Marco Palestra Resmi Gabung Chelsea, Faktor Xabi Alonso Jadi Kunci

Chelsea resmi merekrut bek kanan asal Italia, Marco Palestra, dari Atalanta dengan nilai sekitar 47 juta poundsterling (Rp1,12 triliun) termasuk bonus.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 02 Juli 2026, 18:30 WIB
Bek Atalanta, Marco Palestra. (Isabella BONOTTO / AFP)

Bola.com, Jakarta - Chelsea resmi merekrut bek kanan asal Italia, Marco Palestra, dari Atalanta dengan nilai sekitar 47 juta poundsterling (Rp1,12 triliun) termasuk bonus, Kamis (2/7/2026).  

Pemain berusia 21 tahun tersebut meneken kontrak berdurasi enam tahun dengan opsi perpanjangan satu musim. Ia menjadi pemain pertama yang didatangkan sejak Xabi Alonso mengambil alih kursi manajer The Blues.

Advertisement

Transfer ini sempat diwarnai persaingan ketat karena Palestra sebelumnya dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk kembali ke klub masa kecilnya, Inter Milan. Namun, Chelsea bergerak cepat dengan melampaui tawaran senilai 43 juta poundsterling (Rp1,03 trilun) sekaligus memberikan paket kontrak yang lebih menarik.

Palestra mengaku yakin pindah ke Chelsea setelah berbicara langsung dengan Xabi Alonso dan melihat proyek yang sedang dibangun klub asal London tersebut. Menurutnya, kualitas skuad serta visi sang pelatih menjadi faktor utama yang membuatnya mantap menerima pinangan The Blues.

“Ada banyak hal yang meyakinkan saya untuk bergabung dengan Chelsea, salah satu klub terbaik di dunia. Kami memiliki banyak pemain berbakat di sini, skuad yang sangat kuat, dan pelatih seperti Xabi. Dia sudah berbicara kepada saya tentang bagaimana tim ingin bermain dan itu sangat menarik. Kami tidak sabar untuk bersaing di Premier League,” ujar Palestra, seperti dikutip dari BBC

Selain merampungkan transfer Palestra, Chelsea masih aktif berburu pemain baru pada bursa transfer musim panas 2026. Klub asal London itu kini memprioritaskan perekrutan bek tengah dengan Maxence Lacroix sebagai target utama, sementara Pep Chavarria juga masuk dalam daftar pemain yang dipertimbangkan untuk memperkuat sektor sayap.

 


Dari Proyek Atalanta Menjadi Sorotan Eropa

Dua pemain Timnas Italia, Marco Palestra dan Leonardo Spinazzola, saling menghibur diri setelah Gli Azzurri dipastikan gagal melangkah ke Piala Dunia 2026. Timnas Italia kalah dari Bosnia-Herzegovina melalui drama adu penalti dalam laga final playoff Piala Dunia 2026, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Armin Durgut)

Perjalanan Palestra menuju Stamford Bridge tergolong sangat cepat. Dalam waktu sekitar tiga tahun, ia berkembang dari pemain tim U-23 Atalanta di kasta ketiga Italia hingga menjadi salah satu bek muda yang paling diminati di Eropa.

Debut seniornya bersama Atalanta terjadi di Liga Europa pada Desember 2023. Namun, masa peminjaman di Cagliari musim lalu menjadi momen yang benar-benar mengubah kariernya.

Di sana, performanya berkembang pesat hingga terpilih sebagai bek terbaik Serie A dan mendapat kesempatan menjalani debut bersama Timnas Italia pada fase play-off Piala Dunia.

Secara statistik, Palestra tampil menonjol sebagai bek modern yang aktif membantu serangan. Ia mencatat 73 percobaan dribel dengan jarak lebih dari lima meter terbanyak di antara seluruh bek Serie A dan membukukan 70 dribel sukses, angka tertinggi untuk kategori bek di 10 liga terbaik Eropa. Tidak ada pemain Serie A yang menempuh jarak sprint lebih jauh dibanding dirinya selama masa peminjaman tersebut.

 

 


Yakin Palestra Punya Masa Depan Cerah

Bek Atalanta Italia #27, Marco Palestra, dan gelandang Prancis Stuttgart #08, Enzo Millot, bersaing memperebutkan bola selama pertandingan Liga Champions UEFA VfB Stuttgart vs Atalanta BC di Stuttgart, barat daya Jerman pada 6 November 2024. (THOMAS KIENZLE/AFP)

Mantan direktur olahraga Cagliari, Guido Angelozzi, mengungkapkan banyak klub besar Eropa telah memantau perkembangan Marco Palestra sejak lama. Baginya, kualitas bek muda Italia itu tidak hanya tercermin dari kemampuan teknis, tetapi juga karakter serta mentalitas yang dimilikinya.

Ia mengaku langsung terkesan dengan kepribadian Palestra sejak pertama kali melihatnya berlatih. Sosok berusia 21 tahun itu disebut memiliki kemauan belajar yang tinggi dan karakter yang kuat.

“Hal pertama yang membuat saya terkesan adalah kedewasaannya. Dia pemain muda yang sangat ingin belajar, selalu mau mendengarkan, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat,” ujar Angelozzi.

Selain itu, ia juga menyoroti etos kerja Palestra selama membela Cagliari. Sikap profesional tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat performanya meningkat pesat.

“Dia berlatih dengan intensitas tinggi dan terus berusaha berkembang. Dia sopan, tenang, dan sangat serius menjalani pekerjaannya setiap hari. Karakter seperti itu pada akhirnya terlihat di lapangan,” lanjutnya.

Ia meyakini Palestra telah memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di level tertinggi. Kemampuan membaca permainan, ketenangan saat berada di bawah tekanan, serta kesediaannya mengutamakan kepentingan tim menjadi kelebihan yang paling menonjol.

Angelozzi juga menilai Palestra memiliki perpaduan kualitas teknik dan kecerdasan bermain yang sangat baik. Menurutnya, bek muda tersebut masih memiliki ruang untuk berkembang, tetapi fondasi yang dimilikinya sudah sangat kuat sehingga berpeluang membangun karier di level tertinggi apabila mampu mempertahankan mentalitasnya.

Sumber: BBC 

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan 

Berita Terkait