Cedera dan Harus Operasi, Mario Suryo Aji Ceritakan Pesan dari Pembalap MotoGP Maverick Vinales: Dia Care, Humble

Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji baru saja menjalani operasi akibat retak tulang servikal nomor tujuh (C7). Akibat operasi ini, rider Honda Team Asia ini harus absen pada tiga seri terakhir Moto2 2026.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 10 Juni 2026, 06:15 WIB
Mario Suryo Aji (nomor motor 64) pada balapan Moto2 Amerika Serikat 2026. (Honda Team Asia)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji baru saja menjalani operasi akibat retak tulang servikal nomor tujuh (C7). Akibat operasi ini, rider Honda Team Asia ini harus absen pada tiga seri terakhir Moto2 2026

Operasi tersebut menghentikan sepak terjang positif Mario Suryo Aji, di mana ia sempat finis urutan 13 pada balapan Moto2 Brasil di Sirkuit Ayrton Senna. 

Advertisement

Yang menarik pada unggahan Mario Suryo Aji saat operasi, pembalap MotoGP, Maverick Vinales ikut memberikan komentar. Ditanya soal kedekatan dengan pembalap KTM Tech 3 itu, pembalap berusia 22 tahun ini membenarkannya. 

"Iya, dia salah satu pembalap yang menanyai kabar Mario setelah operasi dan dia juga sedikit care ingin mengetahui progres-nya lebih lanjut dan apa yang sebenarnya terjadi," kata Mario Suryo Aji. 

"Dan kita kalau di Spanyol selama latihan bareng juga sering ngobrol karena dia juga mempunyai isu di pundaknya yang sulit buat pulih dan ya, salah satu pembalap MotoGP paling humble menurut Mario," lanjutnya. 

 

 


Penyebab Cedera

Lebih lanjut Mario Suryo Aji menceritakan cedera yang ia dapat akibat mengalami crash pada balapan Moto2 Spanyol di Sirkuit Jerez. 

Namun menariknya, pembalap kelahiran Madiun ini masih sempat mengikuti seri berikutnya di Sirkuit Le Mans dan finis ke-21. 

"Ya, sebenarnya masalahnya sudah ada dari Jerez dan kita baru mengetahuinya setelah Le Mans dan perlu ada tindakan," ungkap Mario Suryo Aji. 

"Seminggu setelah Jerez enggak ada pemeriksaan lebih lanjut jadi setelah Le Mans, selama balapan di Prancis, Mario tidak bisa mengontrol motor dengan baik. Lalu kita memutuskan untuk cek lagi dan baru terdeteksi," lanjutnya. 

 

 

Berita Terkait