Harry Kane Bersinar Libas DR Kongo, Inggris Akhiri Kutukan 60 Tahun di Piala Dunia

Timnas Inggris akhirnya mengakhiri kutukan yang telah membayangi selama 60 tahun setelah mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 02 Juli 2026, 01:41 WIB
Pemain Inggris Eberechi Eze (kiri), Harry Kane (tengah), dan Morgan Rogers memberikan aplaus kepada para suporter setelah membawa timnya meraih kemenangan 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Atlanta, Georgia, Kamis (2/7/2026) dini hari WIB. (Richard Pelham/Getty Images/AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris akhirnya mengakhiri kutukan yang telah membayangi selama 60 tahun setelah mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1 pada 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta, Rabu (2/7/2026) dini hari WIB.

Timnas Inggris tak meraih kemenangan ini dengan mudah. Bahkan, fans The Three Lions dipaksa waswas hampir sepanjang pertandingan. 

Advertisement

Tim besutan Thomas Tuchel sempat tertinggal lebih dulu setelah pemain DR Kongo, Brian Cipenga, mencetak gol cepat pada menit ketujuh.

Inggris baru mampu bangkit selepas jeda minum pada babak kedua. Kapten Tiga Singa, Harry Kane, tampil sebagai penyelamat lewat dua gol. Itu memastikan pasukan Thomas Tuchel membalikkan keadaan sekaligus mengamankan tiket ke 16 besar.

Dua gol tersebut juga mengantar Kane menorehkan catatan istimewa. Penyerang Bayern Munchen itu menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak dua gol dalam laga fase gugur Piala Dunia sejak Gary Lineker melakukannya saat menghadapi Kamerun pada perempat final Piala Dunia 1990.

 


Sudahi Rekor Buruk

Pemain Inggris Harry Kane mencetak gol kedua selama pertandingan sepak bola babak 32 Piala Dunia antara Inggris dan Kongo di Atlanta, Rabu, (01/07/2026). (AP Photo/Colin Hubbard)

Meski lolos, penampilan Inggris masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Lini pertahanan mereka beberapa kali tampak rapuh dan menjadi sorotan jelang duel melawan Meksiko pada babak berikutnya.

Performa yang kurang meyakinkan tentu tidak sepenuhnya memuaskan para pendukung Inggris. Namun, hasil akhir menjadi hal terpenting mengingat mereka berstatus favorit sebelum pertandingan dimulai.

Kemenangan comeback atas Republik Demokratik Kongo juga mengukir sejarah baru bagi Inggris. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil memenangi pertandingan Piala Dunia setelah tertinggal saat turun minum.

Catatan tersebut mengakhiri rekor sembilan pertandingan tanpa kemenangan setiap kali Inggris memasuki jeda babak pertama dalam posisi tertinggal.

Tak hanya itu, Inggris juga memutus rekor buruk yang telah bertahan selama enam dekade. Ini merupakan kemenangan pertama mereka di Piala Dunia setelah kebobolan lebih dulu, mengakhiri rangkaian 13 pertandingan tanpa mampu membalikkan keadaan ketika lawan mencetak gol pembuka.

Terakhir kali Inggris berhasil memenangi laga Piala Dunia setelah tertinggal lebih dulu terjadi pada final Piala Dunia 1966 saat menghadapi Jerman Barat.

 

 


Rekor Sempurna Kontra Wakil Afrika

Pemain Inggris Harry Kane merayakan gol timnya melawan Kongo selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia di Atlanta, (01/07/2026). (AP Photo/Erik S. Lesser)

Kemenangan atas Republik Demokratik Kongo juga memperpanjang rekor sempurna Inggris menghadapi wakil Afrika di Piala Dunia.

Sebelumnya, mereka menaklukkan Kamerun 3-2 pada perempat final Piala Dunia 1990 dan mengalahkan Senegal 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar.

Pada 16 besar, Inggris akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca. Menariknya, stadion legendaris tersebut bukan tempat yang asing bagi The Three Lions. Dalam 88 pertandingan terakhir yang mereka lakoni di sana, Inggris hanya menelan dua kekalahan.

Sumber: Sportbible

Berita Terkait