Piala Dunia 2026: Brasil Kehilangan Raphinha, Neymar Berpeluang Turun Melawan Skotlandia

Brasil kehilangan Raphinha, akan tetapi Neymar siap kembali beraksi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Juni 2026, 10:30 WIB
Penyerang Timnas Brasil bernomor punggung 10, Neymar (kiri), mengikuti sesi latihan menjelang pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 melawan Haiti di Morris Township pada 17 Juni 2026. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Brasil harus menerima kabar kurang menyenangkan setelah penyerang Barcelona, Raphinha, mengalami cedera.

Namun, di balik situasi tersebut, Selecao berpotensi mendapatkan suntikan tenaga dengan kembalinya Neymar, yang kini sudah pulih dan kembali berlatih bersama tim.

Advertisement

Gelandang Brasil, Lucas Paqueta, mengakui seluruh skuad merasa sedih dengan absennya Raphinha. Meski begitu, mereka menyambut dengan antusias kemungkinan Neymar kembali tampil.

Neymar belum dimainkan dalam dua pertandingan pertama fase grup, masing-masing melawan Maroko dan Haiti.


Peluang Comeback

Penyerang Timnas Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar. (Bola.com/Dok.AFP/Jewel SAMAD).

Namun, setelah Raphinha dipastikan menepi akibat cedera otot paha belakang, penyerang Santos berusia 34 tahun itu berpeluang mencatat penampilan pertamanya bersama Brasil sejak Oktober 2023 saat menghadapi Skotlandia.

"Kami semua sangat senang melihatnya berlatih dan kembali berada di lapangan bersama kami," ujar Paqueta.

"Neymar adalah pemain yang sangat penting bagi tim nasional Brasil. Dia memiliki sejarah luar biasa dengan seragam ini dan masih bisa banyak membantu kami."

"Kami berharap dia bisa segera tersedia dan memberikan kontribusi untuk tim," lanjut mantan gelandang West Ham United itu.


Perawatan Intensif

Raphinha harus menyelesaikan pertandingan Brasil melawan Haiti lebih cepat karena cedera. (Dok. FIFA)

Sepanjang musim bersama Barcelona, Raphinha beberapa kali terganggu masalah pada otot paha belakang kanan.

Sejak awal musim, ia telah absen dalam total 24 pertandingan bersama klub maupun timnas akibat berbagai masalah kebugaran.

Raphinha selalu menjadi starter dalam dua laga Brasil di turnamen ini. Namun, saat menghadapi Haiti, ia harus ditarik keluar pada penghujung babak pertama dan posisinya digantikan penyerang muda Bournemouth, Rayan.

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyatakan Raphinha akan menjalani perawatan intensif dengan target bisa kembali bermain apabila Brasil berhasil melaju ke babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli.


Beri Dukungan

Pemain depan Brasil #10, Raphinha, merayakan gol bersama rekan setimnya #07, Vinicius Jr (kanan), dan pemain bertahan #14, Gabriel Magalhaes (belakang), selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Selatan antara Venezuela dan Brasil di Stadion Monumental di Maturin, Negara Bagian Monagas, Venezuela, pada tanggal 14 November 2024. (Federico Parra/AFP)

Paqueta menegaskan seluruh pemain memberikan dukungan penuh kepada rekan setimnya tersebut.

"Kami semua sedih, terutama Rafa, karena kemunduran kecil akibat cedera ini. Namun, dia bisa mengandalkan dukungan kami semua," kata gelandang Flamengo itu.

"Kami semua tahu karakteristik dan kualitas yang dia miliki, kecepatannya, kemampuannya menciptakan ruang, serta penyelesaian akhirnya. Jadi saya rasa kami kehilangan pemain yang sangat penting," tambahnya.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait