Kantor DFB Digerebek Polisi, Sepak Bola Jerman Diguncang Skandal Euro 2024

Skandal Euro 2024 meledak, polisi geledah kantor Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 Juli 2026, 23:00 WIB
File foto yang diambil pada 22 September 2023 ini memperlihatkan logo Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) saat konferensi pers di markas DFB di Frankfurt, Jerman bagian barat. Penyelidik menggerebek markas besar asosiasi sepak bola Jerman dan lokasi lain di seluruh negeri pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari penyelidikan korupsi terkait turnamen Euro 2024. DFB mengonfirmasi bahwa kantor pusatnya di Frankfurt telah menjadi sasaran. Kasus ini melibatkan tuduhan bahwa pegawai kota tuan rumah di Jerman diundang secara ilegal ke pertandingan Euro dan menerima tiket dengan syarat menguntungkan dari penyelenggara, kata polisi dan jaksa. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kantor pusat Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) di Frankfurt digeledah polisi sebagai bagian dari penyelidikan dugaan praktik suap dan perlakuan istimewa terkait distribusi tiket pertandingan serta undangan hotel pada ajang Euro 2024.

Menurut Bild, penggeledahan dilakukan secara serentak di berbagai wilayah Jerman oleh kepolisian Negara Bagian Nordrhein-Westfalen.

Advertisement

Selain kantor DFB, sejumlah balai kota di kota-kota penyelenggara Euro 2024 menjadi sasaran pemeriksaan.

Penyelidikan tersebut berlangsung hanya dua hari setelah Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Paraguay pada babak 32 besar. Kekalahan itu juga menjadi kegagalan pertama Die Mannschaft dalam adu penalti sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Kasus yang sedang diusut berkaitan dengan dugaan pembagian undangan menginap di hotel serta ribuan tiket pertandingan kepada tamu-tamu tertentu selama Euro 2024, yang ketika itu digelar di Jerman dengan pertandingan berlangsung di 10 kota.


Fokus Penyelidikan

Striker Timnas Turki, Yusuf Yazici (tengah) berusaha merebut bola dari penguasaan gelandang Timnas Portugal, Vitinha pada laga matchday kedua Grup F Euro 2024 Westfalenstadion, Dortmund, Jerman, Sabtu (22/6/2024). (AP Photo/Darko Vojinovic)

Laporan tersebut menyebut penyelidikan berfokus pada dua orang, yakni seorang warga negara Jerman berusia 66 tahun dan seorang warga negara Prancis berusia 46 tahun.

Keduanya diduga terlibat dalam praktik "perlakuan istimewa yang terstruktur" serta tindak penyuapan.

Selain itu, sejumlah pegawai pemerintah daerah yang bertugas pada saat penyelenggaraan Euro 2024 juga disebut berpotensi ikut terseret dalam penyelidikan.

Pemeriksaan dilakukan di administrasi kota Gelsenkirchen, Dortmund, Dusseldorf, Cologne, Hamburg, Berlin, Frankfurt, Stuttgart, Munich, serta Leipzig berdasarkan perintah pengadilan.

Polisi juga menggeledah dua perusahaan di Nordrhein-Westfalen dan satu perusahaan di Bavaria.

 


Kasus

Gelandang Inggris Declan Rice berebut bola dengan Breel Embolo dari Swiss pada laga perempat final Euro 2024 yang berlangsung di Dusseldorf Arena (AP)

Menurut laporan yang sama, warga negara Prancis yang menjadi tersangka diduga mengundang para kepala kantor penyelenggara Euro 2024 di berbagai kota tuan rumah untuk menghadiri pertandingan-pertandingan bergengsi di stadion.

Sementara itu, tersangka asal Jerman diselidiki terkait pertandingan semifinal antara Spanyol dan Prancis yang berlangsung di Munich.

Saat Euro 2024 digelar, pria tersebut bekerja untuk pemerintah Kota Gelsenkirchen, meski kini sudah tidak lagi menjabat di sana. Keduanya diduga menerima pembayaran sebesar 2.400 euro, selain fasilitas perjalanan dan akomodasi hotel.

Laporan itu juga menyebut tersangka asal Jerman sebelumnya pernah menjadi perhatian aparat dalam penyelidikan dugaan penipuan serta kasus penahanan dan penggelapan pembayaran upah.

Rumah tersangka dijadwalkan turut digeledah oleh pihak berwenang pada Rabu waktu setempat.

 


Komentar Mendagri

Selebrasi bek Timnas Spanyol, Dani Carvajal (tengah) bersama Dani Olmo merayakan kemenangan 2-1 atas Timnas Inggris usai berakhirnya laga final Euro 2024 di Olympiastadion, Berlin, Jerman, Minggu (14/7/2024). (AP Photo/Frank Augstein)

Menteri Dalam Negeri Nordrhein-Westfalen, Herbert Reul, menegaskan bahwa aparat akan menindak setiap dugaan penyalahgunaan jabatan dalam pelayanan publik.

"Tiket pertandingan sepak bola bukan bagian dari gaji," ujar Reul.

"Siapa pun yang bekerja di sektor pelayanan publik dan mengharapkan suap akan kami datangi."

"Ajang besar seperti Euro sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat, baik terhadap olahraga maupun kepada otoritas yang memungkinkan turnamen itu terselenggara."

"Kami tidak akan membiarkan kepercayaan tersebut dirusak hanya karena beberapa undangan dan tiket pertandingan," tegas Reul.

(Arif Anggara Mulya)

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait