Bola.com, Seattle - Timnas Amerika Serikat dan Timnas Australia akan saling berhadapan pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di Seattle Stadium, Seattle, Jumat (19/6/2026), mempertemukan dua kesebelasan yang sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan.
Tim berjuluk The Stars and Stripes membuka kiprah dengan hasil meyakinkan. Pasukan Mauricio Pochettino itu menang telak 4-1 atas Timnas Paraguay.
Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, Amerika Serikat sempat menjadi bahan perbincangan. Banyak pihak mempertanyakan kemampuan Christian Pulisic dkk. untuk melangkah jauh di turnamen yang berlangsung di kandang.
Namun, sejumlah hasil uji coba memberikan sinyal positif bagi Amerika Serikat. Tim berjuluk USMNT itu sempat menang 3-2 atas Timnas Senegal dan hanya kalah tipis 1-2 dari Timnas Jerman.
Amerika Serikat langsung bermain agresif saat menghadapi Paraguay. USMNT membuka keunggulan pada menit ketujuh setelah Damian Bobadilla mencetak gol bunuh diri.
Folarin Balogun kemudian menjadi bintang kemenangan Amerika Serikat. Penyerang asal AS Monaco tersebut mencetak gol pada menit ke-31 dan ke-50 sekaligus menjadi pemain kedua dalam sejarah USMNT yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu partai Piala Dunia.
Kiprah Amerika Serikat
Paraguay sempat memperkecil ketertinggalan melalui Mauricio pada menit ke-73. Akan tetapi, Giovanni Reyna memastikan kemenangan 4-1 lewat golnya pada masa injury time, tepatnya menit ke-98.
Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Pochettino untuk menghadapi Australia. Dia itu tentu berharap USMNT mampu menjaga konsistensi performa di penyisihan grup.
Australia juga datang dengan kepercayaan diri tinggi seusai membuat kejutan pada laga pertama. Tim berjuluk Socceroos itu berhasil menundukkan Timnas Turki 2-0 meski tidak banyak diunggulkan.
Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe masing-masing mencetak satu gol untuk Australia. Kemenangan itu terasa spesial karena Socceroos harus menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan.
Turki tercatat menguasai 72 persen penguasaan bola dan melepaskan 30 tembakan. Sementara Australia hanya menghasilkan sembilan percobaan sepanjang laga tersebut.
Kunci Australia
Penampilan disiplin lini pertahanan menjadi kunci keberhasilan Socceroos mengamankan tiga poin. Kiper Australia, Patrick Beach, menunjukkan performa gemilang dengan mencatatkan delapan penyelamatan pada debut kompetitifnya.
Namun, Australia tetap menghadapi tantangan berat. Amerika Serikat tercatat memenangi dua pertemuan terakhir melawan Socceroos, termasuk kemenangan 2-1 pada Oktober 2025.
Pochettino diperkirakan tidak akan banyak mengubah susunan pemain setelah kemenangan atas Paraguay. Satu-satunya perhatian tertuju pada kondisi Pulisic yang sempat mengalami benturan.
Pulisic ditarik keluar saat jeda pertandingan sebelumnya. Namun, Pochettino dan Tyler Adams menyatakan sang pemain berada dalam kondisi siap menghadapi Australia.
Di kubu lawan, Tony Popovic selaku pelatih Australia juga berpeluang mempertahankan komposisi pemain yang sama seperti saat mengalahkan Turki. Beach diprediksi kembali mengawal gawang di belakang trio Alessandro Circati, Harry Souttar, dan Cameron Burgess.
Prakiraan Susunan Pemain
Amerika Serikat (4-2-3-1): Matt Freese; Alex Freeman, Chris Richards, Tim Ream, Antonee Robinson; Tyler Adams, Malik Tillman; Sergino Dest, Weston McKennie, Christian Pulisic; Folarin Balogun
Pelatih: Mauricio Pochettino
Australia (3-4-2-1): Patrick Beach; Alessandro Circati, Harry Souttar, Cameron Burgess; Ryan Italiano, Aiden O'Neill, Paul Okon-Engstler, Jordan Bos; Connor Metcalfe, Nestory Irankunda; Mohamed Toure
Pelatih: Tony Popovic