Jelang Fase Gugur Piala Dunia 2026, FIFA Mau Ubah Aturan Adu Penalti

FIFA menyiapkan aturan baru adu penalti, bisa berlaku mulai babak gugur di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Juni 2026, 10:15 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Bola.com/Dok.FIFA).

Bola.com, Jakarta - FIFA sedang mengupayakan perubahan pada satu di antara aturan penting dalam adu penalti hanya beberapa hari sebelum fase gugur Piala Dunia 2026 dimulai.

Laga pertama setelah fase grup dijadwalkan berlangsung pada Senin (29-6-2026) dini hari WIB. Karena itu, keputusan final terkait usulan tersebut harus ditetapkan sebelum pertandingan babak gugur dimulai.

Advertisement

Perubahan ini menjadi perhatian karena adu penalti memiliki peran besar pada Piala Dunia, seperti pada edisi 2022.

Saat itu, Argentina mengalahkan Prancis melalui babak tos-tosan di final Qatar. Tim Tango juga sebelumnya menyingkirkan Belanda lewat adu penalti.

Menjelang dimulainya babak 32 besar Piala Dunia 2026, FIFA disebut sedang berupaya mengubah mekanisme yang berlaku dalam adu penalti.

 


Usulan Perubahan

Penyerang Inggris bernomor punggung 09, Harry Kane, menendang dan mencetak gol dari penalti yang diulang selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kroasia di Stadion Dallas di Arlington pada 18 Juni 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Menurut The Times, FIFA telah mengajukan permintaan kepada International Football Association Board (IFAB) untuk mengubah prosedur sebelum adu penalti dimulai.

FIFA ingin menghapus satu dari dua kali lempar koin yang selama ini digunakan.

Saat ini, lempar koin dilakukan untuk menentukan gawang yang dipakai dalam adu penalti dan tim yang mendapat giliran menendang lebih dulu.

Jika usulan tersebut disetujui, hanya akan ada satu lempar koin. Tim yang memenangkannya dapat memilih apakah akan mengambil tendangan pertama atau menentukan gawang yang digunakan.

 


Prosedur Baru

Pemain Argentina, Lionel Messi melakukan selebrasi di depan pemain Belanda saat babak adu penalti pada perempat final Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Lusail, Jumat (09/12/2022) waktu setempat. Laga yang awalnya imbang 2-2 hingga extratime 2x15 menit, dimenangkan oleh Argentina pada babak adu penalti dengan skor 4-3. (AP/Jorge Saenz)

Sebelum adu penalti digelar, dua tim harus terlebih dahulu bermain imbang hingga waktu normal 90 menit berakhir. Jika tidak ada pemenang setelah tambahan waktu 30 menit, pertandingan akan ditentukan melalui adu penalti.

Berdasarkan usulan FIFA, satu kali lempar koin nantinya akan menentukan di depan kelompok suporter tim mana adu penalti dilakukan serta tim yang mendapat giliran menendang lebih dahulu.

Setelah itu, masing-masing tim akan mendapat lima kesempatan menendang. Tim yang mencetak gol lebih banyak akan keluar sebagai pemenang.

Jika kedudukan tetap sama setelah lima penendang, adu penalti akan berlanjut ke fase sudden death hingga satu di antara tim unggul.

 

Sumber: Give Me Sport


Berita Terkait