Cedera Ugarte di Piala Dunia 2026 Kacaukan Rencana Transfer MU

MU terancam rugi di bursa 2026 usai Manuel Ugarte cedera ligamen lutut saat Uruguay kalah 0-1 dari Spanyol.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 30 Juni 2026, 13:45 WIB
Cedera parah menimpa pemain MU Manuel Ugarte di Piala Dunia 2026 (AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) menghadapi pukulan besar di bursa transfer musim panas 2026. Rencana merombak lini tengah terganggu setelah Manuel Ugarte mengalami cedera ligamen lutut pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026. Cedera tersebut terjadi saat Uruguay kalah 0-1 dari Spanyol pekan lalu.

Setan Merah semula menargetkan pemasukan dari penjualan Ugarte untuk mendukung agenda belanja. Namun situasi berubah drastis karena gelandang 25 tahun itu dipastikan absen lama, membuat klub peminat berpotensi mundur.

Advertisement

Di saat yang sama, MU butuh tambahan dana untuk merekrut empat sampai lima pemain baru di beberapa posisi. Tanpa pemasukan dari Ugarte, ruang gerak mereka di pasar akan semakin sempit.


Dampak Cedera Ugarte Pada Bursa MU

Cedera ligamen lutut yang dialami Manuel Ugarte terjadi di laga penutup fase grup Piala Dunia 2026, ketika Uruguay takluk 0-1 dari Spanyol. Kondisi ini memaksa sang gelandang menepi cukup lama dan praktis mengganggu rencana transfer Manchester United dalam waktu dekat.

Absennya Ugarte dalam jangka panjang membuat calon pembeli sulit mengambil risiko pada bursa musim panas 2026. Selain harga berpotensi turun, pemain juga tidak bisa langsung digunakan sehingga minat klub lain diyakini menurun.

Padahal MU sudah siap menjual Ugarte meski dengan nilai jauh di bawah biaya saat membelinya dari Paris Saint-Germain pada 2024. Kini, dengan cedera ligamen lutut, kans untuk melepasnya di musim panas 2026 makin tipis dan transfer kemungkinan baru bisa diupayakan pada 2027.


Perombakan Lini Tengah dan Kebutuhan Dana

Gelandang Manchester United asal Uruguay #25, Manuel Ugarte (2 dari kiri), berlari ke arah bek Manchester City asal Portugal #03, Ruben Dias (kanan), sementara gelandang Manchester City asal Inggris #47, Phil Foden (kiri), dan gelandang Manchester City asal Belanda #04, Tijjani Reijnders (2 dari kanan), menyaksikan pertandingan Premier League antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, pada 14 September 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Rencana restrukturisasi lini tengah sebenarnya sudah dimulai. MU melepas Casemiro setelah kontraknya tidak diperpanjang sehingga gelandang senior itu pergi secara gratis.

Nama berikutnya dalam daftar keluar adalah Manuel Ugarte. Sejak datang dari Paris Saint-Germain, kontribusinya dinilai minim dan MU menargetkan pemasukan 30 juta euro dari penjualannya untuk menambah anggaran belanja.

Dana tersebut krusial karena Setan Merah membutuhkan empat sampai lima rekrutan baru di beberapa posisi. Tanpa hasil penjualan Ugarte, proyeksi pembelian pemain baru pada musim panas 2026 terancam tersendat.


Manuver Gelandang: Ederson dan Kandidat Lain

Gelandang Atalanta asal Brasil, #13, Ederson, merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan Serie A Italia antara AC Milan dan Atalanta Bergamo di stadion San Siro di Milan, pada 20 April 2025. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Di sisi kedatangan, MU hampir pasti sudah mengamankan gelandang asal Brasil, Ederson, dari Atalanta. Biaya transfernya mencapai 35 juta poundsterling, dengan kemungkinan diumumkan secara resmi usai selesainya Brasil berkiprah di Piala Dunia 2026.

Masih ada satu gelandang lagi yang akan coba didatangkan. Kandidatnya beragam dan mencakup opsi muda hingga berpengalaman untuk memperkaya komposisi tengah.

Beberapa nama yang masuk radar antara lain Alex Scott, Mateus Fernandes, Aurelien Tchouameni, Sander Berge, hingga Carlos Baleba. Keputusan akhir akan sangat dipengaruhi oleh fleksibilitas anggaran MU pada bursa kali ini.

Berita Terkait