Marc Marquez Bangkit dalam Perburuan Gelar MotoGP 2026, Aprilia Sudah Khawatir Sejak Awal Musim

Marc Marquez kembali mengancam di MotoGP 2026, Aprilia mengaku sudah khawatir sejak wwal musim.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Juni 2026, 21:15 WIB
Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo merayakan kemenangannya dalam kompetisi Sprint di Sirkuit Balaton Park di Balatonfokajar, Hungaria, pada 6 Juni 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Hungaria. (FERENC ISZA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez kembali menunjukkan dirinya sebagai penantang serius dalam perebutan gelar MotoGP 2026 sekaligus mempertahankan status juara bertahannya setelah meraih kemenangan ketiga dalam empat balapan terakhir pada seri Brno, Minggu (21-6-2026).

Pembalap pabrikan Ducati itu sempat tertinggal 102 poin dari Marco Bezzecchi setelah MotoGP Italia di Mugello, yang menjadi ajang comeback-nya usai menjalani operasi bahu.

Advertisement

Namun, Marquez kemudian mencatat hasil sempurna dengan menyapu bersih kemenangan pada dua balapan di Balaton Park. Setelah finis ketiga pada Sprint Race Brno, pembalap asal Spanyol itu kembali naik ke podium tertinggi dalam balapan utama MotoGP Ceko.

Di sisi lain, Bezzecchi mengalami periode sulit sejak kemenangan emosionalnya di kandang sendiri di Italia. Dalam rentang tersebut, pembalap Aprilia itu hanya mengumpulkan tujuh poin dari kemungkinan maksimal 74 poin.

Rangkaian hasil buruk itu termasuk insiden ketika ia tersenggol rekan setimnya, Jorge Martin, pada awal MotoGP Hungaria.

Pemuncak klasemen sementara itu juga terjatuh dalam Sprint Race dan kemudian dilarang tampil pada MotoGP Republik Ceko setelah memukul seorang marshal seusai crash.

Situasi tersebut membuat Marquez naik ke posisi keempat klasemen. Ia kini berjarak 40 poin dari Bezzecchi dengan 13 seri tersisa musim ini.


Benahi Performa

Direktur Olahraga Aprilia Massimo Rivola (kanan). (Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Ketika ditanya mengenai ancaman Marquez dalam perebutan gelar, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menegaskan pihaknya lebih memilih fokus kepada performa tim sendiri.

"Pertama-tama, saya pikir kami harus melihat diri kami sendiri," kata Rivola.

"Saya rasa kami sudah mengkhawatirkan Marc Marquez sejak balapan pertama. Marc adalah ancaman, dan Ducati melakukan pekerjaan yang luar biasa. Selamat untuk mereka," imbuhnya.

Menurut Rivola, Aprilia perlu membenahi performa dalam beberapa akhir pekan terakhir agar kembali kompetitif.

"Saya pikir kami harus memperbaiki beberapa akhir pekan terakhir kami, lalu kami bisa kembali kompetitif seperti yang ditunjukkan Ogura akhir pekan ini," ujarnya.


Tentang Ogura

Ai Ogura (depan) dari Tim Trackhouse Racing MotoGP berkompetisi selama balapan Sprint Grand Prix MotoGP Ceko di Brno, Republik Ceko, pada 20 Juni 2026. (Michal Cizek/AFP)

Sementara itu, Jorge Martin berhasil memangkas selisih poin dengan Bezzecchi menjadi delapan angka pada Minggu.

Namun, ia tidak mampu memanfaatkan sepenuhnya absennya rekan setimnya tersebut setelah harus menjalani dua hukuman long-lap penalty akibat insiden di Balaton. Martin akhirnya finis di posisi kesembilan.

Pada MotoGP Ceko, pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, menjadi andalan Aprilia. Ia meraih pole position pertamanya di MotoGP dan finis kedua dalam Sprint Race maupun balapan utama. Pada balapan grand prix, Ogura hanya terpaut 0,4 detik dari Marquez saat melintasi garis finis.

"Saya sangat senang untuk Ai Ogura. Saya pikir dia pantas berada di posisi itu," kata Rivola.

"Saya sangat senang melihatnya meraih pole position. Saya berharap dia bisa menang. Saya rasa dia pantas mendapatkannya, tetapi Marc tetaplah Marc," katanya lagi.


Persaingan Baris Depan

Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing berkompetisi selama kualifikasi Grand Prix MotoGP Ceko di Brno, Republik Ceko, pada 20 Juni 2026. (Michal Cizek/AFP)

Rivola menilai Aprilia memiliki sejumlah pembalap yang mampu bersaing di barisan depan.

"Saya pikir akan ada lebih banyak balapan menantang bersama Ai, mungkin juga dengan Jorge dan Marco secara bersamaan. Jadi, bagus memiliki banyak Aprilia."

Ia juga menyinggung Raul Fernandez yang mengalami masalah usus buntu. Karena itulah Lorenzo Savadori disiapkan sebagai pengganti karena sempat diperkirakan Fernandez tidak dapat tampil.

"Sekali lagi, paket motor kami kuat dan para pembalap juga kuat. Mungkin terkadang terlalu emosional, tetapi tugas kami untuk mengelolanya, dan saya juga mengambil tanggung jawab atas hal itu," ujar Rivola.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait