Legenda Liverpool: Mengharapkan Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026 Tak Realistis

Legenda Liverpool, John Barnes, menyebut ekspektasi publik kepada Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 terlalu tinggi.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 02 Juni 2026, 22:15 WIB
Kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 John Stones, bek Inggris #06, Marc Guehi, gelandang Inggris #04, Declan Rice, bek Inggris #03, Luke Shaw, gelandang Inggris #11, Phil Foden, gelandang Inggris #26, Kobbie Mainoo, penyerang Inggris #07, Bukayo Saka, gelandang Inggris #10, Jude Bellingham, dan bek Inggris #02, Kyle Walker, menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Bola.com, Liverpool - Legenda Liverpool, John Barnes, menyebut ekspektasi publik kepada Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 terlalu tinggi. Menurutnya, menuntut Inggris menjadi juara dunia di turnamen akbar tersebut adalah target yang tak realistis.

Tim Tiga Singa masih terus berupaya meraih gelar mayor kedua sejak menjuarai Piala Dunia 1966. Dalam beberapa edisi turnamen besar terakhir, performa mereka sebenarnya cukup menjanjikan.

Advertisement

Timnas Inggris berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2018, menembus perempat final pada edisi 2022, serta dua kali beruntun tampil di final Euro. Namun, trofi yang dinanti-nantikan belum juga berhasil dibawa pulang.

Menjelang Piala Dunia 2026, optimisme publik Tim Tiga Singa mulai meningkat. Namun, Barnes mengingatkan agar harapan tersebut tetap berada dalam batas yang masuk akal.

 


Tak Realistis

Selebrasi striker Timnas Inggris, Harry Kane (kiri) bersama rekannya, Jude Bellingham setelah mencetak gol kedua timnya ke gawang Timnas Slovakia pada laga babak 16 besar Euro 2024 di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, Jerman, Minggu (30/6/2024). (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Mantan winger Liverpool yang mengoleksi 79 caps bersama Timnas Inggris itu menilai ukuran keberhasilan sebuah tim nasional tidak semata-mata ditentukan oleh trofi.

Barnes pernah merasakan kerasnya persaingan di level tertinggi. Dia dua kali merasakan Timnas Inggris tersingkir di Piala Dunia oleh tim yang kemudian keluar sebagai juara, yakni Argentina dan Jerman Barat.

Berdasarkan pengalaman tersebut, John Barnes memahami betapa sulitnya memenangkan turnamen sekelas Piala Dunia. "Berharap Timnas Inggris menjuarai turnamen adalah sesuatu yang tidak realistis," kata Barnes.

"Kami adalah Inggris dan memang sering memiliki ekspektasi yang tidak realistis, seperti yang sudah sering terjadi sepanjang sejarah," lanjutnya.

 


Gagal Juara Bukan Berarti Gagal

Ilustrasi Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. (Foto by Gemini AI)

Menurut Barnes, kegagalan sesungguhnya justru terjadi apabila Timnas Inggris tidak mampu bersaing hingga fase-fase akhir turnamen.

"Tidak menjuarai Piala Dunia bukan berarti gagal. Yang bisa disebut gagal adalah jika Anda tidak mampu mencapai babak-babak akhir," ucap John Barnes.

"Jika sebuah tim berada di lima atau enam besar dunia, maka target yang wajar adalah mencapai perempat final atau semifinal," sambungnya.

Ia pun optimistis para pemain Timnas Inggris saat ini memiliki kualitas yang cukup untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026. "Tim ini jelas mampu melangkah jauh dalam kompetisi," tegas Barnes.

Sumber: ESPN

Berita Terkait