Andoni Iraola Harus Paham Perbedaan Liverpool dan Bournemouth

Andoni Iraola mendapat pesan agar menyadari perbedaan tekanan di Bournemouth dan Liverpool.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 26 Juni 2026, 14:15 WIB
Andoni Iraola dikenalkan sebagai pelatih baru Liverpool. (Official X Liverpool FC)

Bola.com, Jakarta - Liverpool memasuki era baru di bawah kepemimpinan Andoni Iraola. Meski dinilai sebagai pelatih yang tepat untuk menangani The Reds, mantan gelandang Liverpool, Charlie Adam, mengingatkan bahwa tantangan di Anfield jauh lebih besar dibandingkan saat Iraola melatih Bournemouth.

Iraola resmi ditunjuk sebagai manajer Liverpool pada awal bulan ini setelah Arne Slot dipecat. Keputusan tersebut diambil hanya sekitar setahun setelah Slot mengantarkan The Reds meraih gelar juara Premier League.

Advertisement

Pelatih asal Spanyol itu datang ke Anfield dengan modal yang menjanjikan. Selama tiga musim membesut Bournemouth, Iraola berhasil membawa The Cherries lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Sebelum meniti karier sebagai pelatih, Iraola menghabiskan sebagian besar masa bermainnya bersama Athletic Bilbao. Setelah gantung sepatu, ia melatih AEK Larnaca, Mirandes, Rayo Vallecano, hingga akhirnya sukses bersama Bournemouth.


Tekanan di Liverpool

Pelatih kepala Bournemouth, Andoni Iraola, memberi instruksi kepada pemainnya saat menghadapi Manchester United pada laga pekan ke-16 Liga Inggris 2023/2024 di Old Trafford Stadium, Sabtu (9/12/2023). (AP Photo/Jon Super)

Charlie Adam mengaku tidak terlalu terkejut dengan pergantian pelatih di Liverpool. Menurutnya, catatan hasil buruk musim lalu menjadi alasan yang cukup kuat di balik keputusan manajemen mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot.

"Di akhir musim saya cukup terkejut ketika melihat Slot dipecat. Namun, ketika melihat alasannya, Liverpool kalah dalam 20 pertandingan musim lalu. Jadi, saya tidak lagi terkejut," ujar Adam.

Meski demikian, Adam menilai Iraola layak mendapat kesempatan memimpin Liverpool. Ia terkesan dengan gaya permainan agresif yang diterapkan pelatih berusia 44 tahun tersebut selama menangani Bournemouth.

"Iraola sangat mengesankan saya di Bournemouth. Tekanan tinggi, intensitas tinggi, jarak sprint yang luar biasa. Dia mampu memaksimalkan setiap pemain yang dimilikinya," ulas Adam.

Menurut Adam, pengalaman Iraola di Premier League menjadi nilai tambah. Namun, ia menegaskan bahwa ekspektasi di Liverpool jauh lebih tinggi.

"Dia memiliki pengalaman yang bagus di Premier League dan itu sangat penting. Namun, dia harus memahami perbedaannya. Di Liverpool, jika bermain imbang di kandang saja, tekanannya sudah sangat besar. Saya rasa ini adalah penunjukan yang bagus," lanjutnya. 


Premier League Makin Sengit

Andoni Iraola, pelatih baru Liverpool mulai musim 2026/2027. (Dok. liverpoolfc.com)

Adam juga menilai persaingan Premier League musim depan bakal berlangsung lebih menarik karena banyak klub besar melakukan perubahan, terutama di kursi pelatih.

Menurutnya, Arsenal menjadi satu di antara tim papan atas yang paling stabil saat ini. Sementara itu, sejumlah klub lain diperkirakan akan tampil dengan wajah baru sehingga kompetisi bakal makin ketat.

"Liverpool akan terlihat sangat berbeda musim depan. Akan ada banyak perubahan. Premier League akan menjadi kompetisi yang menarik karena banyak perubahan, dan itu mungkin justru menjadi hal yang baik bagi klub-klub tersebut," ujar Adam.


Butuh Tambahan Pemain

Penyerang Spanyol #25, Victor Munoz Villanueva, merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan persahabatan internasional antara Spanyol dan Serbia di Stadion La Ceramica di Vila-real pada 27 Maret 2026. (JOSE JORDAN/AFP)

Liverpool telah memulai aktivitas transfer pada era Iraola dengan mendatangkan winger Timnas Spanyol, Victor Munoz. Pemain Osasuna itu direkrut setelah Liverpool mengaktifkan klausul pelepasannya senilai 34,5 juta paun.

Meski begitu, Adam menilai kedatangan Munoz belum cukup untuk menutupi kepergian Mohamed Salah. Ia meyakini Liverpool masih membutuhkan tambahan tiga hingga empat pemain baru agar tetap kompetitif.

"Anda mungkin tidak bisa berharap Munoz langsung menggantikan Mohamed Salah. Angka-angka yang dicatat Salah sungguh luar biasa dan berada di level tertinggi," kata Adam.

"Saya masih berpikir Liverpool membutuhkan tiga atau empat pemain lagi. Tim ini akan sangat berbeda musim depan karena akan ada banyak perubahan," tuturnya.

 

Sumber: Liverpool Echo

Berita Terkait