Bola.com, Jakarta - Pergerakan Manchester City di bursa transfer musim panas berpotensi memicu efek berantai yang melibatkan sejumlah klub besar. Satu di antara dampaknya bisa berujung pada hengkangnya Curtis Jones dari Liverpool menuju Liga Italia.
Man City dan Liverpool sama-sama sedang berupaya memperkuat lini tengah mereka. Namun, The Reds kini harus mencermati perkembangan transfer Elliot Anderson, yang menjadi target utama Man City.
Menurut berbagai laporan, Nottingham Forest telah menolak dua tawaran yang diajukan Man City, termasuk proposal senilai sekitar 120 juta paun.
Meski begitu, The Citizens disebut makin yakin bisa mencapai kesepakatan untuk memboyong gelandang Timnas Inggris tersebut.
Jika Anderson benar-benar hengkang, Nottingham Forest harus segera mencari penggantinya. Gelandang Celtic, Arne Engels, sempat disebut sebagai satu di antara kandidat yang dipertimbangkan untuk mengisi kekosongan tersebut.
Namun, harian Italia, Gazzetta, melaporkan bahwa Nottingham Forest juga menaruh minat kepada gelandang Inter Milan, Davide Frattesi.
Di sinilah potensi efek domino mulai terbentuk.
Buka Jalan untuk Jones
Nottingham Forest sebenarnya sudah pernah dikaitkan dengan Frattesi pada Januari lalu. Akan tetapi, transfer tersebut tidak pernah terwujud dan sang pemain tetap bertahan di Inter Milan.
Sepanjang musim lalu, Frattesi tampil dalam 33 pertandingan di semua kompetisi bersama Inter dan menyumbang tiga assist.
Meski demikian, perannya tidak terlalu besar. Ia hanya tiga kali menjadi starter di Liga Italia dan tiga kali menjadi starter di Liga Champions.
Situasi kontraknya juga menjadi perhatian. Frattesi kini memasuki dua tahun terakhir masa baktinya bersama Inter sehingga klub asal Milan itu disebut bersedia mempertimbangkan penjualannya jika ada tawaran yang sesuai.
Nilai yang diinginkan Inter dikabarkan berada di kisaran 30 juta euro.
Nottingham Forest diyakini tidak akan kesulitan memenuhi angka tersebut apabila mereka berhasil menjual Anderson ke Man City.
Dilema Liverpool
Jika Inter mendapatkan dana 26 juta paun dari penjualan Frattesi, mereka berpeluang memenuhi harga yang diminta Liverpool untuk Curtis Jones.
Menariknya, nilai yang dipatok Liverpool disebut berada pada angka yang sama. Sebelumnya, Inter sempat mengajukan tawaran sebesar 20 juta euro untuk Jones. Namun, proposal tersebut ditolak Liverpool.
Meski demikian, Liverpool juga tidak berada dalam posisi ideal untuk meminta harga terlalu tinggi. Kontrak Jones hanya tersisa satu musim lagi dan akan berakhir pada 2027.
Kepergian Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid membuat Jones menjadi satu-satunya pemain senior Liverpool yang merupakan lulusan akademi klub, selain bek Rhys Williams yang juga akan hengkang.
Kondisi tersebut membuat banyak pendukung Liverpool memiliki ikatan emosional yang kuat dengan pemain asal Merseyside itu.
Jones telah membuktikan kontribusinya di bawah arahan Jurgen Klopp maupun Arne Slot.
Nilai Tambah
Selama membela Liverpool, Jones mencatatkan keterlibatan dalam 47 gol melalui kombinasi gol dan assist dari total 228 penampilan.
Kemampuannya bermain di berbagai posisi juga menjadi nilai tambah. Pada pekan-pekan terakhir musim lalu, Jones bahkan sempat dimainkan sebagai bek kanan.
Namun, sepanjang kariernya di tim utama Liverpool, pemain berusia 25 tahun itu belum pernah benar-benar mengunci posisi inti secara konsisten.
Di sisi lain, belum ada tanda-tanda pembicaraan mengenai kontrak baru.
Itulah mengapa, Liverpool dinilai memiliki alasan kuat untuk mempertimbangkan penjualan Jones pada musim panas ini demi mendapatkan keuntungan dari transfernya, ketimbang berisiko kehilangan sang pemain secara gratis pada 2027.
Apabila Jones benar-benar meninggalkan Anfield, Liverpool disebut dapat mengalihkan perhatian kepada seorang gelandang senilai 17 juta paun, yang sebelumnya juga pernah masuk radar Jurgen Klopp.
Sumber: Sportsmole
Jangan Lewatkan Laporan Eksklusif dari AS