Bola.com, Jakarta - Kapten Timnas Korea Selatan, Song Heung-min, bakal merasakan panggung yang emosional di Piala Dunia 2026. Selain menerima julukan baru dari para penggemar di Meksiko, Son kini merasa seperti anak kecil.
Bagi Son Heung-min, penampilannya di Piala Dunia 2026 akan terasa spesial. Timnas Korea Selatan bakal mengawali kiprahnya menghadapi Republik Ceko di Grup A dalam duel di Estadio Akron, Meksiko, Jumat (12/6/2026) pagi WIB.
Son, yang musim lalu bermain untuk Los Angeles FC di Major League Soccer, mulai dipanggil ‘Sonaldo’, sebuah julukan yang menurut sebagian orang merujuk pada legenda Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, dan eks striker Timnas Brasil, Ronaldo.
"Saya sekarang berada di Los Angeles dan ada banyak orang Meksiko di sana. Saya dapat merasakan gairah dan kecintaan mereka pada sepak bola, dan mereka sangat mendukung saya. Saya sangat berterima kasih dan bersyukur,” kata Son dikutip dari Daily Mail.
Meskipun demikian, dukungan yang diharapkan Son dari para penggemar Meksiko tak akan terjadi pada laga kedua Grup A. Sebab, Korea Selatan akan berhadapan dengan tuan rumah Meksiko di Estadio Akron, 18 Juni 2026.
Merasa Seperti Anak Kecil
Bagi Son Heung-min, ini bakal menjadi Piala Dunia keempatnya sejak memperkuat Timnas Korea Selatan pada 2010. Sebelumnya, ia telah merasakan tiga edisi Piala Dunia yang berbeda bersama Taeguk Warriros, yakni pada edisi 2014 di Brasil, edisi 2018 di Rusia, dan 2022 di Qatar.
Meskipun sudah cukup akrab dengan pagelaran akbar ini, Son tetap merasakan hal yang sama. Dia merasa seperti anak kecil yang impiannya terwujud. Bagi dia, bermain di Piala Dunia merupakan cita-citanya sejak masih belia.
"Baik itu Piala Dunia pertama atau keempat, saya merasa seperti anak kecil lagi. Ini panggung impian saya. Saya senang bisa kembali ke lapangan Piala Dunia, ini yang saya impikan sejak kecil,” ujar eks bintang Tottenham Hotspur itu.
Bukan Piala Dunia Terakhir
Menariknya, Son menepis kabar bahwa ini bakal menjadi Piala Dunia terakhirnya. Selain itu, dia juga bakal menjalankan peran baru sebagai pemain senior yang berpengalaman dalam membimbing pemain-pemain muda.
"Saya tidak pernah mengatakan ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya. Bagaimana saya bermain dan tampil adalah hal yang paling penting,” ujar striker kelahiran Gangwon, 8 Juni 1992 tersebut.
"Terkadang saya harus menenangkan mereka, saya harus mengatakan 'tenanglah'. Semoga kita akan mendapatkan hasil yang baik. Itu pantas. Kami sudah siap,” tambahnya.
Torehan Korea Selatan
Taeguk Warriors bakal menjalani penampilan yang ke-12 di Piala Dunia. Ini menjadi jumlah terbanyak di antara negara-negara Asia. Selain itu, Korea Selatan juga punya prestasi yang cukup mentereng di ajang ini.
Pada edisi 2002 lalu, mereka berhasil mencapai semifinal dan mendapatkan peringkat keempat saat menjadi tuan rumah bersama Jepang. Sayangnya, sejak saat itu, mereka belum pernah melaju lebih jauh dari 16 besar.
Sumber: Daily Mail