Tragedi Piala Dunia 2026, Empat Suporter Tewas saat Rayakan Kemenangan Meksiko

Kemenangan Meksiko di Piala Dunia 2026 diwarnai tragedi, empat orang tewas.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 Juli 2026, 09:30 WIB
Pemandangan udara para penggemar Timnas Meksiko yang merayakan kemenangan Meksiko atas Ekuador setelah pertandingan Piala Dunia 2026 di monumen Malaikat Kemerdekaan (the Angel of Independence) di Kota Meksiko pada 1 Juli 2026. Setidaknya tiga orang tewas selama perayaan massal di Kota Meksiko untuk menandai kemajuan timnas di Piala Dunia 2026, menurut laporan pemerintah setempat. (Claudia Rosel/AFP)

Bola.com, Jakarta - Empat orang meninggal dunia saat perayaan kemenangan Timnas Meksiko atas Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Mexico City, Selasa (30-6-2026). Otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi insiden tersebut pada Rabu waktu setempat.

Berdasarkan keterangan pihak berwenang, seorang pria berusia 30 tahun meninggal akibat serangan jantung setelah mengalami kejang epilepsi dan pendarahan pada saluran pencernaan.

Advertisement

Sementara itu, tiga korban lainnya diduga menjadi korban desak-desakan massa di sekitar monumen Angel de la Independencia.

Situs berita Aristegui melaporkan ketiganya diduga terhimpit kerumunan saat ribuan suporter merayakan kemenangan Meksiko.

Dinas Kesehatan Mexico City menyebut seorang pria berusia 44 tahun dan seorang perempuan berusia 19 tahun meninggal karena kehabisan napas di lokasi kejadian.

Dalam pernyataan terpisah, seorang perempuan berusia 48 tahun ditemukan tidak sadarkan diri dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit dengan penyebab yang sama.


FIFA Berduka

Logo FIFA terlihat di dalam stadion setelah pertandingan Final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea dan Paris Saint-Germain di Stadion MetLife pada 13 Juli 2025 di East Rutherford, New Jersey. (Luke Hales/Getty Images via AFP)

Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, mengatakan petugas darurat bergerak cepat setelah menemukan tiga orang tidak sadarkan diri di beberapa titik di sekitar kawasan Paseo de la Reforma, pusat kota.

"Semua prosedur medis darurat telah dijalankan, tetapi dengan sangat menyesal para korban tidak dapat diselamatkan," tulis Brugada melalui akun X.

Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan kemenangan dengan penuh tanggung jawab, kehati-hatian, dan rasa empati.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

"Dengan penuh kesedihan kami menerima kabar meninggalnya empat orang dalam perayaan setelah pertandingan Timnas Meksiko di Piala Dunia pada 30 Juni 2026. Atas nama FIFA dan komunitas sepak bola internasional, kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan sahabat para korban. Semoga mereka beristirahat dengan tenang," ujar Infantino.


Insiden Mematikan

Para penggemar Meksiko bersorak saat berkumpul untuk menonton pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Ekuador di Fan Fest di Guadalajara, negara bagian Jalisco, Meksiko, pada 1 Juli 2026. (Ulises RUIZ/AFP)

Selain korban meninggal, lebih dari 1.600 orang mendapatkan penanganan medis di Stadion Azteca, lokasi pertandingan babak 32 besar tersebut, maupun di berbagai titik perayaan di Mexico City.

Kasus yang ditangani meliputi memar, patah tulang, keracunan alkohol, hingga serangan kecemasan. Sebanyak 28 orang di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Di hari yang sama, insiden mematikan juga terjadi di Yautepec, negara bagian Morelos. Sedikitnya dua orang tewas dan lima lainnya terluka setelah sekelompok pria bersenjata menyerang acara nonton bersama laga Meksiko melawan Ekuador di sebuah lapangan sepak bola.

Situs Metro melaporkan satu di antara korban tewas diduga merupakan asisten seorang politikus daerah. Sementara itu, seorang kandidat wali kota Yautepec dilaporkan mengalami luka serius.

Menurut laporan, warga sekitar, termasuk keluarga yang membawa anak-anak, berkumpul di lapangan sepak bola di kawasan Rancho Nuevo untuk menyaksikan pertandingan tersebut.

Gubernur Morelos, Margarita Gonzalez Saravia, mengonfirmasi adanya penyerangan melalui akun X pada Selasa malam, tetapi tidak memerinci jumlah korban.


Insiden Lain

Para penggemar Timnas Meksiko merayakan kemenangan Meksiko atas Ekuador setelah pertandingan Piala Dunia 2026 di monumen Malaikat Kemerdekaan (di Kota Meksiko pada 1 Juli 2026. Setidaknya tiga orang tewas selama perayaan massal di Kota Meksiko untuk menandai kemajuan timnas di Piala Dunia 2026, menurut laporan pemerintah setempat. (Claudia Rosel/AFP)

Sebelumnya, insiden lain yang berkaitan dengan perayaan Piala Dunia juga terjadi di kawasan wisata Cabo San Lucas. Seorang pria yang menabrakkan mobilnya ke arah kerumunan suporter yang merayakan kemenangan Meksiko atas Republik Ceska pada 24 Juni lalu dilaporkan meninggal dunia.

Sekretaris Jenderal Administrasi Distrik Los Cabos di negara bagian Baja California Sur, Alberto Rentería, mengatakan pria tersebut meninggal akibat cedera pada tengkorak dan sejumlah organ dalam.

Media lokal melaporkan luka-luka itu diduga dialami setelah pria tersebut diseret keluar dari mobilnya dan dipukuli massa yang marah usai kendaraan itu melaju melewati kerumunan.

Setelah diamankan, pria tersebut sempat dibawa ke rumah sakit. Hingga kini belum diketahui apakah mobil yang dikendarainya sengaja diarahkan ke kerumunan atau terjadi karena kecelakaan.

Pihak berwenang juga belum memastikan apakah ada penangkapan lain terkait insiden yang menyebabkan 17 orang terluka tersebut.

 

Sumber: DPA

Berita Terkait