Bola.com, Jakarta - Ajax Amsterdam mencapai kesepakatan prinsip untuk meminjam Marc-André ter Stegen dari FC Barcelona dengan durasi satu musim penuh hingga Juni 2027. Skema ini berpotensi memanaskan kompetisi di bawah mistar klub Belanda tersebut, terutama untuk Maarten Paes.
Dalam rancangan kesepakatan, Barcelona akan menanggung sebagian besar gaji sang kiper yang mencapai hampir dua puluh juta Euro per tahun, sementara Ajax hanya membayar sedikit lebih dari sepuluh persen. Manajer Ajax, Míchel, dilaporkan berperan krusial mendorong transfer ini.
Keputusan Barca melepas Ter Stegen dipicu riwayat cedera berulang dan munculnya Joan Garcia sebagai pilihan utama di bawah Hansi Flick. Proses peminjaman masih menunggu penyelesaian detail teknis dan pemeriksaan medis.
Kedatangan Ter Stegen akan berdampak langsung pada peta persaingan kiper Ajax. Paes, kiper Timnas Indonesia, kini dihadapkan pada tantangan baru untuk mempertahankan tempatnya.
Detail Kesepakatan Peminjaman
Ajax dan Barcelona telah menyepakati prinsip peminjaman Ter Stegen untuk satu musim, dengan masa kerja berakhir pada Juni 2027. Skema ini dipilih di tengah situasi kontrak sang kiper yang masih berlaku hingga 2028 bersama Barcelona.
Struktur finansialnya melibatkan pembagian gaji: Barcelona menanggung porsi terbesar dari upah Ter Stegen yang mencapai hampir dua puluh juta Euro per tahun. Ajax hanya membayar sedikit lebih dari sepuluh persen—format yang serupa saat sang kiper dipinjamkan ke Girona pada paruh kedua musim sebelumnya.
Manajer Ajax, Míchel, yang pernah bekerja sama dengan Ter Stegen di Girona, dilaporkan memainkan peran penting dalam proses negosiasi. Meski begitu, finalisasi transfer masih menunggu penyelesaian detail teknis dan hasil tes medis.
Latar Belakang Ter Stegen di Barcelona
Ter Stegen menjalani periode sulit di Barcelona akibat cedera yang terus berulang, membuatnya tersingkir dari skuad inti. Di bawah asuhan Hansi Flick, Joan Garcia muncul sebagai pilihan utama di bawah mistar.
Pada paruh kedua musim sebelumnya, Ter Stegen sempat dipinjamkan ke Girona. Namun, ia hanya tampil dua kali sebelum cedera hamstring mengakhiri musimnya dan memaksanya absen dari Piala Dunia 2026.
Melihat kondisi tersebut, Barcelona menilai peminjaman sebagai opsi paling realistis untuk musim ini. Riwayat cedera ditambah beban gaji yang tinggi menjadi kendala utama untuk melepasnya secara permanen di bursa transfer.
Persaingan Maarten Paes di Bawah Mistar Ajax
Kedatangan Ter Stegen diperkirakan memperketat persaingan untuk Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia itu baru bergabung dengan Ajax pada awal tahun 2026 dan awalnya diproyeksikan sebagai pelapis.
Performa Paes kemudian menguat setelah Vitezslav Jaros mengalami cedera. Ia tampil 11 kali di Liga Belanda dan berperan membantu Ajax finis di posisi kelima klasemen. Secara keseluruhan, dalam 13 pertandingan yang ia jalani, Paes mencatat 6 clean sheet.
Meski demikian, dengan bergabungnya Ter Stegen, Paes kemungkinan besar akan kembali menjadi kiper cadangan. Pelatih Míchel dikabarkan masih mempertimbangkan Paes untuk tampil pada ajang tertentu seperti turnamen Piala Liga Belanda atau Liga Konferensi Eropa.
Sebelum ke Amsterdam, Paes sempat memperkuat FC Utrecht di Belanda, lalu pindah ke FC Dallas pada tahun 2022. Bersama Ajax, ia menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun hingga Juni 2029, dengan biaya transfer antara 1 hingga 1,5 juta Euro.