Putra Carlo Ancelotti, Davide, Kini Jadi Pelatih Calvin Verdonk di Lille

Calvin Verdonk punya pelatih baru di klubnya, Lille. Dia adalah Davide Ancelotti, putra pelatih kawakan Carlo Ancelotti.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 Juni 2026, 22:30 WIB
Putra Carlo Ancelotti, Davide Ancelotti, menjadi pelatih Calvin Verdonk di Lille. (Dok. losc.fr)

Bola.com, Jakarta - Bintang Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, resmi punya pelatih baru di LOSC Lille. Klub Ligue 1 itu resmi mendatangkan Davide Ancelotti sebagai pelatih kepala baru mulai musim 2026/2027.

Lille mengumumkan bahwa Davide telah menandatangani kontrak yang berlaku hingga akhir musim 2027/2028.

Advertisement

Dari nama belakangnya, pencinta sepak bola pasti sudah tak asing dengan sosoknya. Ya, Davide merupakan putra Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti.

Bagi Davide, jabatan pelatih kepala Lille menjadi babak baru dalam karier kepelatihannya.  

Penunjukan ini menjadi langkah penting bagi pria berusia 36 tahun itu karena untuk pertama kalinya ia akan menangani klub Eropa sebagai pelatih kepala secara penuh.


Bersiap Memimpin Lille di Liga Champions

Kemenangan ini juga menjadi modal baik bagi Calvin Verdonk sebelum berlaga di FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. (AFP/Pascal Pochard-Casabianca)

Davide akan langsung menghadapi tantangan besar pada musim pertamanya. Lille berhasil finis di peringkat ketiga Ligue 1 musim lalu sehingga berhak tampil di Liga Champions musim 2026-2027.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui situs klub, Lille menyambut kedatangan Davide dengan optimisme tinggi.

"LOSC dengan senang hati menyambut kedatangan Davide Ancelotti menjelang musim 2026/2027 yang akan diwarnai persaingan di Ligue 1 dan Liga Champions UEFA," tulis Lille.

"Pelatih muda ini memiliki pengalaman yang sangat kaya berkat perjalanan kariernya di sejumlah klub terbesar dunia, staf kepelatihan elite, dan ruang ganti pemain papan atas."

"Ia juga dikenal memiliki kemampuan mengembangkan pemain muda sambil tetap mampu meraih hasil di level tertinggi."


Mengikuti Jejak Carlo Ancelotti

Pelatih Real Madrid asal Italia, Carlo Ancelotti, berbicara kepada putranya, asisten pelatih Davide Ancelotti (kanan) selama pertandingan Liga Champions UEFA antara Atalanta dan Real Madrid di Stadion Gewiss di Bergamo, pada 10 Desember 2024. (Marco BERTORELLO/AFP)

Kendati baru berusia 36 tahun, Davide sudah mengumpulkan pengalaman panjang di lingkungan sepak bola elite.

Selama hampir 15 tahun terakhir, ia menjadi bagian dari staf kepelatihan Carlo Ancelotti di berbagai klub dan timnas. 

Perjalanan itu dimulai saat mengikuti ayahnya ke Paris Saint-Germain dan Real Madrid sebagai pelatih kebugaran.

Kariernya kemudian berkembang ketika mendapat promosi menjadi asisten pelatih di Napoli, Everton, dan periode kedua Carlo Ancelotti bersama Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Davide juga bekerja bersama ayahnya di Timnas Brasil, baik sebelum maupun sesudah menjalani tugas sebagai pelatih kepala Botafogo.


Pengalaman Sebagai Pelatih Kepala

Davide Ancelotti, putra Carlo Ancelotti, menjadi pelatih Calvin Verdonk di Lille. (Dok. losc.fr)

Jabatan di Lille menjadi pekerjaan kedua Davide sebagai pelatih kepala. Sebelumnya, ia sempat menangani Botafogo pada 2025 dalam periode yang relatif singkat.

Kendati rekam jejaknya sebagai pelatih utama masih terbatas, pengalaman bertahun-tahun mendampingi sang ayah di sejumlah klub elite Eropa membuat namanya tetap mendapat perhatian besar.

Kini, Davide mendapat kesempatan untuk membangun reputasinya sendiri, terlepas dari bayang-bayang sang ayah, dengan memimpin Lille di kompetisi domestik Prancis dan Liga Champions musim depan.

 

Sumber: Football Italia