Inggris Awali Kiprah di Piala Dunia 2026 dengan Menggilas Kroasia

Timnas Inggris membuka kiprah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah menaklukkan Kroasia 4-2

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 18 Juni 2026, 06:02 WIB
Penyerang Inggris, Marcus Rashford, merayakan gol keempat yang dicetak timnya dalam pertandingan Grup L Piala Dunia FIFA 2026 antara Inggris melawan Kroasia di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada 17 Juni 2026. (MICHAEL STEELE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Bola.com, Texas - Timnas Inggris membuka kiprah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah menaklukkan Kroasia 4-2 pada laga perdana Grup L di Dallas Stadium, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.

The Three Lions sempat mendapat perlawanan sengit dari Kroasia yang dua kali mampu menyamakan kedudukan di babak pertama. Namun, penampilan luar biasa Inggris setelah jeda pertandingan memastikan mereka mengamankan tiga poin penting sekaligus mengirim pesan kepada para pesaing di grup.

Advertisement

Harry Kane membawa Inggris unggul lebih dulu pada menit ke-12 melalui titik putih. Penalti sempat gagal setelah ditepis Dominik Livakovic, tetapi wasit memerintahkan tendangan diulang karena sang kiper bergerak meninggalkan garis gawang dan Josko Gvardiol melakukan pelanggaran masuk ke kotak penalti lebih awal. Pada kesempatan kedua, Kane sukses menaklukkan Livakovic.

Keunggulan Inggris tidak bertahan lama. Martin Baturina menyamakan skor pada menit ke-36 lewat tembakan keras yang gagal diantisipasi Jordan Pickford.


Babak Kedua

Penyerang Inggris, Harry Kane, memberikan tepuk tangan kepada para suporter setelah kemenangan 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada 17 Juni 2026. (MICHAEL STEELE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Menjelang turun minum, Kane kembali membawa Inggris memimpin. Kali ini kapten Inggris itu mencetak gol lewat sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok Declan Rice pada menit ke-42.

Namun Kroasia kembali menunjukkan daya juangnya. Di masa injury time babak pertama, Ivan Perisic mengirim umpan brilian yang diselesaikan Petar Musa dengan tendangan voli untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Situasi berubah drastis setelah turun minum. Pelatih Thomas Tuchel berhasil membangkitkan semangat para pemainnya dan Inggris tampil jauh lebih agresif.

Hasilnya langsung terlihat saat babak kedua baru berjalan dua menit. Jude Bellingham menerima umpan Elliot Anderson, menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan mendatar yang membentur tiang dan masuk ke gawang Kroasia. Gol tersebut mengembalikan keunggulan Inggris menjadi 3-2.

 


Gol Penutup

Setelah unggul, Inggris terus menekan. Dominik Livakovic dipaksa bekerja keras dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Kane, Anthony Gordon, hingga Nico O'Reilly.

Gol penutup akhirnya tercipta pada menit ke-85. Marcus Rashford, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, menerima umpan Bukayo Saka sebelum mengecoh Josip Stanisic dan melepaskan tendangan melengkung ke pojok bawah gawang Kroasia.

Skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membawa Inggris memuncaki klasemen sementara Grup L sekaligus memberikan modal berharga sebelum menghadapi Ghana pada pertandingan berikutnya. Sementara itu, Kroasia harus segera bangkit saat menghadapi Panama jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.

 


Bermain Impresif

Gelandang Inggris, Jude Bellingham, mendapat kawalan ketat dari penyerang Kroasia, Petar Musa, dalam pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Kroasia di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada 17 Juni 2026. (MICHAEL STEELE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Selain Harry Kane yang mencetak dua gol, Jude Bellingham menjadi salah satu bintang lapangan berkat performa impresifnya di lini tengah. Gelandang berusia 22 tahun itu tampil dominan dalam mengatur permainan dan mencetak gol penting yang mengubah jalannya pertandingan.

Hasil ini juga memperpanjang awal positif Thomas Tuchel bersama Inggris di turnamen besar, sekaligus menunjukkan bahwa The Three Lions menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar Piala Dunia 2026.   

Berita Terkait