Rahasia Arsenal Diyakini Bisa Mengantar Inggris Berjaya di Piala Dunia 2026

Declan Rice berharap Inggris bisa meniru resep sukses Arsenal untuk menjuarai Piala Dunia 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 23 Juni 2026, 10:30 WIB
Selebrasi Declan Rice usai mencetak gol bagi Timnas Inggris ke gawang Timnas Kosta Rika di laga uji coba di Inter&Co Stadium di Florida, Kamis (11/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/John John Raoux)

Bola.com, Jakarta - Gelandang Timnas Inggris, Declan Rice, merasa yakin The Three Lions mampu mengakhiri puasa gelar di Piala Dunia jika berhasil meniru kunci keberhasilan Arsenal menjuarai Premier League 2025/2026.

Menurut Declan Rice, ada beberapa pelajaran berharga yang dapat ditiru Timnas Inggris dari Arsenal, yang sukses mengakhiri penantian panjang mereka setelah absen naik ke podium juara Liga Inggris selama 22 tahun.

Advertisement

Sementara itu, Tim Tiga Singa mengukir puasa gelar yang jauh lebih lama. Mereka terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada edisi 1966. Artinya, Inggris sudah 60 tahun tak juara setelah hampir mengangkat trofi dalam beberapa turnamen besar, baru-baru ini.

"Saya pikir ini hanya tentang bagaimana agar tidak terganggu dan bisa fokus pada pekerjaan. Menurut saya, itulah yang kami lakukan di Arsenal tahun ini. Merasa lapar untuk menang lebih banyak, itu sudah pasti," ujar Declan Rice.

Bintang Arsenal itu mengatakan, dia melihat semangat dan motivasi yang sama dalam internal tim Inggris untuk bisa melakukan gebrakan yang sama seperti The Gunners pada Piala Dunia 2026 kali ini.


Setelah Hampir Juara

Selebrasi bek Timnas Spanyol, Dani Carvajal (tengah) bersama Dani Olmo merayakan kemenangan 2-1 atas Timnas Inggris usai berakhirnya laga final Euro 2024 di Olympiastadion, Berlin, Jerman, Minggu (14/7/2024). (AP Photo/Frank Augstein)

Sebelum Piala Dunia 2026 ini, Inggris sebetulnya sudah sempat dua kali masuk ke final turnamen besar, yakni pada Euro edisi 2020 dan 2024. Sayangnya, dalam dua kejuaraan itu, The Three Lions harus puas berakhir sebagai runner-up.

Rice mengakui, rekan-rekannya kini mulai bisa menjaga fokus agar tidak terganggu dengan faktor-faktor eksternal. Anak asuh Thomas Tuchel ini akan terus berusaha agar konsentrasi tak terganggu demi mencapai tujuan di Piala Dunia 2026.

"Kami sempat beberapa kali hampir juara dalam beberapa tahun terakhir dengan finis di posisi kedua. Tetapi, tahun ini, saya melihat perbedaan dalam hal menutup kebisingan dari luar," kata Rice.

"Hal itu terutama menjaga tetap fokus pada apa yang kami tahu kami bisa kuasai, dan bekerja sangat keras secara internal untuk mencapai apa yang telah kami lakukan," tambah pemain berusia 27 tahun itu.

"Dan, kami telah berhasil melakukannya. Di sini, bersama tim, saya merasa seperti kami telah mengalami dua kekalahan di final Euro. Kami memiliki api dalam diri kami karena tahu kami ingin melangkah selangkah lebih maju, dan kami percaya kami bisa melakukannya," tuturnya.


Faktor Thomas Tuchel

Meskipun begitu, strategi pelatih asal Jerman tersebut akan membuka lebih banyak opsi pemain sekaligus menjaga kondisi fisik para bintang utamanya. (AFP/Paul Ellis)

Gelandang yang telah mengoleksi tujuh gol dari 74 penampilannya bersama Timnas Inggris itu juga menyinggung soal sosok Thomas Tuchel yang diyakini bisa menjadi satu di antara faktor penting di balik kesuksesan timnya.

"Saya selalu tahu dan melihat seperti apa dia sebagai seorang manajer, tetapi saya merasa dia berkembang pesat di lingkungan ini. Saya rasa dia tahu itu. Dia tahu dia adalah salah satu yang terbaik. Kami tahu dia adalah salah satu yang terbaik," kata Rice.

Menurut Rice, dengan materi pemain yang dimiliki Timnas Inggris saat ini, ditambah kemampuan Tuchel dalam mengelola seluruh kekuatan, The Three Lions punya bekal yang positif untuk meraih prestasi terbaik di Piala Dunia 2026.

"Dan dengan skuad yang kami miliki, kami bisa mencapai hal-hal besar bersamanya. Tugas kami sekarang adalah untuk mewujudkannya di lapangan. Yang pasti, sebagai manajer yang mengelola pemain maupun manajer dalam pertandingan, dia luar biasa," ucapnya.


Kekompakan Internal

Pelatih kepala Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada para pemainnya saat pertandingan Grup L Piala Dunia antara Inggris dan Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Jessica Tobias)

Selain kemampuan dalam memberi instruksi di ruang ganti, Tuchel dianggap Rice mampu membuat para pemain Inggris membangun kedekatan personal yang menyenangkan saat berada di luar lapangan.

"Hal-hal yang telah kami latih, dia tidak menyukai apa yang dia lihat di babak pertama itu, dan dia mengatakan apa yang dia rasakan. Hal itu memberi Anda perspektif yang sama sekali berbeda tentang sebuah pertandingan sepak bola," ujarnya.

"Itu adalah sesuatu yang biasanya tidak akan Anda dengar dari seorang manajer saat turun minum, dan saya pikir itu adalah apa yang perlu kami semua dengar. Anda mendengarkannya dan berpikir, 'Wow. Dia benar-benar tepat sasaran.'"

"Kami bisa bersamanya setiap hari. Dia mengadakan pertemuan yang menyenangkan dan luar biasa lagi pagi ini, di mana dia menyampaikan beberapa hal yang sangat bagus. Jadi, sekarang semua terus bergantung pada kami," kata Rice lagi.

 

Sumber: Mirror


Berita Terkait