Hanya Beberapa Hari Lagi Merealisasikan Mimpi Debut di Piala Dunia, Bek AS Roma Wesley Tercoret dari Timnas Brasil Akibat Cedera

Kabar buruk bagi pemain AS Roma, Wesley hanya beberapa hari sebelum dimulainya Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan pada 11 Juni-19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 08 Juni 2026, 08:15 WIB
Wesley (kedua dari kiri) terancam tidak bisa mengikuti Piala Dunia 2026 usai alami cedera. (Kirk Irwin / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Kabar buruk bagi pemain AS Roma, Wesley hanya beberapa hari sebelum dimulainya Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan pada 11 Juni-19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Pemain sayap Brasil itu cedera saat pertandingan persahabatan melawan Mesir. Saat ditarik keluar, pemain berusia 22 tahun itu terlihat terpukul sampai menangis. 

Advertisement

Setelah cedera yang dideritanya saat melawan Mesir, pemain Brasil itu menjalani pemeriksaan yang mengungkapkan cedera otot adduktor.

Timnas Brasil terpaksa mencoretnya dan mimpi debut tampil di Piala Dunia harus sirna. Sebagai gantinya, Selecao memanggil Ederson.

 


Sempat Diharapkan Ancelotti Jadi Pemain Pilar

Ini adalah keputusan yang terpaksa diambil oleh pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti mengingat Wesley diharapkan jadi pemain pilar di Piala Dunia 2026. 

Ancelotti sendiri sempat berbicara tentang Wesley setelah cederanya. "Saya harap itu bukan sesuatu yang serius, bahwa dia menerima perawatan yang diperlukan dan dapat melanjutkan perjalanan ini bersama kami. Tetapi saya tidak menyangkal bahwa ada urgensi dan kekhawatiran, jika itu sesuatu yang serius," Ancelotti menuturkan. 

Periode pemulihan akan ditentukan. Namun ini tetap merupakan pukulan berat bagi sang pemain, yang hanya dalam beberapa hari telah beralih dari kegembiraan atas panggilan pertamanya ke Piala Dunia menjadi kekecewaan.


Kata-kata Emosional

Pada hari Minggu (07/06/2026), Wesley pun buka-bukaan di media sosial Instagram. Dia membuat kata-kata emosional dan penyemangat untuk dirinya sendiri"

 

 

Tidak setiap pertempuran dimenangkan di medan perang.

Hari ini saya perlu mengganggu impian saya karena cedera. Sakit rasanya tidak bisa memakai jersey tim nasional Brazil pada saat ini, tapi mereka yang tahu cerita saya tahu bahwa menyerah bukanlah pilihan.

Saya datang dari jauh. Saya melewati kesulitan, menghadapi tantangan, dan harus mengatasi banyak rintangan untuk sampai di sini. Tidak ada yang diberikan kepada saya. Setiap pencapaian dibangun dengan kerja, iman, pengorbanan, dan banyak ketabahan.

Itulah sebabnya saya menghadapi momen ini dengan cara yang sama seperti saya menghadapi semua yang lain: dengan kepala yang tinggi, dengan kepercayaan pada Tuhan dan kepastian bahwa saya akan kembali lebih kuat.

Terima kasih kepada semua orang untuk pesan, untuk kasih sayang, dan untuk dukungan. Ini bukan akhir dari impian. Ini hanya babak lain dalam cerita saya.

Jatuh adalah bagian dari perjalanan. Bangkit selalu menjadi kekuatan terbesar saya.

 

 

Berita Terkait