Bola.com, Jakarta - Marcus Rashford berpeluang mendapatkan kesempatan kedua di Manchester United. Situasi itu muncul setelah pelatih Setan Merah, Michael Carrick, disebut mulai melunak terhadap kemungkinan memulangkan sang penyerang ke dalam skuad utama.
Menurut laporan yang beredar di Inggris, Carrick secara rutin menjalin komunikasi dengan Rashford.
Pelatih berusia 44 tahun itu juga telah meminta pandangan sejumlah pemain senior yang masuk kelompok kepemimpinan tim mengenai kemungkinan mengintegrasikan kembali pemain berusia 28 tahun tersebut.
Respons yang diterima Carrick dikabarkan positif.
Rashford merupakan produk akademi MU. Namun, pertandingan terakhirnya bersama klub terjadi saat menghadapi Nottingham Forest pada Desember 2024.
Meski sudah lama tidak mengenakan seragam Setan Merah, status Rashford masih pemain MU. Kontraknya di Old Trafford baru akan berakhir pada Juni 2028.
Gagal Bertahan di Barcelona
Karier Rashford di MU mulai meredup ketika Ruben Amorim masih menjabat sebagai pelatih kepala. Ia kemudian menjalani masa peminjaman di Aston Villa sebelum melanjutkan petualangannya bersama Barcelona.
Setelah membantu Barcelona merebut kembali gelar La Liga bulan lalu, peluang Rashford bertahan secara permanen di Camp Nou sempat terlihat terbuka.
Namun, situasi berubah ketika Barcelona menggelontorkan dana 70 juta paun untuk mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United.
Kehadiran Gordon membuat posisi Rashford tak lagi menjadi prioritas. Barcelona pun disebut memilih tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 30 juta paun.
Keputusan itu membuka peluang bagi Rashford untuk kembali ke MU, klub yang telah ia bela selama sembilan musim di Premier League dengan catatan 87 gol dari 287 penampilan.
MU Bisa Memanfaatkannya Lagi
Mantan gelandang MU, Nicky Butt, menilai peluang Rashford kembali memperkuat Setan Merah masih sangat mungkin terjadi.
"Orang boleh saja bilang kisah Marcus Rashford di Manchester United sudah selesai. Namun, faktanya dia masih terikat kontrak dan menerima gaji besar," kata Butt.
"Dia tidak akan begitu saja meninggalkan itu, dan sejauh ini tidak terlihat ada klub yang siap membayar nilai yang diinginkan Manchester United."
"Butuh atau tidak, dia bisa saja kembali ke Manchester United setidaknya untuk pramusim," imbuh Butt.
Butt juga meyakini Carrick bukan tipe pelatih yang langsung menutup pintu bagi pemain yang masih berstatus bagian dari klub.
"Saya mengenal Michael Carrick. Dia akan terbuka terhadap siapa pun yang datang mengikuti latihan dan pramusim," ujarnya.
"Dia bukan orang yang akan menyingkirkan seseorang begitu saja," lanjutnya.
Menurut Butt, situasi bisa berubah jika MU gagal mendatangkan target-target transfer yang diinginkan Carrick pada musim panas ini.
"Kalau Rashford kembali saat pramusim dan Michael tidak mendapatkan semua pemain yang diinginkannya di bursa transfer, siapa yang tahu apa yang akan terjadi?"
"Kalau Anda membayar seseorang dengan gaji sebesar itu, Anda tidak bisa begitu saja tidak memakainya."
Situasi Bisa Berubah
Meski mengakui bertahan di Barcelona akan menjadi opsi yang lebih baik bagi Rashford, Butt menilai MU tetap harus mempertimbangkan sang pemain jika tidak ada tawaran lain yang masuk.
"Mungkin akan lebih baik bagi dia untuk bertahan di Barcelona daripada kembali ke Manchester United," katanya.
"Klub mungkin sudah membuat keputusan, tetapi kalau dia datang ke pramusim sebagai pemain Manchester United yang masih terikat kontrak, Michael akan tetap memberinya respek dan pertimbangan."
"Dia akan memasukkannya ke kelompok pemain. Jika Rashford berlatih dengan baik, menunjukkan hasrat besar, dan ingin membuktikan sesuatu, situasinya bisa berubah."
"Hal terpenting adalah jika tidak ada kesepakatan dengan klub lain, maka Anda masih memilikinya. Sesederhana itu. Jadi, Anda juga bisa memanfaatkannya," kata Butt lagi.
Sumber: The Sun