Bola.com, Jakarta - Timnas Prancis meraih poin sempurna di fase grup Piala Dunia 2026. Les Bleus mencatat kemenangan ketiga alias menyapu bersih seluruh laga di Grup I Piala Dunia 2026.
Terbaru, Timnas Prancis menghajar Norwegia 4-1 pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Sabtu (27-6-2026) pagi WIB.
Ousmane Dembele menjadi bintang kemenangan Prancis dengan mengukir hattrick, masing-masing di menit ke-7, 20, dan 32. Satu gol lainnya dihasilkan Desire Doue di pengujung laga.
Satu-satunya gol balasan Norwegia dicetak Thelo Aasgaard pada menit ke-21.
Berkat kemenangan ini, Prancis mengunci peringkat teratas Grup I dengan poin sembilan, hasil tiga kemenangan beruntun, sementara Norwegia tetap menjadi runner-up grup.
Produktif dalam Mencetak Gol
Prancis sempurna selama fase grup Piala Dunia 2026. Selain tiga kemenangan beruntun, mereka juga menjadi satu di antara tim paling produktif, dengan total mencetak 10 gol dan hanya kemasukan dua gol.
Bek tengah Timnas Prancis, Maxence Lacroix, usai pertandingan mengatakan bahwa poin sempurna yang diraih timnya karena mampu menjaga performa, terutama dalam permainan menyerang.
"Apa artinya ini? Banyak emosi, banyak kegembiraan, dan pada akhirnya kami meraih kemenangan, jadi ini sungguh luar biasa. Kami bermain sangat baik dan finis di posisi pertama. Kami memiliki target dan telah mencapainya, kami menjalani fase grup dengan sangat baik," kata Maxence Lacroix.
"Petualangan ini belum berakhir, kami ingin bermimpi besar dan akan bersiap untuk pertandingan berikutnya. Kami tahu kami adalah tim dengan kemampuan menyerang yang sangat baik, kami bisa mencetak gol kapan saja dalam pertandingan," imbuh pemain Crystal Palace itu.
Tetap Membumi
Asisten pelatih Timnas Prancis, Guy Stephan, mengatakan kemenangan Prancis yang cukup mencolok atas Norwegia juga ditentukan oleh pemain yang betul-betul menikmati pertandingan.
Meski begitu, ia berharap seluruh skuad Ayam Jantan untuk tetap membumi dengan keberhasilan melaju ke babak 32 besar.
Juara Piala Dunia dua kali itu bertekad melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026. Di babak 32 besar, Prancis bakal berjumpa Swedia.
"Kami menikmati permainan kami, dengan intensitas tinggi dan banyak peluang tercipta. Kami mencetak empat gol dan semua itu adalah hal positif yang harus terus kami kembangkan. Meski demikian, ada saat-saat di mana performa kami tidak maksimal, dan hal-hal itu perlu kami perbaiki," ujar Stephan, yang pada pertandingan ini menggantikan Didier Deschamps.
Pelatih kepala Timnas Prancis itu sedang kembali ke Prancis setelah mendapat kabar kepergian selama sang ibu.
"Makin jauh kami melangkah di turnamen ini, lawan akan makin tangguh. Kami harus tetap waspada. Kami senang dan akan menikmati kemenangan ini, dan segera bekerja sama lagi dengan Didier Deschamps," tambah Stephan.
Kualitas Jadi Pembeda
Terpisah, pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, mengakui kekalahan timnya dan menilai Prancis memang tim kuat. Kualitas pemain-pemain Prancis dianggapnya menjadi perbedaan mencolok.
Ia mencontohkan Ousmane Dembele, yang membuktikan kualitasnya dengan mengukir hattrick. Pemenang Ballon d'Or 2025 itu berhasil menjadi tumpuan lini depan Prancis, sekali pun tidak diperkuat Kylian Mbappe.
"Jelas sekali hari ini Dembele sedang dalam performa terbaiknya saat menguasai bola, dan itu menyulitkan kami. Fredrik Andre Bjorkan tidak cukup untuk menghentikannya. Seharusnya kami lebih banyak membantunya, tapi dua gol dia memang berkelas dunia. Untuk gol ketiga sebenarnya bisa kami hindari," jelas Stale Solbakken.
Meski kalah di laga ini, Norwegia berhasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Erling Haaland dkk. akan bertemu Pantai Gading, empat hari lagi.
Sumber: FIFA
Jangan Lewatkan Laporan Eksklusif dari AS