Roy Keane Coret Inggris dari Kandidat Juara Piala Dunia 2026, 3 Tim Ini Lebih Dijagokan

Roy Keane meragukan peluang Inggris menjuarai Piala Dunia 2026, sebut tiga tim lebih layak jadi favorit.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 03 Juni 2026, 12:30 WIB
Ilustrasi trofi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Bola.com, Jakarta - Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, belum sepenuhnya yakin Timnas Inggris mampu mengakhiri penantian panjang mereka di Piala Dunia 2026.

Menjelang dimulainya turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pria asal Irlandia itu justru menempatkan tiga negara lain sebagai kandidat terkuat untuk merebut trofi.

Advertisement

Inggris datang ke turnamen sebagai satu di antara unggulan. Namun, keputusan pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, dalam menyusun skuad berisi 26 pemain sempat memicu perdebatan, dan Keane menilai masih ada kelemahan yang bisa menghambat langkah The Three Lions.

Di fase grup, Inggris akan menghadapi Ghana, Panama, dan Kroasia. Meski begitu, Keane tidak memasukkan tim asuhan Tuchel ke dalam daftar favorit utamanya.

Prancis, Spanyol, dan Argentina Jadi Pilihan Keane

Keane, yang akan menjadi bagian dari tim analis ITV selama Piala Dunia 2026, diminta memberikan prediksinya mengenai tim yang berpeluang melangkah hingga akhir turnamen.


Tim Kandidat Juara Piala Dunia 2026

Pemain Prancis Jules Kounde, William Saliba, Warren Zaire Emery, Matteo Guendouzi, Lucas Digne, Randal Kolo Muani, Manu Kone dan Jonathan Clauss (dari kiri ke kanan) tiba untuk sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi UEFA Nations League 2024/2025 mendatang di Clairefontaine-en-Yvelines, selatan Paris, pada 7 Oktober 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

Nama pertama yang ia sebut adalah Prancis.

"Prancis. Skuad mereka luar biasa," kata Keane.

Selain Prancis, Keane menjagokan Spanyol, juara Eropa saat ini. Menurutnya, gaya bermain La Furia Roja sangat cocok untuk menghadapi kondisi pertandingan di Amerika Utara.

"Spanyol, dengan kondisi yang ada di sana, cara mereka menguasai bola, dan betapa hebatnya mereka saat Piala Eropa. Jika mereka bisa mengulang performa itu, dan saya yakin mereka bisa, maka mereka akan sangat kuat," ulasnya.

Keane kemudian memasukkan Argentina sebagai kandidat berikutnya.

"Saya juga akan memasukkan Argentina. Tim dari Amerika Selatan selalu mampu menunjukkan kualitasnya," katanya.

Argentina datang dengan status juara bertahan. Lionel Messi berpeluang mempertahankan trofi yang berhasil ia raih setelah menunggu sepanjang kariernya, dan Keane menilai peluang Albiceleste untuk kembali berjaya tetap terbuka lebar.


Soroti Lini Belakang Inggris

Pemain Inggris, Harry Maguire, berusaha menghalau bola saat melawan Makedonia Utara dalam duel matchday 10 Kualifikasi Euro 2024 Grup C di National Arena Todor Proeski, Makedonia Utara, Selasa (21/11/2023). The Three Lions bermain imbang 1-1. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Di balik kualitas pemain yang dimiliki Inggris, Keane melihat satu sektor yang membuatnya khawatir, yakni pertahanan.

Saat Tuchel mengumumkan skuad pada Mei lalu, nama Harry Maguire dan Trent Alexander-Arnold tidak masuk daftar pemain bertahan yang dipanggil. Keane menilai area tersebut berpotensi menjadi titik lemah Inggris ketika menghadapi lawan-lawan kuat.

"Saya khawatir dengan pertahanan Inggris," kata Keane kepada The Sun.

Menurutnya, masalah itu bisa menjadi penghalang terbesar Inggris ketika memasuki fase gugur.

"Saya tidak bisa mengabaikan kekhawatiran itu. Saya pikir secara defensif, saat menghadapi negara besar di fase gugur, itulah yang bisa menghambat Inggris," ujarnya.

Saat seluruh pemain dalam kondisi bugar, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O'Reilly, dan Reece James diperkirakan menjadi kandidat utama untuk mengisi lini belakang Three Lions.


Kane Tetap Jadi Harapan

Selebrasi striker Timnas Inggris, Harry Kane (kiri) bersama rekannya, Jude Bellingham setelah mencetak gol kedua timnya ke gawang Timnas Slovakia pada laga babak 16 besar Euro 2024 di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, Jerman, Minggu (30/6/2024). (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Kendati meragukan kekuatan lini pertahanan Inggris, Keane tetap mengakui tim tersebut memiliki senjata utama di lini depan, yakni Harry Kane.

"Jelas mereka memiliki pemain luar biasa dalam diri Kane. Saya pikir ketika Anda memiliki Kane, peluang itu selalu ada," kata Keane.

"Tetapi, saya merasa secara defensif mereka mungkin masih kurang kuat," lanjutnya.

Penilaian itu sekaligus menegaskan besarnya harapan yang akan dipikul Kane sepanjang Piala Dunia 2026, saat sang penyerang diharapkan menjadi pembeda bagi Inggris dalam perburuan gelar juara.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait