Piala Dunia 2026 Berpeluang Pecahkan Rekor: Ditonton 6 Miliar Orang, Hasilkan Rp660 Triliun

Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi ajang olahraga terbesar sepanjang sejarah.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 10 Juni 2026, 05:45 WIB
Suporter Timnas Argentina merayakan keberhasilan Lionel Messi dan kawan-kawan menjadi juara Piala Dunia di kota Buenos Aires, Selasa (20/12/2020). (AP Photo/Matilde Campodonico)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi ajang olahraga terbesar sepanjang sejarah.

Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini akan menghadirkan rekor baru dari berbagai aspek, mulai dari jumlah peserta hingga dampak ekonomi yang dihasilkan.

Advertisement

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diikuti 48 negara peserta, meningkat dari 32 tim pada edisi sebelumnya. Format baru ini membuat jumlah pertandingan bertambah menjadi 104 laga yang akan berlangsung di 16 kota tuan rumah selama 39 hari.

Laporan Bank of America (BofA) Global Research memperkirakan sekitar 6,5 juta penonton akan hadir langsung di stadion sepanjang turnamen. Selain itu, empat negara akan mencatatkan debut bersejarah di putaran final Piala Dunia, yakni Curaçao, Cabo Verde, Yordania, dan Uzbekistan.


Potensi Ditonton Lebih dari 6 Miliar Orang

Kepastian tersebut didapat setelah berhasil menahan imbang Jamaika 0-0 pada laga terakhir Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF di Independence Park Stadium, Jamaika, Rabu (19/11/2025) WIB. Tampak dalam foto, suporter Timnas Curacao merayakan hasil imbang melawan Jamaika pada Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF di Independence Park Stadium, Jamaika pada 18 November 2025. (Ricardo MAKYN/AFP)

FIFA memperkirakan lebih dari enam miliar orang di seluruh dunia akan mengikuti Piala Dunia 2026 melalui televisi, layanan streaming, platform digital, dan media sosial.

Angka tersebut melampaui capaian Piala Dunia 2022 di Qatar yang menjangkau sekitar lima miliar orang.

Sebagai perbandingan, final Piala Dunia 2022 antara Argentina dan Prancis ditonton sekitar 1,5 miliar orang. Bahkan, analis BofA memprediksi partai final Piala Dunia 2026 dapat menyumbang hampir tujuh persen dari total lalu lintas internet global pada hari pertandingan berlangsung.


Dampak Ekonomi dan Pendapatan Rekor

Tahap pertama yang juga disebut "Visa Presale Draw" mengharuskan suporter untuk mendaftarkan Kode Identifikasi Penggemar (Fan ID) di laman resmi FIFA. Hanya pemegang kartu Visa berusia di atas 18 tahun yang dapat mendaftar. (ULISES RUIZ/AFP)

Selain menjadi pesta sepak bola dunia, Piala Dunia 2026 juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar. Studi FIFA dan Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization memperkirakan turnamen ini akan menyumbang sekitar 40,9 miliar dolar AS terhadap perekonomian global dan menciptakan lebih dari 824 ribu lapangan pekerjaan.

Dari tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat diprediksi memperoleh manfaat terbesar dengan tambahan sekitar 17,2 miliar dolar AS terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Sementara itu, FIFA memperkirakan pendapatannya mencapai rekor 8,9 miliar dolar AS dari hak siar, sponsor, tiket, lisensi, dan paket hospitality.

Besarnya jangkauan audiens juga membuat Piala Dunia menjadi magnet bagi pengiklan. Belanja iklan global selama turnamen diperkirakan mencapai 10,5 miliar dolar AS, menjadikan Piala Dunia 2026 bukan hanya turnamen sepak bola terbesar, tetapi juga salah satu peristiwa bisnis dan hiburan terbesar di dunia.

Sumber: Bussines Today

Berita Terkait