Gianni Infantino Banjir Kecaman setelah Ejek Italia yang Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Candaan Gianni Infantino soal Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Bikin Geger

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Juni 2026, 11:20 WIB
(Kiri/Kanan) Presiden Argentina, Javier Milei, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadiri pertemuan perdana "Board of Peace" yang diselenggarakan oleh Presiden AS, Donald Trump, di Institute of Peace AS di Washington, DC, pada 19 Februari 2026. (SAUL LOEB/AFP)

Bola.com, Jakarta - Komentar Presiden FIFA, Gianni Infantino, tentang kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 memicu reaksi keras di negaranya sendiri.

Sejumlah politisi Italia menilai pernyataan tersebut merendahkan timnas dan tidak pantas disampaikan oleh orang nomor satu di FIFA.

Advertisement

Infantino menuai kritik setelah melontarkan candaan mengenai peluang Italia tampil di Piala Dunia berikutnya. Ia bahkan menyebut FIFA bisa saja memperluas jumlah peserta hingga 208 negara agar Gli Azzurri dipastikan lolos.

Ucapan itu muncul di tengah luka yang masih terasa bagi sepak bola Italia.

Timnas Italia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada partai final play-off akhir Maret lalu.

Kekalahan tersebut membuat Italia absen dari putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun

Dampaknya langsung terasa di tubuh federasi. Pelatih kepala, Gennaro Gattuso, kepala delegasi, Gianluigi Buffon, dan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, sama-sama meninggalkan jabatan mereka.

Hingga kini, pengganti ketiganya masih belum ditentukan.


Tabur Garam di atas Luka

Berdiri di samping Trofi Piala Dunia, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pidato pada pertemuan musim dingin Konferensi Walikota AS pada 29 Januari 2026 di Washington, DC. Infantino mempromosikan Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyoroti potensi manfaatnya bagi kota dan komunitas tuan rumah. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Bagi para pendukung Italia, kegagalan tersebut sudah cukup menyakitkan. Itulah mengapa, banyak yang menilai Infantino justru memperparah situasi dengan menjadikan kondisi Italia sebagai bahan candaan.

Dalam wawancara bersama CazeTV yang dikutip Corriere dello Sport, Infantino awalnya berbicara mengenai kemungkinan penambahan jumlah peserta Piala Dunia.

"Kami sudah mengevaluasi kemungkinan memperluas turnamen menjadi 64 tim agar lebih banyak negara di dunia bisa terlibat," ujarnya.

"Masalah itu sudah diajukan kepada Dewan FIFA. Namun, untuk saat ini, mari kita nikmati edisi pertama dengan 48 tim. Mungkin Italia bisa lolos jika pesertanya 64 tim, atau kami bahkan bisa meningkatkannya menjadi 208 tim untuk memastikan mereka ikut," kata Infantino sambil bercanda.


Kecam Infantino

Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)

Pernyataan tersebut tidak diterima dengan baik di Italia.

Anggota parlemen Italia dari Movimento 5 Stelle, Gaetano Amato, menjadi satu di antara tokoh yang secara terbuka mengecam ucapan Infantino.

"Apakah Gianni Infantino mengira dirinya lucu saat bercanda mengenai kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia?" kata Amato.

"Kita harus ingat bahwa ia tidak sedang berbicara sebagai suporter di sebuah bar, melainkan sebagai Presiden FIFA. Jabatan yang juga ia peroleh berkat dukungan federasi Italia dan seharusnya menuntut keseimbangan serta rasa hormat," cetusnya.


Tak Butuh Sindiran

Pemain Timnas Italia tertunduk lesu setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti pada laga final playoff Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia karena kekalahan ini. (AP Photo/Armin Durgut)

Amato menegaskan masyarakat Italia tidak membutuhkan sindiran dari pihak luar untuk menyadari keterpurukan yang sedang dialami timnas mereka.

"Tidak ada yang lebih malu daripada kami melihat kemunduran tim nasional dan bencana yang sedang dialami sepak bola Italia saat ini. Kami tidak memerlukan lelucon murahan darinya untuk menyadari hal tersebut," ucap Amato.

Politikus tersebut juga menilai komentar Infantino telah melewati batas.

"Mengejek Italia adalah tindakan yang merendahkan, terutama jika dilakukan oleh seseorang yang seharusnya mewakili sepak bola dunia, termasuk Italia."

"Rasa malu terkait kondisi Gli Azzurri adalah persoalan yang serius. Komentar Presiden FIFA bahkan lebih serius lagi. Abodi, tolong suarakan sikap Anda," tegas Amato.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait