Naturalisasi Timnas Indonesia Dapat Lampu Hijau Pemerintah, Target Lolos Piala Dunia 2030

PSSI masih menganggap program naturalisasi sebagai salah satu jalan yang tepat untuk memperkuat Timnas Indonesia naik level.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 24 Juni 2026, 21:45 WIB
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman didampingi analis video, Dzikry Lazuardi hadir dalam laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 antara Persija melawan Persis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (27/4/2026). (Bola.com/Abdul Aziz).

Bola.com, Jakarta - PSSI masih menganggap program naturalisasi sebagai salah satu jalan yang tepat untuk memperkuat Timnas Indonesia naik level.

Program naturalisasi sebenarnya sudah dijalankan oleh kepengurusan PSSI sebelumnya, namun kian masif di bawah kepemimpinan Erick Thohir sebagai ketua umum.

Advertisement

Bergabungnya pemain-pemain naturalisasi sejauh ini membuahkan hasil manis. Dua di antaranya yang paling mencolok adalah keberhasilan Timnas Indonesia U-23 menembus semifinal Piala Asia U-23 pada 2024 lalu.

Selanjutnya dan ini yang tak kalah sensasional, Indonesia berhasil melangkah ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kini, di bawah arahan pelatih baru John Herdman, ranking FIFA Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Dari yang tadinya di posisi ke-122, kini di posisi ke-118.

Naiknya peringkat berkat kesuksesan Skuad Garuda memenangkan dua laga melawan Oman dan Mozambik pada FIFA matchday beberapa waktu lalu.

Kini, Indonesia bersiap melakoni sederet hajatan yang tak kalah penting, yakni Piala AFF, FIFA ASEAN Cup, Piala Asia 2027, dan target besarnya adalah lolos Piala Dunia 2030 via kualifikasi.


Kumpulkan Pemain Diaspora

Pelatih kepala John Herdman bersama para pemain Timnas Indonesia berjalan meninggalkan podium setelah menerima medali runner up saat FIFA Series 2026 di tadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (30/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Mengingat beratnya perjuangan, PSSI terus memburu pemain-pemain keturunan potensial dari seluruh penjuru dunia, khususnya Eropa.

Dua nama yang kini tengah diproses di DPR RI adalah Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery. Jika tak ada aral melintang, keduanya akan segera mengantongi KTP Indonesia dan untuk selanjutnya bergabung dengan Rizky Ridho dan kawan-kawan.

Langkah PSSI mendapat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto, juga parlemen alias DPR RI. Dengan demikian, beban dan perjuangan pasukan John Herdman untuk merealisasikan target yang dipatok PSSI kini terasa lebih enteng.

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, via kanal YouTube Bung Ropan juga mengapresiasi sikap positif pemerintah.

"Ketua Umum PSSI Pak Erick Thohir sudah mengatakan bahwa program naturalisasi terus akan berjalan. Jadi tidak akan berhenti demi untuk mempertebal bagaimana pemain-pemain kita di semua level," kata Ronny Pangemanan.


Persiapan Serius

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampak tersenyum saat Ketua PSSI, Erick Thohir, akan memberikan jersey pada acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa pagi (13/1/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Semua lini akan diperkuat dan itu berarti PSSI masih akan terus mencari pemain-pemain keturunan nan mumpuni yang akan memperkuat timnas.

"Itu akan memudahkan John Herdman untuk membesut tim nasional kita terbang tinggi. Karena kita bukan saja membidik untuk juara Piala AFF tapi bagaimana juga bisa menjadi juara di FIFA ASEAN Cup pada September dan Oktober yang akan datang," ujar pengamat yang akrab disapa Ropan.

Menurut Ropan, khusus untuk FIFA ASEAN Cup, Indonesia berpotensi besar menjadi tuan rumah.

"Karena kemungkinan besar kita ditunjuk oleh FIFA sebagai tuan rumah pelaksana FIFA ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah. Nah, setelah itu ada juga proyek yang lebih besar atau turnamen Piala Asia pada bulan Januari dan September 2027," tukas Ropan.

"Pada bulan September kalau tidak salah sudah mulai kualifikasi Pra Piala Dunia 2030 zona Asia. Kemarin kita sampai di putaran keempat, nyaris lolos ke Piala Dunia 2026. Sayang kita tersandung dalam putaran keempat menghadapi Arab Saudi dan Irak."

"Untuk ya membuat tim nasional kita tangguh, maka proyek naturalisasi ini yang sudah mendapat dukungan ya bukan saja dari pemerintah, tapi DPR RI juga siap mem-backup itu".

"Setiap ada naturalisasi, DPR terutama Komisi XIII sudah mengatakan untuk mendukung selama itu berguna, bagus untuk peningkatan tim nasional kita. Karena yang dibidik adalah bagaimana bisa berprestasi di Piala Asia dan lolos ke Piala Dunia 2030," pungkas Ropan.

Berita Terkait