Thomas Tuchel Tantang 4 Pemain Inggris Tampil Lebih Gacor di Fase Gugur Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, berharap lebih banyak pemainnya bisa menjadi pembeda saat memasuki fase gugur Piala Dunia 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 29 Juni 2026, 18:30 WIB
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel merayakan kemenangan tinnya atas Panama pada laga Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (28/6/2026) pagi WIB. (AFP/Angela Weiss)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, berharap lebih banyak pemainnya bisa menjadi pembeda saat memasuki fase gugur Piala Dunia 2026. Meski The Three Lions lolos sebagai juara grup, Tuchel merasa masih ada beberapa pemain depan yang belum menunjukkan performa terbaiknya.

Inggris menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin hasil kemenangan atas Kroasia dan Panama, serta bermain imbang tanpa gol melawan Ghana. Namun, perjalanan mereka tidak selalu berjalan mulus karena sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan, terutama saat menghadapi Ghana dan Panama.

Advertisement

Harry Kane masih menjadi tumpuan di lini depan dengan torehan tiga gol. Sementara Jude Bellingham telah menyumbang dua gol, sedangkan Marcus Rashford turut mencatatkan namanya di papan skor.

Meski puas dengan performa sejumlah pemain, Tuchel menilai Inggris membutuhkan kontribusi yang lebih merata di lini serang. Ia secara khusus menyebut Morgan Rogers, Anthony Gordon, Noni Madueke, dan Bukayo Saka sebagai pemain yang diyakini mampu tampil menentukan pada fase gugur.

 


Saatnya Bersinar di Momen Penting

Pemain depan Timnas Inggris #20, Noni Madueke, mengontrol bola selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kroasia di Stadion Dallas di Arlington pada 18 Juni 2026. (Paul ELLIS/AFP)

"Kami ingin para pemain ini tampil di momen-momen penting. Harry sudah melakukannya, Jude juga. Saya yakin Morgan Rogers, Anthony Gordon, Noni Madueke, dan Bukayo Saka akan menunjukkan kualitas mereka ketika waktunya tiba. Kami membutuhkan hal itu," ujar Tuchel, seperti dikutip dari BBC, Senin (29/6/2026). 

Pelatih asal Jerman itu juga menegaskan kontribusi pemain tidak selalu diukur dari jumlah gol maupun assist. Menurutnya, pergerakan tanpa bola, kerja sama antarpemain, dan kemampuan membuka ruang memiliki peran yang sama pentingnya dalam membangun serangan.

Tuchel mencontohkan Nico O'Reilly mampu menarik perhatian pemain lawan sehingga membuka ruang bagi Jude Bellingham untuk bergerak lebih leluasa. Ia berharap pola permainan seperti itu terus berkembang agar lini depan Inggris semakin berbahaya.

"Kami harus bermain dengan pola yang jelas untuk meningkatkan ancaman di lini depan. Kami ingin terus menemukan pemain di ruang yang tepat, lalu mereka memanfaatkan kualitas yang dimiliki. Itulah yang kami tuntut," tegasnya.

 

 


Kane dan Bellingham Masih Jadi Andalan

Harry Kane merayakan gol kedua Timnas Inggris bersama Jude Bellingham dalam pertandingan Grup L Piala Dunia FIFA melawan Panama di MItLife Stadium, New Jersey, Minggu (28/8/2026). (Mattia Ozbot/Getty Images/AFP)

Sementara itu, Marcus Rashford mengaku tidak terkejut melihat penampilan impresif Jude Bellingham saat Inggris mengalahkan Panama. Menurutnya, gelandang Real Madrid tersebut memang memiliki kualitas untuk tampil menentukan di laga-laga besar.

Rashford juga menilai Inggris akan sangat bergantung pada kontribusi Bellingham dan ketajaman Harry Kane jika ingin mewujudkan ambisi menjadi juara Piala Dunia 2026.

"Itu bukan sesuatu yang mengejutkan. Itulah level permainan yang bisa ditunjukkan Jude. Kami akan membutuhkan penampilan seperti itu darinya, begitu juga gol-gol dari Harry Kane jika ingin mencapai target kami di turnamen ini," kata Rashford.

Kepercayaan Rashford mencerminkan besarnya harapan publik Inggris terhadap dua pemain tersebut. Dengan pengalaman Kane di lini depan dan kreativitas Bellingham di sektor tengah, The Three Lions diyakini memiliki modal kuat untuk melangkah jauh dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.

Sumber: BBC

Penulis: Fauzi Ananta

Berita Terkait