Cerita Sidny Lopes Cabral Cetak Tendangan Dahsyat ke Gawang Argentina, sang Ibu sampai Pingsan, Kini Jadi Gol Terbaik Piala Dunia 2026

Cerita di balik tendangan dahsyat Sidny Lopes Cabral ke gawang Timnas Argentina, sang Ibu sampai Pingsan, kini jadi gol terbaik Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Sidny Lopes Cabral mengaku tidak menyangka gol yang dicetaknya ke gawang Timnas Argentina terpilih sebagai Gol Terbaik Piala Dunia 2026 versi FIFA.

Bek kiri berusia 23 tahun itu menjadi pemenang penghargaan Hyundai Goal of the Tournament berkat gol spektakulernya saat membela Tanjung Verde dalam laga babak 32 besar melawan Argentina.

Kendati Tanjung Verde kalah 2-3, gol Cabral tetap dinobatkan sebagai yang terbaik sepanjang Piala Dunia 2026.

Cabral mengungkapkan, momen itu bermula ketika ia berhasil melewati lawan dan melihat ruang kosong untuk melepaskan tembakan.

"Saat melewati lawan, saya melihat ada celah dan berpikir untuk mencoba menembak. Saya bisa menembak dengan kedua kaki. Saya melihat ruang menuju pojok atas gawang, mengarahkan bola ke sana, dan berhasil melakukan tendangan dengan sangat baik," ujar Cabral,  dikutip dari Give Me Sport.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Percaya

Cabral mengaku sempat tidak percaya ketika melihat bola meluncur ke sudut atas gawang.

"Saat melihat bola meluncur ke pojok atas, saya berpikir, 'Apa yang baru saja saya lakukan?' Saya benar-benar tidak percaya. Saya melihat rekan-rekan setim, semuanya berteriak, memegang kepala mereka, dan sangat gembira," ungkapnya.

"Saya langsung berlari tanpa berpikir. Lalu saya menyadari baru saja mencetak gol spektakuler di Piala Dunia. Semua orang bermimpi bisa mencetak gol di Piala Dunia, tetapi bisa melakukannya dengan cara seperti itu, di panggung sebesar ini melawan tim sebesar Argentina, sungguh luar biasa. Saya sangat bahagia," tambah pemain kelahiran Rotterdam, Belanda tersebut.

Sang Ibu sampai Pingsan

Cabral juga menceritakan momen emosional yang terjadi seusai gol tersebut. Sebelum pertandingan, ia telah berjanji kepada ibu dan kekasihnya akan menghampiri mereka jika berhasil mencetak gol.

"Ketika sampai di sana, saya melihat ibu saya menangis. Dia bahkan tidak sadar saya sudah berada di dekatnya. Semua orang sedang menolongnya karena dia pingsan saat saya mencetak gol," kata pemain yang telah menyelesaikan kepindahannya dari Benfica ke Trabzonspor itu.

Kebahagiaan Cabral bertambah setelah menerima pesan dari legenda Brasil dan Real Madrid, Marcelo.

Menurut Cabral, Marcelo mengaku memilih golnya sebagai gol terbaik turnamen. Ia pun membalas dengan ucapan terima kasih karena merasa bangga dan terhormat mendapat perhatian dari satu di antara idolanya tersebut.

Messi dan Mbappe Gagal Meraih Penghargaan

Gol Cabral mengungguli gol Eldor Shomurodov dari Uzbekistan dan Wilson Isidor dari Haiti yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga dalam pemungutan suara FIFA.

Sementara itu, Lionel Messi dan Kylian Mbappe yang juga mencetak sejumlah gol indah sepanjang turnamen tidak berhasil memenangi penghargaan tersebut.

Sebelumnya, keduanya juga gagal meraih Bola Emas Piala Dunia 2026, yang akhirnya dimenangi Rodri usai membawa Spanyol mengalahkan Argentina pada partai final 19 Juli.

 

Sumber: Give Me Sport

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer