Jamie Carragher Mulai Khawatir dengan Strategi Transfer Liverpool, Justru Puji MU

Jamie Carragher khawatir dengan strategi transfer Liverpool.

Bola.com, Jakarta - Jamie Carragher mengaku mulai merasa khawatir dengan pendekatan Liverpool di bursa transfer musim panas ini. Legenda The Reds tersebut menilai klub lamanya kini mulai mengubah strategi dalam mendatangkan pemain.

Liverpool memang belum terlalu aktif pada musim panas ini. Namun, aktivitas mereka mulai meningkat seiring upaya mendatangkan target utama, Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain (PSG)

Liverpool saat ini sedang bernegosiasi dengan PSG untuk transfer Barcola. Klub Prancis tersebut dikabarkan mematok harga 145 juta paun untuk pemain berusia 23 tahun itu.

Carragher tidak sepenuhnya yakin mengejar Barcola merupakan langkah yang tepat. Sebelumnya, ia juga pernah menilai Barcola bukan pengganti yang benar-benar sepadan untuk Mohamed Salah, yang telah meninggalkan Liverpool.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Perubahan Pendekatan

Menurut Carragher, ketertarikan Liverpool terhadap Barcola menunjukkan adanya perubahan pendekatan di Anfield. Ia kemudian membandingkannya dengan kebijakan transfer Manchester United pada musim panas ini.

"Hal yang mungkin saya sukai dari United musim panas ini adalah, mereka tidak terlihat terobsesi dengan nama besar seperti yang terjadi selama bertahun-tahun. Saya justru sedikit khawatir dengan klub saya sendiri mengenai hal itu," ujar Carragher dalam podcast "Football Ramble".

Carragher kemudian mengingat kembali aktivitas transfer Liverpool pada musim panas sebelumnya, yang menurutnya lebih banyak berfokus pada pemain-pemain dengan nama besar.

"Apa yang kami lakukan musim panas lalu, dan saya sudah mengatakan ini, sebenarnya tidak terlalu saya sukai. Rasanya seperti musim panas ala Real Madrid," katanya.

Contoh

Ia menyebut Florian Wirtz, Alexander Isak, dan Hugo Ekitike sebagai contoh. Menurut Carragher, Liverpool pada periode tersebut berupaya mendatangkan pemain dengan nilai transfer besar.

"Musim panas ini semuanya tentang Barcola. Saya berpikir, bagaimana dengan masa-masa ketika kami membangun tim di bawah Jurgen Klopp, ketika kami mendatangkan pemain yang belum tentu diyakini banyak orang dan mendapatkan nilai yang bagus? Saya justru ingin kembali ke pendekatan seperti itu," lanjutnya.

Soroti Pendekatan MU

Carragher kemudian menilai MU mengambil pendekatan yang berbeda pada bursa transfer musim panas ini. Menurutnya, MU tidak terlihat sedang berambisi mendatangkan satu nama besar.

"Kalau melihat United, musim panas ini mereka tidak terlihat sedang menjalankan misi untuk mendapatkan nama besar. Andrey Santos, siapa yang tahu bagaimana dia akan tampil? Youri Tielemans. Ini seperti sesuatu yang mungkin membuat orang berpikir, 'cerdas, orang-orang tidak menyangka, sesuatu yang sedikit berbeda'," ulas Carragher.

Carragher menilai pendekatan tersebut tidak seharusnya berpusat pada seberapa besar nama seorang pemain, melainkan apakah pemain itu sesuai dengan kebutuhan tim dan klub.

"Ini bukan soal nama, tetapi soal apa yang tepat untuk tim dan klub, dan rasanya United sedang menuju ke arah tersebut, yang menurut saya mungkin merupakan sesuatu yang sehat," tuturnya.

 

Sumber: Express

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer