepang saat ini. Kehilangannya menjadi pukulan telak bagi tim.

"Dia adalah sosok yang sangat penting bagi kami. Kehilangan Mitoma akan sangat terasa," ujar Moriyasu.


Kondisi Wataru Endo Masih Jadi Tanda Tanya

Wataru Endo vs Beckham Putra saat timnas Indonesia bertemu Jepang. (AFP/Paul Miller)

Selain Mitoma dan Minamino, kondisi kapten tim Wataru Endo juga belum sepenuhnya ideal.

Gelandang milik Liverpool FC itu belum bermain sejak mengalami cedera kaki saat menghadapi Sunderland pada Februari lalu. Meski demikian, Endo tetap masuk dalam skuad Jepang untuk Piala Dunia.

Pengamat sepak bola Asia, Kento Hagimara, menilai peran Endo tetap penting meski kemungkinan tidak akan bermain penuh.

"Jika Endo tidak tampil dalam kapasitas besar saya tidak akan terkejut. Tetapi dia adalah pemimpin tim dan kapten, sehingga perannya tetap sangat penting," ujarnya.

Selama absennya Endo, lini tengah Jepang tetap tampil solid berkat duet Daichi Kamada dan Kaishu Sano.

Kamada dikenal publik Liga Inggris setelah dua musim membela Crystal Palace FC dan membantu klub tersebut meraih trofi Eropa pertama mereka musim ini. Sementara Sano tampil konsisten bersama 1. FSV Mainz 05 di Bundesliga.

Pilihan lain di lini tengah adalah Ao Tanaka yang tampil cukup baik bersama Leeds United FC sepanjang musim.


Takefusa Kubo Jadi Tumpuan Kreativitas

Pemain Jepang, Takefusa Kubo melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia dibayangi Mees Hilgers dalam laga Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Suita Stadium, Jepang, Selasa (10/06/2025). (AP Photo/Kyodo News/Shohei Miyano)

Absennya Mitoma dan Minamino membuat Jepang harus mencari sosok yang mampu menjadi motor serangan. Salah satu nama yang paling diharapkan adalah Takefusa Kubo.

Pemain milik Real Sociedad itu pernah menimba ilmu di akademi Barcelona dan Real Madrid sebelum menemukan tempat terbaik untuk berkembang bersama Sociedad.

Meski memiliki kualitas tinggi, Kubo dinilai belum menunjukkan performa terbaiknya di turnamen internasional sebelumnya.

"Pada Piala Dunia sebelumnya dia belum tampil sesuai harapan. Namun kali ini Jepang membutuhkan kontribusi besar darinya," kata Hagimara.

Pilihan lain untuk mengisi kekosongan di lini depan adalah striker Daizen Maeda. Penyerang milik Celtic FC itu sedang berada dalam performa luar biasa setelah mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan terakhir musim Liga Skotlandia.

Sumber: Mirror

Berita Terkait