Roy Keane Sebut 3 Gelandang Tersulit yang Pernah Dihadapinya, Patrick Vieira Tak Dilirik!

Roy Keane dikenal sebagai salah satu gelandang paling tangguh dan kontroversial dalam sejarah Premier League.

Bola.com, Jakarta - Roy Keane dikenal sebagai salah satu gelandang paling tangguh dan kontroversial dalam sejarah Premier League. Selama kariernya, legenda Manchester United (MU) itu berhadapan dengan banyak gelandang top.

Namun, ketika diminta menyebut tiga gelandang tersulit yang pernah dihadapinya, Keane justru tidak memilih nama-nama superstar seperti Patrick Vieira.

Keane mengungkap pilihannya saat menjadi pundit dalam program Monday Night Football di Sky Sports pada 2019. Ia menyebut tiga gelandang yang menurutnya selalu mampu membuat pertandingan terasa sulit.

Ketiga pemain tersebut adalah David Batty, Rob Lee, dan Gary Speed.

Pilihan Keane cukup menarik mengingat persaingannya dengan Vieira sudah menjadi salah satu rivalitas paling ikonik di Premier League. Namun, menurut Keane, ketiga pemain tersebut memiliki kualitas yang membuatnya harus bekerja ekstra keras setiap kali berhadapan dengan mereka.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Selalu Menyulitkan

Keane memberikan apresiasi tinggi kepada ketiganya. Ia menilai mereka mungkin tidak memiliki popularitas sebesar Vieira atau bintang-bintang besar lainnya, tetapi konsistensi mereka membuat Keane selalu mendapatkan pertandingan yang sulit.

"David Batty dan pemain-pemain seperti itu. Rob Lee selalu memberikan pertandingan yang sulit. Gary Speed, semoga Tuhan mengampuni rohnya. Mereka adalah pemain-pemain hebat," ujar Keane, seperti dikutip dari Give Me Sport, Selasa (18/8/2026). 

"Sejujurnya, mereka selalu membuat Anda menjalani pertandingan yang sulit. Mungkin mereka tidak memiliki nama besar seperti Vieira atau pemain-pemain lainnya, tetapi setiap pekan Anda selalu menghadapi pemain yang sangat bagus," lanjutnya.

Ketiganya memang dikenal sebagai gelandang pekerja keras dan tidak kenal kompromi.

Batty memiliki reputasi sebagai salah satu gelandang dengan tekel paling keras pada masanya, terutama ketika memperkuat klub masa kecilnya, Leeds United.

Sementara itu, Lee dikenal sebagai gelandang box-to-box yang kuat secara fisik. Adapun Speed memiliki stamina luar biasa dan kualitas yang membuatnya mampu bertahan di level tertinggi selama hampir dua dekade.

 

 

Sering Ditendang

Keane yang dikenal sebagai pemain dengan gaya permainan keras juga tidak menampik bahwa duel melawan ketiga pemain tersebut kerap berlangsung panas.

Bahkan, ia bercanda mengenai reputasinya yang sering dianggap sebagai pemain yang gemar melakukan tekel keras.

"Gary juga cukup kejam. Batty juga kejam. Orang-orang selalu mengingat saya menendang pemain lain. Banyak dari pemain ini juga menendang saya!" kata Keane.

"Saya hanya membalasnya selama bertahun-tahun, itu saja," lanjutnya.

Keane mengakhiri karier bermain pada 2006 sebelum melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih dan pundit.

Sumber: Give Me Sport

 

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer