Barcelona Sudah Bergerak ke Como, Cesc Fabregas Disiapkan Sebagai Penerus Hansi Flick

Perwakilan Barcelona bergerak ke Como demi menyiapkan Cesc Fabregas sebagai penerus Hansi Flick.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Juni 2026, 05:30 WIB
Pelatih Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, memperhatikan jalannya pertandingan Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como pada 12 April 2026. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona dikabarkan sudah mulai menyusun rencana jangka panjang untuk kursi pelatih kepala.

Kendati Hansi Flick masih terikat kontrak hingga 2028, klub asal Katalonia itu disebut telah mengidentifikasi Cesc Fabregas sebagai kandidat utama penerus pelatih asal Jerman tersebut.

Advertisement

Menurut media Spanyol, AS, yang dikutip IlNapolista, informasi tersebut berasal dari podcast "Barca Reservat milik Catalunya Radio".

Laporan itu menyebut Barcelona bahkan telah mengirim seorang perwakilan khusus ke Como untuk menjajaki kemungkinan mencapai kesepakatan awal dengan Fabregas.

Sosok yang ditugaskan menjalankan misi tersebut adalah Alejandro Echevarria, orang kepercayaan Presiden Barcelona Joan Laporta.

Tugas Echevarria disebut sangat spesifik, yakni mengamankan komitmen Fabregas agar bersedia mengambil alih Barcelona ketika masa kerja Flick berakhir.

Saat ini, Flick masih memiliki kontrak hingga 2028 dengan opsi perpanjangan selama satu tahun hingga 2029.


Dapat Dukungan Penuh Deco

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Masih menurut laporan yang sama, nama Fabregas mendapat dukungan penuh dari Direktur Olahraga Barcelona, Deco.

Kepercayaan tersebut tidak lepas dari perkembangan pesat karier kepelatihan mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu dalam beberapa tahun terakhir.

Fabregas berhasil membawa Como naik dari Serie B hingga tampil di Liga Champions, pencapaian yang membuat reputasinya sebagai pelatih meningkat tajam.

Keberhasilan itu kini menempatkannya dalam radar satu di antara pekerjaan paling prestisius di sepak bola dunia, yakni melatih Barcelona, klub yang pernah membesarkan namanya saat masih berada di akademi La Masia.


Luis Enrique Tak Masuk Pertimbangan

Pelatih kepala Paris Saint-Germain, Luis Enrique, merayakan kemenangan sambil mengenakan medali juara setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA antara PSG dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026. (Foto: FRANCK FIFE / AFP)

Laporan tersebut juga mengungkap bahwa Barcelona tidak mempertimbangkan kemungkinan memulangkan Luis Enrique. Mantan pelatih Blaugrana itu disebut telah dicoret dari daftar kandidat.

Ada dua alasan utama di balik keputusan tersebut.

Pertama, tuntutan gaji Luis Enrique dinilai terlalu tinggi. Kedua, ia dikenal tidak menyukai campur tangan pihak luar dalam urusan teknis tim, termasuk dalam pengelolaan skuad.

Sikap tersebut disebut bertentangan dengan peran Echevarria, yang memiliki pengaruh besar di lingkungan internal Barcelona.

Itulah mengapa, Barcelona kini lebih fokus pada opsi Fabregas sebagai sosok yang diproyeksikan memimpin tim setelah era Hansi Flick berakhir.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait