Harry Maguire Bongkar Alasan Ruben Amorim Hampir Blunder Jual Kobbie Mainoo

Bek Manchester United (MU), Harry Maguire, mengungkan cerita tentang blunder yang nyaris dilakukan mantan pelatihnya, Ruben Amorim.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 24 Juni 2026, 10:30 WIB
Manchester United keok 0-2 dari West Ham United pada laga pekan ke-36 Premier League musim ini di Old Trafford, Minggu (11/5/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Bola.com, Jakarta - Bek Manchester United (MU), Harry Maguire, mengungkan cerita tentang blunder yang nyaris dilakukan mantan pelatihnya, Ruben Amorim

Menurut Maguire, Amorim hampir membuat keputusan transfer yang bisa menjadi kesalahan besar dan berdampak serius bagi masa depan Setan Merah. Momen yang dimaksudnya adalah saat Amorim hampir saja mendepak gelandang muda potensial MU, Kobbie Mainoo.  di Old Trafford.

Advertisement

Pelatih asal Portugal itu ditunjuk pada November 2024 menggantikan Erik ten Hag. Kedatangannya sempat disambut dengan antusiasme tinggi.

Namun, Amorim kesulitan memberikan dampak instan karena berusaha menerapkan sistem andalannya, 3-4-2-1, yang menuai banyak perdebatan. Seiring berjalannya waktu, banyak pihak mendesaknya untuk menyesuaikan taktik dengan karakter pemain yang dimiliki United.

Amorim tetap teguh pada prinsipnya. Hasilnya, Setan Merah hanya finis di peringkat ke-15 Premier League 2024/2025 dan juga kalah dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa.

MU menunjukkan sedikit peningkatan pada awal musim 2025/2026, tetapi kekalahan 1-3 dari Brentford pada September menjadi bukti bahwa masalah tim belum benar-benar terselesaikan. Menjelang bursa transfer Januari, Amorim disebut semakin frustrasi karena klub enggan mengeluarkan dana untuk mendatangkan pemain baru.

Puncaknya terjadi setelah hasil imbang melawan Leeds United. Dalam pernyataannya sebelum dan sesudah pertandingan, Amorim secara terbuka menyindir petinggi klub. Belakangan terungkap bahwa hubungannya dengan direktur sepak bola Jason Wilcox sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Tak lama kemudian, United memutuskan untuk memecatnya dan menunjuk Michael Carrick sebagai pengganti.

 


Alasan Amorim Meminggirkan Kobbie Mainoo

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo (depan kiri), mengontrol bola selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Salah satu keputusan Amorim yang paling banyak dipertanyakan selama menangani Manchester United adalah cara ia memperlakukan Kobbie Mainoo. Gelandang muda jebolan akademi itu kerap tersisih dari tim utama, bahkan Amorim lebih sering memilih Manuel Ugarte.

Ketika Carrick datang, salah satu langkah pertamanya adalah mengembalikan Mainoo ke skuad utama. Pemain muda itu kemudian menjadi sosok penting dalam kebangkitan United sepanjang paruh kedua musim. Penampilan gemilangnya bahkan mengantarkannya masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Dalam wawancara di podcast The Rest is Football yang tayang di Netflix, Maguire mencoba menjelaskan alasan mengapa Amorim tidak terlalu mempercayai Mainoo.

Ketika ditanya apakah dirinya juga heran dengan keputusan tersebut, Maguire menjawab. 

"Saya rasa semuanya berawal dari sistem permainan yang kami gunakan. Kami bermain dengan dua gelandang di tengah dan dia ingin Bruno Fernandes menjadi salah satu dari dua pemain itu," ujar Maguire, seperti dikutip dari The People, Selasa (23/6/2026). 

"Menurut saya, dia menginginkan seorang gelandang bertahan murni untuk bermain di samping Bruno. Saat itu Kobbie masih muda, kurang berpengalaman, dan belum sepenuhnya memahami peran tersebut."

 


Kritik Amorim

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyeka wajahnya dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (04/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/John Walton)

Maguire kemudian membuat pernyataan yang cukup mengejutkan. "Jika Ruben masih menjadi manajer sekarang, kemungkinan besar Kobbie sudah dijual dan sedang mencari klub baru," tuturnya.

Bek berusia 33 tahun itu menegaskan melepas Mainoo akan menjadi keputusan yang sangat keliru.

"Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Dia anak Manchester, berkembang dari akademi klub, dan kami membutuhkan pemain seperti itu untuk membawa Manchester United melangkah maju dalam 10 tahun ke depan," kata Maguire, yang tak dipanggil ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. 

"Saya berharap dia tetap berada di klub selama 10 tahun ke depan karena dia memiliki kemampuan untuk melakukannya."

Sementara itu, Amorim kini telah memulai petualangan baru di Italia setelah ditunjuk sebagai pelatih baru AC Milan menyusul pemecatan Massimiliano Allegri.

Sumber: The People

Berita Terkait