Usai Gebuk Oman dan Mozambik, Timnas Indonesia Diharapkan Berani Tantang Tim Top asal Afrika

Timnas Indonesia menang 3-0 atas Oman dan 1-0 atas Mozambik dalam FIFA Matchday Juni 2026.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 13 Juni 2026, 13:30 WIB
Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday melawan Mozambik di SUGBK, Jakarta, Selasa (9-6-2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Keberhasilan Timnas Indonesia menundukkan Oman 3-0 dan Mozambik 1-0 pada FIFA Matchday menumbuhkan kebanggaan serta optimisme publik terhadap tim besutan John Herdman.

Di tangan pelatih Inggris itu permainan Rizky Ridho dkk. meningkat sangat pesat. Mereka juga memiliki spirit tinggi yang didukung fisik mumpuni. Padahal skuat Garuda menghadapi dua tim yang memiliki rangking FIFA lebih bagus.

Advertisement

Sebelum laga Internasional lalu, Oman berada di urutan 79, sedangkan Mozambik di posisi 101. Sementara Timnas Indonesia masih menghuni peringkat 122. Berkat dua kemenangan itu harkat Timnas Indonesia meningkat di tataran 118.

Dengan modal yang sudah ada di tangan, pengamat sepak bola asal Malaysia, Raja Isa Raja Akram Syah berharap pada agenda FIFA Matchday berikutnya Timnas Indonesia harus berani menantang negara asal Afrika dengan peringkat lebih tinggi lagi.

"Sebagai pelatih yang pernah berkarir di Indonesia, saya ikut bangga dengan progres Tim Garuda saat ini. Dengan kualitas Timnas Indonesia sekarang, mereka harus berani uji coba dengan negara Afrika yang rangkingnya di atas Mozambik," katanya.


Tim Afrika 100 Besar Ranking FIFA Layak Dijajal

Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggot, saat melawan Mozambik pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (9/6/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Raja Isa pun menyebut negara seperti Tunisia dengan peringkat FIFA ke-46, Afrika Selatan (60), Tanjung Verde (67), dan Ghana (73) sebagai calon lawan yang layak dijajal.

"Negara-negara itu berada di rangking FIFA 100 besar. Sekarang mereka tampil di Piala Dunia. Gengsi dan nilai komersialnya akan sangat tinggi jika melawan mereka," ujar Raja Isa.

"Hasil apa pun nanti pasti berpengaruh besar terhadap performa Timnas Indonesia," lanjutnya.


Banyak Manfaatnya

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, merayakan keberhasilannya menggagalkan penalti Oman dalam laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Raja Isa yakin Timnas Indonesia akan banyak memperoleh manfaat jika menghadapi negara Afrika peserta Piala Dunia 2026 itu.

"Negara Afrika yang sudah punya sejarah di Piala Dunia bisa jadi tolok ukur sampai dimana pencapaian Timnas Indonesia nanti. Kita akan tahu bagaimana para pemain menghadapi tim dengan fisik lawan, taktikal, kecepatan, dan punya pengalaman di Piala Dunia. Lebih bagus lagi kalau melawan Maroko, tim teratas di Afrika yang berkembang sangat pesat," tuturnya.

Pada era Shin Tae-yong, sebenarnya Timnas Indonesia pernah melawan negara Afrika, yakni Libya dan Burundi. Saat itu Tim Garuda dikalahkan Libya 1-2.

Sementara dua kali bentrokan kontra Burundi berakhir dengan skor 3-0 dan 2-2. Kini saatnya Timnas Garuda terbang lebih tinggi lagi untuk menggapai bintang di langit.

Berita Terkait