Di Tengah Rumor Tukar Guling dengan Julian Alvarez, Viktor Gyokeres Angkat Bicara

Viktor Gyokeres bicara tentang masa depannya di Arsenal di rumor klub ingin memboyong Julian Alvarez.

Bola.com, Jakarta - Penyerang Timnas Swedia, Viktor Gyokeres, angkat bicara mengenai masa depannya di Arsenal di tengah munculnya rumor yang mengaitkannya dengan kemungkinan hengkang dari Emirates Stadium.

Kendati mengaku tersanjung dengan minat dari klub lain, Gyokeres memberi sinyal ingin tetap menjadi bagian dari rencana manajer Mikel Arteta.

Pemain berusia 28 tahun itu menutup musim perdananya di Liga Inggris dengan membawa Arsenal menjuarai Premier League setelah didatangkan dari Sporting Lisbon.

Gyokeres bergabung dengan Arsenal berbekal catatan lebih dari 100 gol dalam dua musim bersama klub Portugal tersebut. Namun, ia mengakui tantangan di sepak bola Inggris jauh lebih berat.

Sepanjang musim, Gyokeres mencetak 21 gol di semua ajang. Meski begitu, penampilannya belum sepenuhnya meyakinkan dan pada akhir musim lebih sering menjadi pelapis Kai Havertz.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tanggapi Rumor

Arsenal dikabarkan masih ingin menambah kekuatan di lini depan pada bursa transfer musim panas.

Klub London Utara itu juga disebut-sebut tertarik mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid dalam sebuah skenario transfer yang berpotensi melibatkan Gyokeres.

Menanggapi rumor tersebut, Gyokeres menegaskan dirinya merasa nyaman bersama Arsenal.

"Tentu saja menyenangkan ketika ada klub yang tertarik kepada saya, tetapi saya merasa sangat nyaman di Arsenal," ujar Gyokeres.

"Setelah musim yang kami jalani, saya hanya memiliki perasaan yang positif," lanjutnya.

Fokus Swedia

Untuk saat ini, perhatian Gyokeres sepenuhnya tertuju pada perjuangan Swedia di Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Prancis pada babak 32 besar.

Swedia mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan atas Tunisia, kemudian menelan kekalahan telak dari Belanda yang sedang berada dalam performa terbaiknya. Hasil imbang melawan Jepang akhirnya memastikan langkah mereka ke fase gugur.

Gyokeres menyadari duel melawan Prancis akan menjadi tantangan besar.  

"Kami harus menampilkan permainan terbaik, organisasi pertahanan kami harus nyaris sempurna, lalu memanfaatkan setiap peluang yang kami dapatkan dalam pertandingan," kata Gyokeres. 

Kendati Swedia dianggap sebagai tim nonunggulan, Gyokeres menegaskan Swedia tetap memiliki keyakinan untuk menciptakan kejutan.

"Kami percaya diri. Kami harus percaya kepada kemampuan sendiri. Turnamen ini sudah menunjukkan dalam banyak pertandingan bahwa sebuah tim tetap bisa menang dan tampil baik meski menghadapi lawan-lawan terbaik."

"Tentu saja kami mungkin bukan favorit, tetapi kami tetap percaya kepada diri sendiri," tegas Gyokeres.

 

Sumber: Metro

Video Populer

Foto Populer