Arne Slot Usai Dipecat Liverpool: Saya Meninggalkan Klub Ini di Antara Elite Eropa

Arne Slot tulis surat perpisahan emosional setelah dipecat Liverpool.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 Juni 2026, 15:20 WIB
Manajer Liverpool, Arne Slot, bereaksi saat final FA Community Shield antara Liverpool dan Crystal Palace di Stadion Wembley, London, Minggu, 10 Agustus 2025. (AP Photo/Dave Shopland)

Bola.com, Jakarta - Arne Slot akhirnya buka suara setelah diberhentikan Liverpool sebagai pelatih kepala pada Sabtu (30-5-2026).

Dalam pesan perpisahan yang emosional, pelatih asal Belanda itu menegaskan dirinya meninggalkan Anfield dengan keyakinan bahwa klub tersebut tetap berada di level tertinggi sepak bola Eropa.

Advertisement

"Saya meninggalkan Liverpool tepat di tempat yang semestinya: di antara elite Eropa," tulis Slot dalam surat terbuka yang dipublikasikan Liverpool Echo.

Slot kehilangan pekerjaannya setelah Liverpool hanya finis di posisi kelima Liga Inggris musim ini.

The Reds tertinggal 25 poin dari Arsenal yang keluar sebagai juara. Meski demikian, Liverpool tetap berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Keputusan manajemen mengakhiri kerja sama dengan Slot membuat Liverpool kini bergerak mencari pengganti. Klub Merseyside itu dijadwalkan memulai pembicaraan resmi dengan mantan manajer Bournemouth, Andoni Iraola, pekan ini.


Liverpool Tetap di Jalur yang Benar

Skuad asuhan Arne Slot menempati posisi kelima dengan koleksi 48 poin, atau terpaut tiga poin dari Chelsea yang belum memankan laga pekan ke-28. (AP Photo/Jon Super)

Dalam suratnya, Slot menyampaikan terima kasih kepada para pendukung Liverpool yang disebutnya langsung menerima kehadirannya sejak hari pertama.

"Suporter membuat saya merasa diterima sejak awal dan membantu saya menjalani perjalanan ini. Itu adalah sesuatu yang akan selalu saya hargai," tulisnya.

Pelatih berusia 47 tahun itu juga mengaku optimistis terhadap masa depan klub.

"Saya pergi dengan keyakinan penuh terhadap apa yang akan datang."

"Para pemain yang telah memberikan begitu banyak untuk klub ini, yang menjaga nilai-nilai Liverpool dan menciptakan begitu banyak momen tak terlupakan, telah membangun fondasi yang akan bertahan lama."

Kendati Liverpool menelan 20 kekalahan di semua kompetisi musim ini, Slot menilai keberhasilan lolos ke Liga Champions tetap menjadi pencapaian penting.

"Memastikan Liverpool bermain di Liga Champions adalah tanggung jawab besar. Itu memastikan klub ini tetap bisa bersaing di level tertinggi musim depan dan seterusnya."

"Perubahan adalah bagian dari sepak bola. Namun, saya tahu klub ini akan terus membuat orang-orangnya bangga."

"Saat pertama kali berdiri di bawah papan bertuliskan 'This Is Anfield' di lorong stadion, saya memahami apa yang dituntut klub ini. Dan saya pergi dengan keyakinan bahwa kami tidak pernah berhenti berusaha memenuhi tuntutan itu," ujarnya.


Dari Gelar Liga Inggris ke Perpisahan

Hasil imbang tersebut membuat tim racikan pelatih Arne Slot itu menutup Liga Premier Inggris musim 2024/2025 dengan raihan 84 poin dari 38 pertandingan. (Paul ELLIS/AFP)

Slot ditunjuk sebagai penerus Jurgen Klopp pada 2024 setelah pelatih asal Jerman tersebut mengakhiri masa baktinya selama sembilan tahun di Anfield.

Awal karier Slot di Liverpool berjalan sempurna. Pada musim pertamanya, ia langsung mengantarkan klub meraih gelar Liga Inggris ke-20. Kepastian juara bahkan diraih empat pertandingan sebelum kompetisi berakhir.

Menurut Slot, perayaan gelar tersebut menjadi lebih bermakna karena bisa dirasakan langsung oleh para pendukung di Anfield.

"Perayaan itu menjadi lebih istimewa karena kalian menikmatinya bersama kami."

"Kalian menyanyikan lagu-lagu kita, merayakan gol-gol kami. Dan saat kami mengangkat trofi, kalian ada di sana, memenuhi jalan-jalan di sekitar stadion dan memadati Anfield dengan antusiasme yang luar biasa."

"Setelah banyak momen seperti itu direnggut dari kalian pada 2020, saya tidak pernah melupakan betapa pentingnya keterlibatan kalian dalam semua itu."

"Saat melihat ratusan ribu orang turun ke jalan-jalan Liverpool untuk merayakan gelar juara, saya makin menyadari hal tersebut," kata Slot.

"Gelar Liga Inggris ke-20 Liverpool adalah milik kita semua dan akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah klub. Kita semua pantas bangga akan hal itu."

"Klub ini selalu menilai dirinya berdasarkan trofi-trofi terbesar. Dan memang seharusnya seperti itu," lanjutnya.


Mengenang Diogo Jota

Pelatih Liverpool, Arne Slot, bersama pemainnya, Diogo Jota. (Peter POWELL / AFP)

Dalam surat perpisahannya, Slot juga mengenang mendiang Diogo Jota yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil bersama sang adik, Andre Silva, saat para pemain Liverpool bersiap kembali menjalani pramusim musim panas lalu.

Slot menyebut kepergian Jota sebagai peristiwa yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

"Kehilangan Diogo adalah sesuatu yang tak bisa digambarkan. Namun, cinta, kepedulian, dan dukungan yang ditunjukkan keluarga besar Liverpool sungguh luar biasa."

Ia mengaku tidak akan pernah melupakan cara para suporter menghormati Jota.

"Saat meninggalkan klub ini, saya harus mengatakan bahwa cara kalian menghormati Diogo dan berdiri bersama untuk mengenangnya akan selalu saya ingat."

"Hubungan yang kita miliki melampaui sepak bola, melampaui malam-malam Eropa di bawah sorot lampu Anfield atau lantunan 'You'll Never Walk Alone' dari tribune The Kop."


Tragedi Parade Juara

Petugas kepolisian memberikan instruksi kepada penggemar Liverpool untuk menyingkir dari TKP terjadinya insiden dalam parade juara Premier League yang berlangsung di Liverpool, Senin (26/5/2025) waktu setempat. (Darren Staples / AFP)

Slot juga mengingat kembali tragedi yang terjadi saat parade juara Liverpool pada Mei 2025, ketika Paul Doyle menerobos kerumunan pendukung dengan mobilnya di Water Street, pusat kota Liverpool.

Doyle kemudian dijatuhi hukuman penjara 21 tahun enam bulan pada Desember atas sejumlah dakwaan, termasuk mengemudi berbahaya dan menyebabkan luka berat dengan sengaja.

Menurut Slot, peristiwa tersebut menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat Liverpool saat menghadapi masa-masa sulit.

"Saya merasa beruntung bisa menyaksikan langsung semangat kepedulian dan persatuan kalian," ucap pelatih berusia 47 tahun itu.

"Itu adalah semangat yang telah membantu kota ini melewati banyak masa sulit sebelumnya. Saya berharap semangat yang sama juga membantu menghadirkan keadilan dan pertanggungjawaban yang selama bertahun-tahun diperjuangkan begitu banyak orang," imbuhnya.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait