Inggris Krisis Bek Kanan di 32 Besar Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Cemas

Inggris KrisisPelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengaku khawatir dengan krisis bek kanan yang dialami timnya menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 28 Juni 2026, 16:30 WIB
Kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 John Stones, bek Inggris #06, Marc Guehi, gelandang Inggris #04, Declan Rice, bek Inggris #03, Luke Shaw, gelandang Inggris #11, Phil Foden, gelandang Inggris #26, Kobbie Mainoo, penyerang Inggris #07, Bukayo Saka, gelandang Inggris #10, Jude Bellingham, dan bek Inggris #02, Kyle Walker, menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris merayakan keberhasilan melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kepastian itu didapat setelah The Three Lions menghajar Panama pada laga terakhir Grup L.

Bermain di New York New Jersey Stadium, Timnas Inggris menang meyakinkan 2-0 atas Panama. Gol kemenangan Inggris ditentukan oleh Jude Bellingham (menit 62') dan Harry Kane (67').

Advertisement

Dengan kemenangan ini, maka Inggris menjadi juara Grup L dengan nilai tujuh, ditemani Kroasia (nilai 6), dan Ghana (nilai 4). Ketiga tim tersebut berhak melaju ke babak 32 besar.

Di babak gugur nanti, Timnas Inggris akan bertemu Republik Demokratik Kongo di Atlanta Stadium, Kamis (2/7/2026). Namun ada kabar kurang menyenangkan yang harus dihadapi Inggris, yakni krisis bek kanan dengan beberapa pemain mengalami cedera.

 

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)


Dilema Besar

Pemain Timnas Inggris, Jarell Quansah (kiri) berebut menyudundul bola dengan pemain Panama, Jose Luis Rodriguez) pada laga Grup L Piala Dunia 2026 di New Jersey. (Al Bello/Getty Images/AFP)

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengaku khawatir dengan krisis bek kanan yang dialami timnya menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia. Jarell Quansah menjadi pemain terbaru di posisi tersebut yang mengalami cedera.

Quansah tampil sebagai starter mengisi posisi Reece James yang sedang cedera hamstring. Inggris sukses mengatasi Panama, namun Quansah keluar lapangan dengan tertatih-tatih di babak kedua dan langsung menuju ruang ganti untuk mendapatkan perawatan.

Cedera ini membuat Tuchel menghadapi dilema besar menjelang pertandingan fase gugur kontra Kongo. Kondisi James sangat diragukan untuk pertandingan tersebut akibat cedera hamstring. Ditambah lagi dengan mundurnya bek kanan Tino Livramento dari skuad karena masalah otot betis.

Satu-satunya pilihan Tuchel untuk posisi bek kanan tampaknya tinggal Djed Spence dan Ezri Konsa. Keduanya kerap tampil sebagai starter di posisi bek tengah dalam tiga pertandingan Inggris sebelumnya.

Saat Livramento mundur dari skuad Piala Dunia, Tuchel justru memilih untuk memanggil bek tengah Trevoh Chalobah alih-alih memasukkan bek kanan pengganti seperti Trent Alexander-Arnold.

 


Bikin Khawatir

Pelatih kepala Inggris, Thomas Tuchel, bereaksi di pinggir lapangan selama pertandingan Grup L Piala Dunia antara Inggris dan Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Kamis, 18 Juni 2026. (AP Photo/Tony Gutierrez)

Tuchel menyatakan terlalu dini untuk menilai tingkat keparahan cedera Quansah tepat setelah pertandingan usai.  Namun, mengingat laga babak 32 besar tinggal empat hari lagi, ketersediaan bek Bayer Leverkusen tersebut masih belum pasti.

"Cedera pergelangan kaki biasa dan dia merasa kesakitan," ujar Tuchel mengenai cedera Quansah seperti dikutip dari BBC.

"Dia bilang pernah mengalami hal serupa sebelumnya dan pemulihannya hanya butuh waktu beberapa hari. Saat ini kakinya sedang diposisikan lebih tinggi dan dikompres es.

"Tentu saja saya khawatir dengan situasi bek kanan kami kembali mengalami cedera di posisi tersebut," lanjut Tuchel.

"Akan menjadi perlombaan waktu yang ketat bagi Reece James maupun Jarell Quansah, tetapi tugas kami adalah mencari solusi dan kami pasti akan melakukannya," pungkasnya.

Sumber: BBC

Berita Terkait