Dandri Dauri Punya Cara Unik Berselebrasi dan Ingatkan Borneo FC Milik Masyarakat Kalimantan

Dandri Dauri memang sosok yang membumbi. Tak hanya dekat dengan seluruh pemain, tapi juga fans setia Borneo FC. Itu merupakan buah dari prinsip kekeluargaan yang ia pupuk selama ini.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 14 Juni 2026, 14:45 WIB
Borneo FC - Ilustrasi Logo Borneo FC 2024 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, punya cara unik setiap kali pemainnya berhasil mencetak gol. Jika si pemain melakukan selebrasi dengan caranya sendiri di dalam lapangan, maka Dandri Dauri berselebrasi dengan cara memeluk suporter.

Dandri Dauri memang sosok yang membumbi. Tak hanya dekat dengan seluruh pemain, tapi juga fans setia Borneo FC. Itu merupakan buah dari prinsip kekeluargaan yang ia pupuk selama ini.

Advertisement

Sukses Borneo FC menjadi penantang gelar juara BRI Super League dalam beberapa musim terakhir tak lepas dari semangat dan kerja keras Dandri Dauri. Itu pulalah yang terus ia suntikkan kepada tim pelatih, pemain, juga suporter.

Di Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda, tak ada yang tak mengenal Dandri Dauri. Kiprahnya selama lebih kurang 24 tahun di sepak bola membuat wajahnya sangat familiar.

Sebelum merapat ke Borneo FC, pengusaha sukses murah senyum yang identik dengan celana pendek serta sepatu berwarna orange setiap kali ke stadion sudah lebih dulu bergabung dengan Persisam Samarinda.

Kini, bersama pelatih Borneo FC yang baru asal Portugal, Mauro Jeronimo, Pesut Etam bertekad memenangkan gelar BRI Super League 2026/2027.


Anggap Penilaian Orang Lain Positif

Terkait sosoknya yang terbilang beda dari yang lain diutarakan Dandri Dauri via kanal YouTube Konspirata Podcast. Termasuk gaya energiknya serta sikapnya yang menggebu-gebu setiap kali Borneo FC berlaga.

Lantas, bagaimana keseharian Dandri Dauri yang kebanyakan orang lain tidak tahu?

"Yang sebenarnya itu begini. Jadi saya berangkat dari pengalaman. Namun, kalau saya bicara untuk menilai diri sendiri, saya pikir tidak pantas. Penilaian teman-teman adalah sebuah hal yang saya anggap positif," kata Dandri Dauri.

"Tempatnya sepak bola ini, semua rasa ada. Itulah dramatisnya sepak bola. Nah, dikaitkan dengan saya, saya bekerja dengan hati. Saya katakan dalam hati, saya tidak mau hanya melibatkan kami saja yang di tim, tapi bagaimana atmosfer itu bisa hadir di penonton juga."

Sadar kalau suporter atau penonton adalah bagian dari keluarga besar Borneo FC, maka setiap kali ada pemain yang mencetak gol Dandri Dauri langsung meluapkan kegembiraan bareng mereka.

"Makanya, ketika kita selebrasi gol, teman-teman dengan caranya sendiri, saya merangkul penonton untuk ikut menikmati. Itu kalau kita main kandang di Stadion Segiri. Tapi, kalau kita misalnya main di luar kandang saya pastikan tidak ada satu momen pun saya tidak live di sosmed saya. Itu saya pasti melibatkan. Artinya kegembiraan bahkan kesedihan pun saya libatkan," tukas Dandri Dauri.


Borneo FC Milik Semua Orang

Dandri Dauri paham betul kehadiran suporter atau penonton di Stadion Segiri tidak hanya sekadar menyaksikan tim kesayangan berlaga, tapi harus lebih dari itu.

"Jadi, teman-teman yang hadir di Stadion Segiri itu, tidak lagi berpikir bagaimana dia mendapatkan tiketnya dengan cara membeli, tapi apa kelebihan daripada menonton Borneo. Ada magnet yang bisa dia rasakan langsung sehingga euforia dan semangat itu semua tertular," papar Dandri Dauri.

Dengan cara demikian, Dandri Dauri terus ingin mengingatkan bahwa Borneo FC bukan hanya milik seseorang atau segelintir pihak.

"Makanya saya katakan, Borneo itu bukan hanya milik seorang Bung Nabil Husein, tetapi sudah menjadi milik warga Samarinda."

"Bahkan saya katakan hari ini Borneo itu milik seluruh warga yang ada di Kalimantan, bukan hanya di Kalimantan Timur. Kenapa? Karena satu-satunya tim yang hari ini masih bisa berdiri di Liga 1 yaitu Borneo FC," tutup Dandri Dauri.

Berita Terkait