Piala Dunia 2026: Viral, Perlakuan Aparat AS terhadap Timnas Senegal dan Uzbekistan Tuai Kecaman

Perlakuan aparat keamanan AS terhadap peserta Piala Dunia 2026 disorot, rekamannya viral di media sosial.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Juni 2026, 20:40 WIB
Polisi terlihat di Gedung Bandara saat Tim Jerman tiba di Bandara Smith Reynolds pada 8 Juni 2026 di Winston-Salem, North Carolina. Tim Jerman akan menjadikan Winston-Salem sebagai markas mereka selama Piala Dunia 2026. Alexander Hassenstein/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Perlakuan aparat keamanan Amerika Serikat terhadap sejumlah peserta Piala Dunia 2026 menuai kritik tajam setelah beberapa rekaman yang beredar di media sosial menjadi viral.

Dalam beberapa hari terakhir, muncul sejumlah laporan yang menyoroti pengalaman tidak menyenangkan yang dialami peserta Piala Dunia 2026 saat memasuki wilayah Amerika Serikat.

Advertisement

Timnas Iran, misalnya, dikabarkan hanya diperbolehkan masuk dan keluar dari Amerika Serikat pada hari pertandingan mereka.

Sementara itu, harga minuman saat laga pemanasan Timnas Inggris melawan Selandia Baru disebut sejumlah pendukung sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

Kasus lain menimpa penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, yang dilaporkan ditahan dan diperiksa selama hampir tujuh jam di Bandara O'Hare, Chicago, setelah tiba bersama skuad negaranya.

Pada Senin lalu, FIFA juga mengonfirmasi bahwa wasit asal Somalia, Omar Artan, tidak diizinkan masuk ke Amerika Serikat sehingga batal bertugas di Piala Dunia 2026.


Senegal dan Uzbekistan Jadi Sorotan

Para pemain Senegal berpose untuk foto menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup B zona Afrika antara Senegal dan Mauritania di Stade Abdoulaye Wade, Diamniadio pada 14 Oktober 2025. (Patrick Meinhardt/AFP)

Kini, menurut laporan First Post, aparat keamanan Amerika Serikat dan FIFA kembali mendapat kritik setelah muncul laporan mengenai pemeriksaan ketat terhadap pemain Timnas Senegal dan Uzbekistan setibanya mereka di lokasi markas tim.

Delegasi Timnas Senegal disebut harus menjalani pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan mereka langsung di area landasan Bandara San Antonio.

Rekaman proses pemeriksaan tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu reaksi keras dari sejumlah penggemar sepak bola.

Seorang pengguna X menulis:

"Delegasi Senegal mendapatkan perlakuan seperti ini saat tiba di Amerika Serikat. Pemeriksaan penuh di landasan, sepatu harus dilepas, isi tas dibongkar seperti penjahat. Ini penghinaan dan memalukan."

Komentar lain berbunyi:

"Tidak ada alasan bagi tim-tim ini untuk dipermalukan seperti itu."

Seorang pendukung Senegal juga mengkritik prosedur tersebut.

"Pemeriksaan yang dilakukan Amerika terhadap para pemain kami sudah berlebihan dan menurut saya tidak menghormati mereka."


Diperiksa dengan Anjing Pelacak

Pemain Timnas Uzbekistan merayakan keberhasilan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Pada laga kesembilan putaran ketiga Grup A kualifikasi Piala Dunia 2026, Uzbekistan bermain imbang 0-0 kontra Uni Emirat Arab di Al Nahyan Stadium, Kamis (5/6/2025) malam WIB. (AFP/Fadel SENNA)  

Sementara itu, para pemain Uzbekistan dilaporkan menghadapi pemeriksaan menggunakan anjing pelacak narkotika dan detektor logam saat tiba di New York untuk menjalani laga persahabatan melawan Belanda pada Senin.

Satu di antara akun di X menulis:

"Amerika memperlakukan tim nasional Uzbekistan seperti sekelompok penjahat. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?"

Komentar lain juga bernada serupa.

"Ini bukan cara menyambut dan menghormati tamu. Benar-benar memalukan."


Komentar Fabio Cannavaro

Pelatih Timnas Uzbekistan, Fabio Cannavaro. (AFP/Damir SENCAR)

Pelatih Timnas Uzbekistan, Fabio Cannavaro, ikut memberikan tanggapan setelah timnya menjalani pemeriksaan tersebut.

Mantan kapten Timnas Italia yang mengangkat trofi Piala Dunia 2006 itu mengaku seluruh rombongan harus mengikuti prosedur keamanan yang menurutnya cukup mengundang tanda tanya.

"Mereka mengatakan kepada saya bahwa itu adalah aturan. Namun, pada akhirnya, pemeriksaan itu hanya dilakukan kepada kami," kata Cannavaro kepada wartawan setelah pertandingan.

Cannavaro, yang juga ikut diperiksa oleh petugas keamanan, menyebut situasi tersebut sebagai sesuatu yang "aneh".

"Anda harus menanyakan hal itu kepada mereka," ujarnya.


Jadwal Senegal dan Uzbekistan di Piala Dunia 2026

Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Senegal akan memainkan dua pertandingan pertama Grup I di Amerika Serikat, yakni melawan Prancis pada 16 Juni dan Norwegia pada 22 Juni. Setelah itu mereka menghadapi Irak di Toronto, Kanada.

Sementara Uzbekistan akan memulai kiprahnya dengan menghadapi Kolombia di Mexico City pada 17 Juni.

Mereka kemudian bertemu Portugal pada 23 Juni dan Republik Demokratik Kongo pada 27 Juni dalam laga yang berlangsung di Amerika Serikat.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait